Happy reading
Bagian ini kebalikannya, yang dimana keempat pangeran mode tobat.
°
°
°
"Bagaimana cara agar kamu memaafkan kami Arley??"ujar Elser dengan alisnya yang sudah berkerut.
'hmm??seru nih.'batin Arley dengan senyuman yang sedikit muncul di bibirnya.
"hiks... Gimana kalo turuntin semua permintaan Aku?"ucap Arley dengan muka memelasnya di sertai matanya yang terlihat berbinar-binar.
Keempat pangeran yang melihat itu hanya bisa menahan nafsu mereka.
'manis.'-enser.
'lucu.'-elser.
'indah.'-edser.
'mengoda?'-efser.
Batin keempat pangeran menatap Arley dengan dalam.
"Baiklah."
Para pangeran itu mengangguk dan tersenyum tipis menatap Arley yang mulai tersenyum lebar.
"Tapi..."
"Kenapa?" Tanya Enser bergerak menyentuh tangan Arley.
'paan si jing.'
Arley menepis tangan Enser dan sedikit menjauhkan keempat pangeran itu dari nya.
"Tapi... Harus Selama dua seminggu." Pinta Arley tersenyum kaku mengaruk tengkuknya.
Keempat pangeran itu saling bertatapan memikirkan perkataan Arley.
Terlihat mereka hanya bisa mengangguk pasrah.
"Hah..." Enser menghela nafas panjang.
"Baiklah."
"Sekarang kau ingin apa?"kini efser membuka suara dengan bersedekap dada melihat Arley dingin.
"Mau..."
'pizza ada gak ya? kayaknya gak ada deh.'
"Mau buah...apel... Tapi yang di pohon taman belakang."
Keempat pangeran langsung melototkan matanya kala mendengar permintaan Arley.
Bagaimana tidak, jelas sekali buah apel itu adalah buah langka yang hanya tubuh 3 biji dalam 4 tahun sekali pada musim dingin.
Buah itu sangat sulit Untuk di ambil walaupun tertanam di belakang kerajaan, Karena buah itu adalah buah Dewi matahari.
Buah apel Dewi matahari di gunakan untuk melindungi kerajaan dan jika ingin mengambilnya harus langsung berhadapan dengan dewi matahari yang sulit di dekati.
"Arley... Tidak bisakah yang lain?" Tanya Enser ragu dengan alisnya yang mulai menyatu.
"Kenapa?? Kalian takut jurang itu kah??"
" Bukan begitu...hanya saja..."
"yodah gak di maafin, sana pergi."
Tiba-tiba efser mendekat kearah Enser.
"tidak ingin mencoba? Kita sudah berbuat Salah."ujar edser berbisik di telinga Enser.
" Hahh..." Enser kembali menghela nafas panjang.
"Baiklah akan kami coba."
"Yeayy... Aku mau sekarang yaa." Ucap Arley lantang dengan tersenyum lebar menampilkan lesung pipinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
[BL]Four Prince[End]
Roman pour AdolescentsEmpat pangeran kerajaan sihir yang bernama Enser, Elser, Efser, Edser. bertemu dengan seorang pria yang mereka temukan sedang pingsan di sebuah hutan ketika mereka sedang melakukan tugas. Pria yang mereka ber empat temukan ternyata hilang ingatan me...
![[BL]Four Prince[End]](https://img.wattpad.com/cover/346928269-64-k570861.jpg)