13

356 26 4
                                        

.
.
.
.
.

Setelah seminggu berada disini, semuanya berjalan lancar untuk Jay menguruskan perusahaan barunya. Tetapi bagaimana dengan perusahaan yang berada di Korea?

Jawabannya adalah, Ayahnya meminta kakak sulung Jay, Jung Mark untuk mengurusnya, untuk sementara ini. Selepas beberapa bulan mengurus kantor yang berada di sini, Jay akan pulang kembali ke Korea.

Dan sekarang, Jay sedang sibuk mengurus perusahaan barunya. Sedang dia sibuk mengetik itu dan memeriksa ini, terdengar ketukan pintu dari luar ruangannya.

Tok! Tok! Tok!

"Come in.." jawabnya, sambil sibuk mengetik di laptopnya.

"Mr, Jung, ada apa memanggil saya?" itu Jake, sekretaris nya disini dan juga sepupunya yang menetap di Maldives. Mendengar kabar bahwa perusahaan milik uncle Jungnya bakal diambil alih oleh Jay, dia langsung melamar pekerjaan di sini. Jay langsung menerimanya dan menjadikannya sekretaris, supaya tidak terjadi hal yang tidak enak atau rumor apapun. (Ytta)

"Ah iya, Jake.. Bisa kau menjelaskan jadwalku untuk hari ini?"

Tanpa bicara banyak, Jake terus menghidupkan iPad nya dan mengecek jadwal milik boss nya.

"Tidak terlalu sibuk, hanya saja kau harus menandatangani kontrak perjanjian dengan perusahaan baru ini sebelum sore, dan juga.. Kau ada meeting bersama secret vip client dari Korea sore ini" jelas Jake sambil menutup kembali iPad nya dan menyerahkan kontrak perjanjian yang disebutkannya tadi.

"Secret?? Sejak kapan?" batin Jay.

"Hmm.. baiklah, terimakasih Jake, kalau begitu biar aku saja yang menguruskan meeting nya, kau bisa pulang lebih awal hari ini.." Ujar Jay yang membuat Jake mengangguk dan membungkuk sebelum berjalan keluar dari ruangan boss nya itu.

"Huhh.. Baiklah, mari kita selesaikan masalah yang aku sendiri tidak mengetahui nya.." ujar Jay yang kembali fokus pada laptopnya.

Belum sempat dia mulai mengetik kembali, ada suara notifikasi yang muncul dari hpnya.

+960xxxx
|Aku adalah secret client mu. Aku mempunyai permintaan..
|Aku ingin kau datang bersama istrimu. Jika kau tidak membawanya bersamamu, maka kau akan tau bagaimana nasibnya.

Entah bagaimana client nya itu mendapatkan nomer hp nya, Jay tidak peduli. Dia akan membawa Sunoo bersamanya, dia tidak peduli, nyawa istrinya lebih berharga.

Dia tidak ingin kehilangan orang yang ia sayangi untuk kedua kalinya, jadi dia langsung menghantar pesan pada istrinya.

Wifey ❤️

Sayang, nanti sebelum jam 2 kamu siap siap ya?|

|Kenapa memangnya?

Tidak.. hanya saja aku ingin membawamu|

Untuk menghadiri meeting penting|

|Baiklah kalau begitu..

***

[13.30]

Disisi lain, Jungwon baru saja bangun dari tidur siangnya. Saat dia baru saja membuka matanya, dia melihat suaminya sedang bersiap-siap. Dia sibuk membetulkan dasinya karena dia mengenakan setelan berwarna biru tua. Rambutnya yang ditata dengan baik; menyisir rambutnya ke belakang dengan sedikit untaian rambut di depan sebagai poninya.

Switch. | NikwonTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang