🛎️ Jangan lupa follow dulu sebelum baca, karena cerita ini udah aku privat. Dan budayakan vote sebelum membaca untuk menghargai penulis biar makin semangat juga update ceritanya !!!!
ZAYN SAVIER ABRAHAM
HAZEL AILEEN RENANTA
Ini adalah cerita tentan...
Budayakan vote sebelum membaca ya temanku, biar ga kelupaan karna keasikan membaca 😉
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tak terasa sudah dua jam lamanya mereka berdua mengelilingi aquarium ini. Mereka berdua benar benar menikmati setiap momennya. Terutama Hazel, semangatnya dari awal sampai akhir tidak hilang. Hazel selalu excited untuk menjelajah setiap sudut aquarium ini.
"Hei kamu nggak cape? Kita istirahat dulu yuk? Cari makan terus ketempat selanjutnya." Ucap Zayn yang kini tengah merangkul pundak Hazel.
Hazel sedikit berfikir, ia masih enggan meninggalkan tempat ini namun ia juga penasaran Zayn akan membawanya kemana setelah ini. "Azel udah dua jam loh kita keliling. Makan dulu yah? Setelah itu kita lanjut?"
Akhirnya Hazel mengangguk pasrah dan tersenyum. "Memang setelah ini kita mau kemana?"
Zayn menyentuh hidung Hazel singkat. "Rahasia! Kita makan dulu disana okai?" Ujar Zayn seraya menunjuk kedai makanan didepan nya.
"Ih ko gitu! Kamu udah mulai main rahasia rahasia ya sama aku Zayn!" Jawab Hazel merajuk.
Zayn tidak menjawab ia malah mencium singkat kening Hazel dan tetap membawanya ke kedai makan.
Sesampainya dikedai Hazel duduk menunggu sedangkan Zayn yang pergi untuk memesan makanan. Hazel mengeluruskan kakinya pegal.
"Tadi kayanya didalem gue ga ngerasa pegel deh, ngapa pas disini baru kerasa dah." Ocehnya pelan seraya memijit pelan kakinya.
Tak lama setelah itu Zayn datang dengan tangan yang membawa nampan berisikan makanannya. Zayn yang peka pun segera menaruh nampan tersebut diatas meja dan mengambil alih kaki Hazel.
"Cape yah?" Ucap Zayn lembut.
Hazel mengangguk namun senyumnya terus merekah. "Tapi aku senang, so its okai Vier. Ayo mari kita makann!"
Kini keduanya tengah menyantap makanan yang tadi Zayn bawa. Hazel mengangguk anggukan kepalanya senang. "Emmm enyak bwanget Zyan." Ucapnya dengan pipi yang terisi penuh dengan makanannya.
"Abisin dulu Zel baru bicara." Tegur Zayn lembut.
Dan lima belas menit kemudian keduanya sudah selesai menghabiskan makanannya. Hazel memegangi perutnya dan mengadu kekenyangan pada Zayn.
"Kamu ni perut aku jadi penuh bgt sekarang, kenyaang."
"Setelah ini kita lanjut kemana Zayn?" Tanya Hazel sembari mengedarkan pandangan nya melihat suasana sore di sekitar wisata bawah laut. Seketika matanya kembali berbinar semangat.
"Ada deh, mau jalan sekarang?"
Hazel segera bangun dan menarik tangan Zayn semangat. "Let's go! Tapi sebelum itu kita photo booth disana dulu yah!"