23. Pelindung Baru

5 1 0
                                        

Halo semua!!
Udah siapa berarti buat Langkir!
Happy reading!!
Ndd, janlup komen dan vote yaa
Biar aku semangat buat nulis dan upload lagi
🫶💞💗

Halo semua!! Udah siapa berarti buat Langkir!Happy reading!!Ndd, janlup komen dan vote yaa Biar aku semangat buat nulis dan upload lagi🫶💞💗

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

23. Pelindung Baru

***
Kenyamanan tercipta dari seseorang yang membuat nyaman juga

***


"MAU KEMANA LO!" teriak Langkir mengejar cepat Valas dan Galih di taman sekitar rumah Langkir.

"LANG?! GILA LU!" ujar Galih ngos-ngosan. "Udah ngga kuat gue, sumpah!"

"Lari atau lo mati." Valas melangkahi Galih dengan kecepatan penuh.

"WOY!!"

"Gue ngga mau kena pukul!"

"GUE JUGA NGGA MAU?!"

"Makanya larinya lebih kenceng."

"Ini udah kenceng, ege!"

"Lemah lo! Cowo harus lebih dari itu!"

"Nggak bisa! Udah capek gue asli!" Galih memperlambatkan langkahnya. "Kayaknya gue nyerahin diri aja!"

Valas melambat. "Nggak! Kita harus bisa kabur dari kejaran iblis!"

"Gue nggak bisa, Valas." Galih mengeper di tengah jalan sembari mengelap peluh keringatnya yang jatuh. "Tinggalin gue,"

"Kita sahabat dan harus selalu bersama disituasi apapun!"

"NGGAK USAH BANYAK DRAMA LO PADA!!" Langkir berlari dari arah belakang dengan tatapan leser.

"ARGHGGGG!!" Galih beranjak kembali untuk berlari bersama Valas.

"Ngapain lo? Katanya nyerah,"

"Lihat matanya jadi kagak mau nyerah!" Galih berbalik mengecek apakah Langkir masih mengejar? "Lihat, matanya kayak mau bunuh kita!"

"Emang apa, sih, salah kita?!!!" tanya Valas bertanya-tanya.

Pecel pecel!

Pecel Mbah Mainin!!

Pecelnya!!

"PECEL!" mata Valas bersinar meninggalkan Galih untuk berbelok ke kanan. Pecel Mbah Mainin itu legendaris, bukanya hanya hari Minggu saja! Dan rasanya tidak usah diragukan.

"LO MAU KEMANA?!"

"Mbah Mainin dateng!"

"Lo masih mikirin makanan disaat nyawa lo terancam?! Bulat lo?!"

Valas menjulurkan lidahnya cuek sembari membuang muka. "Gue aduin Bulat lo ngejek dia."

"Gue nggak takut!" heran Galih di tempat. "Tapi gue ngga mau dihabisin sendirian! VALAS! JOIN!"

LANGKIR (On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang