[58]

8.1K 441 18
                                        

Serena akhirnya kembali pulang kerumahnya diantar oleh supir keluarga kakek Aditama. Papa dan mamanya sedang diluar kota pagi tadi. Mereka sempat video call dan akan kembali beberapa hari lagi. Kalau Hadden ini sudah sore antara anaknya main basket dikomplek atau memang ada main. Anak itu setelah Serena diputuskan pindah langsung diizinkan papanya pakai mobil sendiri. Dengan catatan kakaknya tetep dijemput dulu, sama aja boong dan kerja dua kali sebenernya. Tapi itu sebuah kelonggaran bagi Hadden, kalau memang ada acara after school yang lebih penting selain main dia diizinkan tak jemput Serena. Dan biarkan supir dirumah. Tapi kalau untuk main, tetep Hadden wajib jemput Serena lebih dulu.

Alaan 🤍🩷

sudah sampai rumah?
sei
maaf

udh

have fun sm temen temen kmu

semoga

kalau udah mau ketemu chat ya?
atau kasih kode

ya
apaan sih upload foto diig
dilihat orang

biarin
memang mau dilihat

dikira ad hubungan
pdhl enggk

ada hubungan
bukan enggak
lama nggak upload foto sama kmu

aku nggak suka

iyaa
besok diarchive
kalau aku mau

dih
hapus

buat apa?
diarchive bisa dilihat lagi
mau aku kirim makan?
aku kirim ya?

berisik.
ga mau
bisa bli sendiri

bukan masalah bisa beli sendiri
atau enggak
aku mau kasih kamu biar ga ribet pesen
mau?
minuman atau snack?

udah
gausah

Setelah itu Alan membalas dan Serena tidak membuka room chat itu. Alasannya? ya dia belum mau. Dia masih merasa terkhianati oleh keputusan Alan kalau dramatisnya. Semua nasihat nenek dan kakeknya hanya masuk kuping kanan dan keluar kuping kiri. Ngeyel. Dia sebagai cewek yang dulu gengsi abis sebelum ketemu Alan itu jadi sedikit membuatnya merana. Ahh dia butuh saran yang lebih segar. Hari ini pasti akan jadi ajang curhatnya dengan 3 besti.

Cklek..

"Ngapainnnn sihh Serr harus pindah!" seru Gigi langsung waktu pintu juga baru kebuka sebelah. Tanpa basa basi mereka melepas sepatu dan langsung ikut Serena yang duduk di bean bag dan karpet halus. Dipojok kamarnya ada karpet halus dengan banyak boneka dan beanbag. Biasanya dipakai Serena untuk santai sambil baca atau nggak ya nongkrong sama bestie begini.

"Astagaaa, minum minum dulu kek." seru Serena sembari menunjuk nakasnya yang ada minuman kaleng dingin. Mereka kan saling berkabar di grup jadi pas mau sampai Serena minta bibi siapkan semua.

"Nanti anjing, cepetannn!"

"Apanya yang cepetan, nggak jelas banget." seru Serena balik. Ini kalau yang nggak tau dikiranya mereka berantem padahal emang ngobrolnya saling ngegas begini.

"Bentar bentar, kalem duluu Gi. Kita mulai dari awal aja ngobrolnya, dari yang santai duluu." sela Kaat karena melihat pembahasan mereka nggak temu mau yang dibahas apa dulu. Karena menurutnya pembahasan Alan dan Serena nggak seurgent pembahasan Serena pindah.

Sense Of Rythm ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang