"Arsen Arzafka???"
"Iya, kak"
"Astaga, kamu putranya Tuan Arzafka ya? Pebisnis ulung yang tersohor itu???" tanya Farrel, tak percaya.
Arsen menanggapinya sambil tertawa kecil, "Iya. Kok tau? Kakak peramal ya? Pengen jadi Dilan?" ledek Arsen.
"Kamu nih, malah becanda sih"
"Idup terlalu ribet kalo gak dibawa becanda kak. Huehehe"
Farrel tersenyum geleng-geleng menghadapi Arsen. "Eh, iya, ngomong-ngomong, kamu kok bisa sampe di ancem-ancem sama cowok tadi sih?"
"Ooohh, emang cowok gila dia mah"
"Serius ini, kamu gapapa?"
"No father!"
"No father?"
"No artinya?"
"Enggak"
"Father?"
"Papa. Oooooohhh, gapapa??? No father??? oke oke, lucu yaaa" Farrel terengah.
"Oiya, kita belum kenalan, nama kakak siapa?" tanya Arsen.
"Aku Farrel"
"Kakak ganteng banget ya"
"Hah? Masa sih?"
"Iya"
"Enggak ah, masih ganteng Arsen. Kulitnya putih banget, kayak artis"
"Enggak kak, biasa aja"
"Mmm... Arsen belum mau cerita, kenapa tadi sampe di ancem-ancem sama cowok itu?" tanya Farrel, "Kalo bersedia, kak Farrel bisa loh jaga rahasia"
"Sebenernya sih, ini gak rahasia-rahasia amat. Arsen juga gak pedulian juga. Tapi yaaa... oke, mari kita mulai. Pertama, Arsen ini gak tau kenapa bisa jadi gay"
"Hah?"
"Oke, kak Farrel fix kaget. Mudah-mudahan gak homophobic"
"Homophobic sih enggak. Tapi kalo speechless, yaaah lumayan lah"
"Oke, Arsen lanjut ya, cowok tadi itu namanya Caleb. Dia itu orang yang pertama kali bikin Arsen naksir sama cowok seganteng dia. Abisnya dia baik banget. Tapi lama-lama kenal Caleb, nih cowok kok gak nembak-nembak, cuma deket aja. Yaaa... kita kayak orang HTS lah bisa di bilang. Tadi malem pas Arsen mau coba nyatain di party
farewell yang dibikin di rumahnya Wanda"
"Sorry, Wanda ini siapa? Temen sekelas kamu?"
"Oke, jadi Wanda ini temennya Caleb. Mereka seangkatan, udah lulus. Kami ini anak Pribahasa. Kak Farrel tau kan SMA Pribahasa?"
"Tau. Buset, jauh amat"
"Nah itu, kak. Yang bikin Arsen masuk di SMA Pribahasa itu ya si Caleb itu. Gara-gara Arsen kadung cinta sama dia, makanya Arsen ngejar-ngejar dia terus. Eh, taunya malah kesialan yang Arsen dapet semalem"
"Semalem emangnya kenapa kalau boleh tau?"
"Caleb tidur sama cewek lain. Arsen kan jadi kayak ngerasa dihianatin dua kali. Yang pertama karena cinta, yang kedua karena Arsen pikir Caleb itu gay, abisan dia ngedeketin Arsen terus. Bahkan kita berdua tuh udah kayak orang pacaran banget kak"
"Ooohhh... jadi tadi dia cegat kamu karena pengin jelasin gitu, soal kejadian semalem?"
"Iyalah, drama minta-minta maaf. Udah sering dia begitu. Makanya Arsen lagi berusaha untuk ngehindar dari dia"
"Kenapa gak pindah sekolah aja, Sen?" tanya Farrel.
Pikiran Arsen seketika terengah, "Iya yah. Ih ide yang bagus tuh, kak. Kenapa Arsen gak pindah sekolah aja ya?"
KAMU SEDANG MEMBACA
AFTER ON YOU (END 18+)
JugendliteraturWARNING : LGBT CONTENT 18+ HOMOPHOBIC BETTER READ ANOTHER STORY "Nakal dulu, baru jadi polisi" - Farel Abdul Fatturachman, 2016 Farrel adalah cowok flamboyan, idaman para gadis di SMA Bakti Perwira. Lelaki bergigi gingsul imut itu cukup populer di s...
