15 🤩

724 30 2
                                        

Hari demi hari cinta yang diberikan Jaemin ke Jeno ertambah banyak, tentu saja sebaliknya juga

"Jaemmm, gendong" ucap Jeno dengan nada manjanya

Jaemin tersenyum dan menggendong Jeno. "Bayi siapa ini" ucapnya sambil menggendong Jeno keluar kamar

"Bayinya Jaemin" jawab Jeno lalu menyembunyikan wajahnya di ceruk leher jaemin. Itu bagian favoritnya dari tubuh Jaemin soalnya wangi ehehehe

"Cattie, hari ini kita ada janjian sama Guanlin dan Mark kan?" tanya Jaemin

Jeno menganggukkan kepalanya. "Jam 6" ucap Jeno setelah duduk dengan sempurna di atas sofa

Jaemin menatap jam yang terletak pada ruang tamunya "well, ini masi jam 3 mau ngapain kita" tanyanya

"Nobar sambil cuddle" oh yah ini juga salah satu kesukaan Jeno ketika bersama Jaemin

"Baiklah cattie" jawab Jaemin lalu ia berdiri  mengambil remote TV dan menekan nekan tombolnya

Sedangkan di sisi lain...

"MARK! " teriak Haechan saat melihat kamarnya yang berantakan

'Tenang adalah hal yang terpenting' batin Mark yang sedang duduk di ruang tamu

"Bear.. " panggil Mark pelan

Haechan menghela napas "kok bisa berantakan? Tadi pagi aku baru beresin sebelum berangkat Mark"

"Um, tadi aku panik karena barang aku ilang. Jadi ya gitu, jangan marah" ucap Mark sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"Menyebalkan" ucap Haechan lalu mulai beres beres lagi. Tentu saja Mark langsung berinisiatif untuk membantunya daripada nanti didiemin

Dan rumah tangga lain..

"KAN AKU UDAH BILANG PAKE ITU DULU LALU BARU ITU GUANLIN" ucap Renjun sambil mengangkat pancinya itu

"Oh ya? hehehe " nyengir Guanlin

'Apa yang kubuat sehingga mendapatkan temen dan pasangan hidupku yang seperti ini' batin Renjun

Sekarang sudah jam 6 lebih tetapi batang hidung Jaemin dan Jeno belum terlihat alias belum datang

"Parah sih sampai telat 20 menit ini" ucap Haechan, tau gini dia tidak akan terburu buru tadi

"Denda aja, hitung hitung kita hemat uang " ucap Guanlin sambil tertawa

"Ide bagus" Mark ikut tertawa

"Noh baru datang, janjiannya kapan datangnya kapan" ucap Renjun saat melihat Jaemin dan Jeno yang baru datang

"Hehe tadi ketiduran" jawab Jeno lalu segera duduk

"Nah sebagai gantinya kalian harus traktir kita" ucap Mark yang membuat Jeno menatap sinis dia

"Cih sipaling suruh traktir" ucap Jeno

"Oh pasti dong" jawab Guanlin tertawa tentu saja Mark ikutan

"Omong omong, ada 1 pasangan lagi yang belum datang" ucap Renjun

"Hah, siapa itu?" tanya Jaemin penasaran

"Tuh" tunjuk Haechan menggunakan mulutnya

Terlihat ada dua wanita yang jalan ke arah mereka, tentu saja tidak asing lagi  bagi mereka semua

"Karina?" Jeno terkejut. Drama apalagi ini

"Hai" ucap Karina sambil melambaikan tangannya

Jeno dan Jaemin saling melihat. Terdapat ekspresi bingung disana

"Gue yang ngundang mereka lagipula kita masing-masing juga udah punya pasangan jadi ga ada masalah kan?" ucap Renjun

Jeno mengangguk walaupun masih bingung dan terkejut

"Well sebernarnya kami datang karena mau bagiin ini " ucap Karina sambil mengeluarkan sebuah undangan

"HAH? KALIAN UDAH MAU MENIKAH?! " teriak Haechan yang membuat semua orang yang disana menatap mereka

"Bear... Pelanin suaranya sayang" ucap Mark sambil menenangkan Haechan

"Sorry sorry, too shock ges" ucap Haechan terkekeh

"Hehe, mau surprise kalian" ucap Karina

"Perasaan gue kagak liat kalian pdkt" ucap Jeno

"Well Jeno, we friend in public, lover in private " jawab Winter tertawa

"Cih" sinis Jeno

"Udah udah, jadi mau pesen apa kalian? " ucap Guanlin

"Mau makan apa kitten? " ucap Jaemin

"Gamau nanti aja " ucap Jeno yang diangguki Jaemin

"Bucin! " ucap mereka semua kecuali Jaemin dan Jeno

Gasadar diri mereka ges🙏🏻

END..
terimakasih banyak semua yang masih setia membaca ini💋

see u on next special chapter

ComfortableTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang