27: uks

107 8 11
                                        

Kini sudah 4 bulan soobin dan Taehyun memiliki  hubungan berpasangan, walau umur mereka berbeda bahkan Taehyun yang lebih muda, mereka tidak memperdulikan itu malah mereka terkesan cuek saja ketika orang lain selalu ikut campur.

Pagi yang cerah dengan suara burung yang bersiul siul, pagi yang indah. Namun tidak juga karna,

Kini suara soobin menggema di lorong, ini masih pagi tapi ia sudah kena usil haechan.

"Ambil sini kalau ngga mau aku abisin."balas haechan sembari menjulurkan lidah pink nya mengejek, tanganya menggerakkan coklat almond yang masih terbungkus rapih.

Soobin menghela nafas sebelum ia berlari mengejar haechan.

Kalau kena tangkap Udah soobin jitak tu bocah liat aja.

Ternotis begitu jelas lah haechan senang ia semakin gencar berlari dan soobin yang semakin lelah.

"Waakakakakkaka makanya pas olahraga jangan absen Mulu!" Ejek haechan, tanpa tau soobin bahkan terdiam dibelakang sana jauh dari haechan.

Soobin merasa sedikit sesak, nafasnya memberat, pengelihatannya sedikit memburam, soobin memegangi dadanya.

Pintu tepat disamping soobin yang terdiam terbuka, lalu munculah Taehyun, rupanya ia berhenti tepat didepan kelas Taehyun.

"Are u okey??"tanya Taehyun, soobin hanya diam tak tau mau menjawab apa, dadanya masih sesak.

Entah bagaimana bisa ia yang dilantai tiga sudah turun selantai hanya karna mengejar haechan,padahal dari kelasnya ke tangga lantai dua itu jauh loh apalagi sampai ke kelas Taehyun.

"Kita ke uks."Taehyun dengan cepat mengangku soobin ala bridal untuk menuju unit kesehatan sekolah alias uks lantai dua.

Soobin sudah lupa akan haechan yang kini kebingungan karena sudah berada di lantai satu namun tidak ada soobin yang mengejar.

Tangannya ia kalungkan di leher yang lebih muda saat dirasa laju lari taehyun semakin cepat.

Dan kini mereka sampai di UKS yang sepi, penjaga nya pun Tak ada.. yaudahlah gapapa.

Taehyun segera membaringkan soobin di kasur, dan mencari insulin(alat untuk yang sesak nafas)

Ia julurkan alat itu kesubin, soobin pun menerimanya dengan baik dan menyemprotkan ke mulutnya.

Perlahan sesak di dadanya menghilang, nafasnya pun tak putus putus lagi.

"Kamu punya asma kak?"tanya Taehyun yang kini terduduk disamping soobin, mengusap keringat yang mengucur di dahi putih soobin.

"Ngga tae.. tadi kayanya aku terlalu kecapean sama Maksain lari ngejar haechan, jadi ya sesek deh."jawab soobin sembari menggeleng kecil.

"Makanya nanti gaboleh kecapean and maksain ya kak?"soobin mengangguk lucu Taehyun tersenyum lalu mengusap rambut soobin gemas.

"Mau balik kelas?"soobin mengangguk lalu mengacungkan tangannya.

"Lima menit lagi hehe."Taehyun mengangguk angguk.

"Mau susu pisang? Atau air biasa?"

"Susu pisang lah!!"serunya semangat, Taehyun terkekeh sembari memberikan susu pisang yang tadi pagi ia beli di kantin.

Soobin segera mengambil susu pisang kemasan kotak tersebut lalu menusuknya menggunakan sedotan dan mulai menyedotnya.

"Makasih tyunn!"

"sama-sama, sayang."

Sesekali badan bongsornya itu bergerak gerak kecil merasa minuman enak itu memasuki tenggorokannya.

"Hahaha enak banget ya? Sampe goyang goyang gitu."tawa Taehyun, soobin mengangguk lalu melepas sedotan dari mulut shape M nya dan menyodorkan susu kotak berasa pisang itu pada Taehyun.

"Cobain deh enak banget tau!"titah soobin, bibir Taehyun menempel pada bibir sedotan itu lalu menyedot sedikit isinya.

Mereka sadar gak sih? Kalau ini termasuk ciuman secara gak langsung?

"Enak kan??"tanya soobin antusias, Taehyun tersenyum dengan bola mata bobanya.

"Enak banget!!" Mendapatkan respon bagus soobin semakin tersenyum membuat Taehyun kegemasan dan berakhir pipi soobin menjadi korban ciuman Taehyun.

"TAEHYUN!!!!!" teriakan nyaring milik soobin terdengar di UKS sementara Taehyun hanya terkikik geli mendengarnya lalu mencubit pipi putih soobin.

"Gembul banget si sayangnya aku."ucapnya gemas pipi soobin dimainkan squishy.

"Ishh aku gasuka ya!! Lepasin ga tangan kamu!?" Omelnya sembari berusaha melepaskan tangan Taehyun dari pipinya.

"Tapi lucu banget, ka gimana aku bisa tahannn??" Ucapnya masih asik.





"AWWWWWW!!"

Kali ini bukan soobin yang berteriak ia tertawa sementara Taehyun lah yang berteriak setelah soobin menendang miliknya, tidak terlalu kuat sebenarnya tapi Taehyun kaget makanya jadi kerasa sakit.

"Kak serius sakit banget, ini kalau punyaku loyo terus gabisa masukin kakak gimana? Kaka mau tanggung jawab kalau kita gapunya anak??"

"KALAU NGOMONG YANG BENER, GAUSA KEBELET DEWASA!!!!!!"









•°•°•°•°•°•°TBC•°•°•°•°•°•

EAAKK SIAPA YANG KANGEN AKU HAYOOO? or kangen taebinnya aja??⊙⁠.⁠☉
Jadi aku kambek karna lumayan banyak juga yang minta aku update dan juga nungguin selalu taebin sampai DM Ig aku😭

seneng banget sih ceritaku ditungguin, makasii yang udah nungguin jangan lupa VOTEMENTNYA OKEYY!!

Mulai hari ini aku updatenya pendek pendek ya, soalnya takut kalian bosen kalau panjang panjang.

Dah ah bye byee

ice boy? {taebin}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang