60. penyesalan

4.7K 58 3
                                        

Annyeong 👋🏻👋🏻

Budayakan apa?
Yap benul budayakan vote sebelum membaca sayangku 😉🌷🩷

Anyway lama tidak berjumpa 😬👋🏻

Gimana lebaran kalian kemarin?

Udah pada mam sate embe or sapi belummmm?

Kini para siswa pun kembali dalam kegiatannya masing-masing

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kini para siswa pun kembali dalam kegiatannya masing-masing.

"Sumpah si kampret itu bener bener sweet parah, jeljeelll!!" Pekik Lea yang kini sudah memeluk Hazel sembari berjingkrak-jingkrak kesenangan.

Hazel pun hanya bisa tersenyum bangga sekaligus terharu. Ia mengipas ngipaskan tangannya didepan wajahnya. "Ah sial! Liat aja, nanti kalo ketemu gue bejek bejek ya si Zayn!" Ancamnya dengan wajah yang masih merah padam.

Lea terkikik dan menyenggol pantat Hazel dengan pinggulnya. "Idih omongan lu kaya iya aja buk! Bukanya dibejek bejek, malah digelondotin 24 jam sama Lo!"

Mereka berduapun kembali tertawa. "Sono Lo pesen makan, gue mau ambil air dingin dulu." Ujar Hazel yang menunjuk kulkas dingin disamping kios bang Benben itu.

Lea menyodorkan tangannya pada Hazel. "Duit Lo."

"Allahuakbar, Alea syakilla! Nih." Gertak  Hazel kesal dan merogoh saku rok untuk mengambil uangnya.

Lea pun hanya tertawa menerimanya dan segera memesan chicken katsu nya.

Sepeninggalan Lea, Hazel kini tengah meminum air mineral dinginnya. Matanya kemudian tak sengaja melihat Syifa yang baru saja memasuki Kantin dan berjalan ragu kearahnya.

Dia terlihat pucat tak bergairah. Bahkan cara jalannya pun sangat berbeda.

Dulu cara berjalan Syifa dengan mendongak cantik, tegap, pandangan angkuh kini banyak langkah pelan dan menunduk malu.

Beberapa pandangan siswa pun beralih menatap Syifa. Mereka secara sengaja berucap 'munafik, jablay, kampungan'

Syifa hanya diam.

Ia terus maju berjalan mendekati Hazel, yang spontan membuat Hazel merasa gugup dan bingung.

Ada sedikit perasaan takut dalam benak Hazel.

Saat sudah dihadapan Hazel, Syifa akhirnya mendongak melihat mata Hazel.

Hazel pun menyudahi meneguk air mineralnya.

"Em Hazel. Gue mau minta maaf."

Hening.

Syifa mengambil nafasnya panjang dan menunduk. "Hari ini, hari terakhir gue disini. Sbenernya gue udah dikeluarin dari sekolah ini, tapi dengan baiknya kepsek ngasih keringan gue buat tetep ikut ujian akhir bulan depan nanti. Dengan catatan selama itu gue home schooling. Maafin gue ya Zel... Gue tau rasa obsesi gue ini udah bener bener keterlaluan, gue udah berkali kali nyelakain Lo cuma karna gue cemburu. Sekarang gue akhirnya sadar Zel, Zayn sama sekali ga bisa ngebales perasaan gue, karna dia udah punya cewe yang sempurna kaya Lo."

HAZYAN [END✓]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang