🛎️ Jangan lupa follow dulu sebelum baca, karena cerita ini udah aku privat. Dan budayakan vote sebelum membaca untuk menghargai penulis biar makin semangat juga update ceritanya !!!!
ZAYN SAVIER ABRAHAM
HAZEL AILEEN RENANTA
Ini adalah cerita tentan...
Balik lagi ke Hazyan channel nih, gimana kalian hari ini?
Semoga sehat dan bahagia selalu teman pembacaku 💘💘
Vote vote vote jangan sampai lupa, atau ga vote dulu baru baca biar enaaakkkk 😋🫶🏻👍🏻
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Malam harinya dirumah Hazel semua orang berkumpul di meja makan untuk makan malam. Termasuk Zayn dan Riel pun ada disana.
"Mamah papah kalian jadi pulang besok?" Tanya Fadli pada Zayn dan Riel.
Zayn mengangguk. "Riel bilang mah gitu pah."
"Kalo ibu gimana Riel sehat?" Tanya Meyra.
"Alhamdulillah mah sehat, sekarang lagi fokus sama bisnis barunya jualin bunga."
"Sumpah? Ibu buka toko bunga?" Tanya Hazel excitde.
Riel mengangguk. "Udah sebulan ini dan Alhamdulillah yang tadinya cuma ala kadarnya sekarang udah besar kak."
Hazel melihat tak suka pada Zayn. Dan Zayn yang tak mengerti tatapan Hazelpun bertanya. "Kenapa?"
"Kok kamu ga pernah cerita kalo ibu sekarang buka toko bunga."
"Nahlo Abang." Goda Riel.
Zayn tersenyum canggung. "Maaf aku lupa soal itu."
"Aku kan mau kesana, Jakarta ke Bogor tu deket tau aku kan bisa dari Minggu Minggu kemaren kesana kalo kamu ngasih tau." Omel Hazel.
"Azel Zayn jugakan manusia ada titik lupanya. Lagian kamu kan tau jadwal Zayn juga sibuk akhir akhir ini." Jelas Meyra membantu Zayn.
"Weekend besok mau ke ibu? Nanti sekalian ajak yang lain." Tawar Zayn yang langsung membuat Hazel mengangguk ceria.
"Nanti gue ajak Lea pasti dia juga semangat." Imbuh Riel yang lagi lagi membuat semangat Hazel meningkat.
"Mau mau mau. Janji yaah weekend besok?" Tanya Hazel yang diangguki Zayn.
Namun ia tiba tiba teringat sesuatu. "Tapi kamu gada jadwal OSIS kan?"
Fadli menyetir heran. "Weekend juga memang Zayn tetap OSIS?"
Hazel mengangguk. "Dia selalu sibuk OSIS OSIS OSIS dan OSIS pah..."
Zayn menghela nafasnya dan tersenyum. "Ngga sesibuk itu juga. Kamu lupa tiga hari lagi kita mau camping? lagian kan ada yang bantuin juga aku ga sendiri Azel."