Prolog: Crimson Heart

6 0 0
                                        

Di tengah keheningan malam, bulan darah menggantung tinggi di langit, memancarkan cahaya merah yang redup, menutupi hutan yang gelap dengan nuansa yang menakutkan. Hembusan angin membawa aroma tanah basah, bercampur dengan rasa ketegangan yang menggantung di udara, seperti napas yang tertahan sebelum badai datang.

Di tepi kota kecil Crimson Ridge, berdiri dua sosok yang diam-diam mengamati satu sama lain, meski jarak memisahkan mereka. Di satu sisi, Younghoon, dengan sorot mata tajam dan tubuhnya yang kekar, merasakan setiap gerakan di sekitar hutan. Ia tahu ancaman itu semakin dekat—vampir. Mereka tidak pernah jauh dari mangsanya, selalu mengintai dalam bayangan.

Di sisi lain, dari kegelapan mansion tua yang megah, Kun menyaksikan kota di bawahnya dengan mata kelamnya yang penuh perhitungan. Bagi vampir sepertinya, waktu bergerak lambat, tetapi malam ini terasa berbeda. Ada sesuatu yang lebih kuat dari sekadar darah yang diperebutkan oleh rasnya. Sesuatu yang lebih personal.

Dan di antara keduanya, Dannia, seorang gadis yang baru saja pindah ke kota ini, belum mengetahui bahwa hidupnya akan berubah selamanya. Malam-malam di Crimson Ridge terasa dingin dan penuh misteri, tetapi tak ada yang bisa mempersiapkannya untuk rahasia besar yang tersembunyi di bawah permukaan kota ini. Satu keputusan akan membuatnya terjerat dalam cinta yang berbahaya, dalam perang antara dua makhluk yang lebih tua dari waktu.

Bulan darah yang sama yang menerangi kota ini juga akan menerangi nasibnya. Dan ketika rahasia terdalam terungkap, tidak ada jalan kembali.

"Di kota ini, tidak ada yang seperti kelihatannya. Dan dalam cinta, tidak ada yang bisa diselamatkan tanpa pengorbanan."

Blood and DarknessCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang