28: Lomll

99 10 7
                                        

Langit mulai berwarna oranye, udara yang sebelumnya panas kini menjadi adem, waktu yang ditunggu-tunggu.

Yap sudah sore dan waktunya pulang sekolah!!

"Subinnn, aku balik sama heeseung kerja kelompok kita belum beres soalnya mau lanjut dirumah yeji, "Lo gapapa balik sendiri?" Tanya beomgyu, soobin mengangguk.

"Gapapa lah, semangat gyu." Beomgyu mengacungkan ibu jarinya sembari berkata 'sip!' sebelum mengikuti heeseung keluar kelas, soobin ikut keluar kelas sebelum tanganya tiba-tiba ditarik.

"Ayo pulang~~" tanpa melihat saja soobin jelas tau siapa dia, yap Choi Taehyun si tupai kecil sok coolnya yang entah kenapa malah jadi imut.

Saat sudah lumayan jauh dari kelasTiba tiba soobin berhenti berjalan dan berjongkok membuat Taehyun ikut berhenti kalau dia tetap berjalan kan soobin akan terluka.

"Kenapa kak?" Taehyun berbalik dengan Alis terangkat menatap soobinnya.

"Gamau pulangg." Rengeknya sembari menggerakkan kecil tubuhnya yang sedang berjongkok itu.

Taehyun semakin heran "lah terus kakak mau nginep disekolah?" Soobin menggeleng "ya bukan gitu jugaa." Taehyun menatap soobin datar seakan lelah "terus kenapa?"

"Dasar Gapeka!!"soobin terduduk dilantai lalu membuat pout imutnya, helaan nafas yang lebih muda terdengar, taehyun mendekat lalu menyesuaikan tingginya dengan soobin.

"Okey, jadi kenapa?"tanyanya lembut soobin malah memalingkan wajahnya membuat Taehyun menggulum senyum kecil.

Tangannya memegang dagu soobin sebelum membuatnya mantap mata Taehyun, mata hazel dengan tatapan lembut.

"Sorry I don't know what you want, so tell me what you want, honey." Suara lembut, tatapan  teduh dan tangan yang saling menggenggam dengan sedikit usapan hangat. Oke siapa yang tidak akan luluh?

Soobin menatap Taehyun, semburat merah di pipinya Tiba tiba muncul, oh tidak di seluruh wajah bahkan hingga telinga, ia mulai menunduk malu.

Taehyun terkekeh, "heii, bukanya ngasih tau malah salting gini haha lucuu." Diusapnya pipi soobin yang memerah.

"Tau ah!!"serunya kesal, Taehyun kan makin gemas jadinyaಥ⁠‿⁠ಥ.

"Yaudah, ayo ke taman! Gamau pulang kan??"mata soobin berbinar, ia langsung beranjak berdiri.

"Nah gitu dong peka sedikit."soobin segera menarik Taehyun kearah parkiran sementara yang ditarik hanya tersenyum.

Keduanya kini telah duduk di kursi mobil dengan Taehyun yang sudah siap menyetir sementara soobin masih sibuk sendiri, selt beltnya macett padahal ini mobil mahal.

"Tae, macettt."rengeknya, Taehyun menggeleng tanpa melihat kearah soobin "macet dari mananya, kita keluar gerbang aja belum." Ucapnya membuat soobin memutarkan bola matanya.

"Selt beltnya yang macet ishh!!!"Taehyun menoleh melihat wajah garang soobin, ia terkikik geli ia tarik selt belt soobin hingga pas terpakai.

"Lucu banget, itu wajah galaknya cuman ditunjukin ke aku ya kak." Taehyun kini fokus menyetir agar mereka cepat sampai.

"Sapa kamu nyuruh nyuruh prince??"tanya soobin sinis yang malah terlihat lucu, oke Taehyun pikir ia malah jadi seperti obsesi karna apapun yang soobin lakukan pasti dimatanya sangat menggemaskan.

"I'am? Your king sayang." Ucapnya dengan kekehan kecil, soobin menatap semakin sinis "dih najong banget!" Taehyun malah tertawa.

"Ka sebenernya kamu itu manusia apa gumpalan menggemaskan?"tanya Taehyun, soobin role eyes.

"Tae, sebenarnya kamu ini punya dendam denganku apa bagaimana? Lama lama aku jengah juga mendengarnya."

"Wajar aja aku manusia bukan nabi boyy." Tangan soobin terangkat dan menempiling kepala Taehyun pelan "najong tae najong."

Sementara Taehyun hanya tertawa, tuhkan soobin lucu bangett??

Sesampainya di taman taman itu terlihat lumayan sepi, dengan udara dingin yang mulai terasa.
Pasangan taebin mulai keluar dari mobil, "dingin kak, sebentar."Taehyun mengambil jaket didalam tasnya lalu memakaikannya ke tubuh soobin.

"Makasih! Tapi kamu..??" Taehyun mengangguk "gapapa, ga dingin buat tae kok."jawabnya sebelum menarik soobin memasuki taman dan mendekat ke sebuah toko kecil penjual Odeng, ia segera membelinya dan memberikan seporsi untuk soobin.

Tentu dengan senang hati soobin memakannya tak lupa ia berucap terimakasih.

Mereka mulai menghabiskan waktu di taman entah membahas hal lumayan penting sampai hal konyol, berfoto, membeli banyak makanan, lalu menjelajahi taman hingga waktu kini menunjukan pukul 9 malam.

"Kak boleh tunggu disini bentar ga?"soobin menoleh lalu membuat raut wajah layaknya bertanya.

"Aku mau ke toilet dulu bentar, bentarr doang kok."ucap Taehyun sadar akan raut yang kekasih.

"Baiklah, jangan lama lama! Awas ninggalin akuu." Taehyun mengangguk dan segera berlari meninggalkan soobin dalam keheningan taman.

Ia mengusap tangannya berusaha memberikan kehangatan yang ia butuhkan, malam ini sangat dingin! Mungkin karna sudah akhir tahun juga jadi pasti dingin.
Kaki nya kini terayun ayun, ditinggal belum 10 menit saja sudah sebosan ini tanpa Taehyun.

Tiba tiba dari kejauhan dapat ia lihat ada sedikit nyala, eh itu Taehyun kan? Dengan kue ulang tahun ditanganya??

"Happy birthday to youu, happy birthday to you, happy birthday happy birthday happy birthday to you!! Happy birthday kak Always be healthy, long life, never lose your smile, wish you all the best my cutiee patootieee." Nyanyian Taehyun yang diakhiri doa membuat soobin terharu.

"Kamu inget ulang tahun aku?"tanya soobin tak percaya, "hee, tentu inget! Masa aku lupain ulang tahun calon istri aku sii??" Gemas soobin rasanya, pengen cubit.

"Tiup lilinnya, lalu berdoaa.. pegel nih tangan aku pegangin kuenya."taehyun role eyes membuat soobin terkikik geli lalu mengikuti perintah Taehyun.

Mereka kini duduk di kursi taman, dengan soobin yang mulai memakan kuenya tanpa di potong, jadi dia langsung pakai sendok aja gitu.

"Aku mau!" Seru Taehyun, soobin menyodorkan sendok ke Taehyun yang dibalas gelengan.

"Mphh!!"

Tiba tiba Taehyun mendekatkan wajahnya pada wajah soobin, lalu mencium bahkan melumat bibir soobin mengambil kue yang baru soobin kunyah.

Soobin mendorong taehyun namun itu tidak berefek pada taehyun yang masih sibuk, semburat merah kembali muncul diwajah soobin entah karna malu atau dingin.

Kemudian Taehyun melepas tautan mereka "enak kuenya." Ucap Taehyun sembari tersenyum, menatap soobin yang memerah dengan Saliva yang mengalir ke dagu dan dada yang naik turun membuat taehyun gila rasanya.

"JIJIK TAU! KAN BISA KAMU AMBIL KUENYA!!!!" Teriak soobin kesal dengan nafas yang masih sedikit tersengal.

Taehyun tersenyum "enakan yang dibibir kakak kok." Soobin cemberut lalu mencubit paha Taehyun lumayan keras.

"Ishh!! Nyebelin!!!!"

"Eh eh!! Jangan dicubit sayangkuuu!!!"



•°•°•°•°•°TBC•~•~•~•~•~

Berakhir dengan tidak indahnya wkwkwkwk, gak nyambung banget pliss ini aku terlalu memaksakan😭😭😭😭 panjang jugaa.

Btw HAPPY BIRTHDAY SUBINNN PACARKU SUAMIKU DUNIAKU MANISKU IMUTKU LUCUKU GEMASKUUU BEST LEADERR, cepet comeback ya binn aku kangenn ;)

Dah ah jangan lupa votement iya, ak udah baik loh update sebelum vote tembus!mana ini full taebin, masa gak vote sama comment? Jahat banget kalian, aku ghosting setahun nih sampai soobin ultah tahun depanಠ⁠‿⁠ಠ

ice boy? {taebin}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang