"SER!"
Seruan keras itu membuat semuanya panik. Orang yang berseru keras itu adalah Emier dan 1 teman perempuan di team mereka yang sudah ada diatas. Bahkan Jake langsung bergerak untuk memastikan Serena masih sadar. Dia juga tidak berani memegang atau memindahkan. Karena faktanya kalau ada kecelakaan seperti ini nggak boleh asal pegang atau pindahkan takutnya nanti malah jadi ada luka tak diketahui memarah.
"Sial." gumam Serena yang membuat Jake lega.
"Lo okay Ser? ada yang sakit?" tanya Jake memastikan. Serena terjatuh dari anak tangga ke 5. Padahal ada 12 anak tangga, sebenarnya tangga itu agak landai. Cuma kan ini penyebabnya itu agak memancing emosi.
"Okay? jelas okay setelah gue habisin cewek itu." ucap Serena langsung berdiri tanpa membersihkan celana dan rambutnya yang terkena tanah. Serena terpeleset karena salah satu kakinya ditarik dari bawah. Yang membuat sipenarik dan yang ditarik terjatuh ke tanah. Untungnya Serena dengan cepat merilekskan badannya hingga terjatuh terlentang tidak terduduk. Kalau sampai terduduk tulang ekornya bahaya.
"BERDIRI!" Teriak Serena keras.
"Ma-af Ser, aku tadi panik reflek." jawabnya, panik? bahkan dia baru sampai di anak tangga ke 2.
Bug
Brak..
"Ini juga reflek."
"STOP. SERENA!" teriak guru dari atas waktu melihat Serena menendang Chelsea dan membantingnya ketanah. Benar benar terbanting, bahkan Chelsea langsung terdiam dan tidak bergerak. Mati kah? batin Serena.
"Ambulance miss. Anaknya K.O." ucapnya santai. Jangan dikira Serena tidak tau, Serena itu menendang tulang kering Chelsea. Belum sempat perempuan itu merespon tubuhnya terbanting.
"Miss panggil orang tua kamu." ancam Miss Ara.
"Iya miss, panggil. Ada yang mau saya minta juga ke kedua orang tua saya miss." ucap Serena dan tanpa kata menaiki tangga dengan ringan hingga sampai atas. Jangan kira dia tak jadi bahan tontonan, semuanya sudah menontonnya untung tidak ada yang memvideo.
"Aku lagi nggak mau ngomong sama kamu. Jangan deket dulu." tolak Serena ke Alan yang mengikutinya berjalan. Dibelakangnya juga ada 3 teman perempuannya.
"Aku bantu bersihkan rambut dan bajunya, mandi? biar disiapkan temen kamu gantinya?" tanya Alan lembut sembari membersihkan rambut Serena dari daun kering dan tanah.
"Nggak. Aku mau pulang sama mama." ucap Serena sudah tanpa penolakan. Setelahnya perempuan itu masuk ke tendanya dan menutup tenda itu tanpa banyak kata dan melihat Alan.
Alan langsung mencari Jake, Jake membantu guru guru untuk mengangkat Chelsea yang ternyata dalam kondisi sadar tapi menangis.
"Jek, gimana cerita?!" todong Alan waktu Jake mencari tempat duduk dibawah pohon. Sore ini cuaca sangat cerah tapi suasananya beh berbalik.
"Emang kocak itu si Chelsea, ditarik kaki Serena padahal anaknya udah setengah jalan. Itu kayanya sakit tetepan badan Serena, ya lo liat itu tangga segitu ditarik kakinya dari bawah." cerita Jake dengan jujur. Dia kan jadi saksi mata pertama.
"Dia juga ikut jatuh? si cewek?" tanya Jayden. Mereka sudah duduk bertiga, kalau Alan sembari ngechat Serena dengan harapan dibalas.
"Ikut, tapi kan kaya jatuh lemah aja Jay, itu baru juga anak tangga ke 2 dari tanah juga belum ada 1 meter. Dia kan keliatan ngerencanain jatuh jadi udah prepare, kalau yang ditarik kan jelas kaget. Jatuhnya itu jatuh kaget." jelas Jake menggebu.
"Rame lagi ini dahh." gumam Jayden.
"Iya, itu video Serena negur Chelsea yang kemarin aja ini nyebar. Untungnya keluarga dia dengan cepat kasih klarifikasi soalnya ada video dari ujung masalahnya. Jadi netizen juga banyak yang ngebela tapi nggak sedikit yang menyayangkan Serena melakukan itu." jelas Alan. Alan cukup takut Serena dicap buruk dan tempramen. Karena jujur saja ini adalah berita pertama yang di up media tentang kerasnya didikan Serena makanya anaknya jadi defensif.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sense Of Rythm ✔
Romance[COMPLETED] [IRAMA'S SERIES 2] Sense Of Rythm adalah sebuah rasa dari sebuah irama. Tak seperti sebelumnya, cinta yang baru saja timbul tanpa alasan. Saling mencari dan berusaha mendapatkan. Hingga menemukan sebuah 'rasa' dalam irama. Rumit, menyeba...
