Apa jadinya kalau Langkir harus berurusan dengan Geng Bonjol (pengedar narkoba) yang di mana diketuai oleh Abangnya sendiri.
Langkir Dewa Sahaja, hidupnya sempurna bak tokoh fiksi di dalam sebuah novel. Seorang atlet voli, pintar dalam osn, ketua ge...
Maaf yaaaa, aku takut kalian nggak suka cerita inii
Support aku biar tambah semangat!!!
Komen, share, dan vote yaaa..
***
Jujur pada dirimu agar semua bahagia
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
22. Sombong
Kai berjalan dengan tampang gagahnya memegang erat tangan mungil Bintang dengan erat. Hari ini Kai berencana mengenalkan Bintang ke semua orang. Membayangkan wajah terkejut mereka semua membuat Kai menahan tawa.
"Ih," Bintang menepuk tangan Kai. "Lo mau bawa gue kemana?"
Kai tersenyum. "Ikuti aku aja sayang, pasti nanti tahu ujungnya."
"NGGAK! Aku segala lagi, ngapain juga kita pegangan tangan!" Bintang memicingkan mata. "Gue bilang ayo lebih dekat satu sama lain, bukan bilang ayo kita pacaran."
"Sama aja nggak, sih?" Kai bingung.
"MANA ADA!"
"Kamu gemes," Kai mencubit hidung Kai. "Kalo marah langsung keluar kata lo gue. Pokoknya, aku anggap kita pacaran."
Bintang merasa tidak ada gunanya untuk terus berbicara lebih pada Kai. Dia sudah dalam mode bucin, walaupun sejujurnya disatu sisi Bintang suka akan hal itu. Tapi, bukan berarti ia memperbolehkan Kai berbuat seenaknya.
"TERSERAH!" Bintang pasrah sembari menghempas tangan Kai. "Nggak usah pegangan tangan."
Kai memicingkan matanya. "Kok, gitu? Sayang..."
"NJIR! BENERAN TERNYATA!" heboh Sena meloncat tidak terhankan.
Tadi malam Kai membuat postingan di akun X-nya. Kai memamerkan foto perempuannya dengan menandai ulasan "My Girl". Semua jadi gempar membacanya. Banyak yang patah hati ketimbang memberi ucapan selamat.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.