Maaf banget sekali lagii😭😭
Critanya udah lumayan lm bngt gak uppp
Aku sibuk sama dunia rl, trus sibuk ngurusi crita sebelah wkwk maaf banget guys
Jngn lupa Vote dan Komen nya
Readers 😘 jangan main
Baca aja yah wkwkk.
Jngn lupa promosi in cerita ini di sosmed
Kalian ( klau mau) :)
✿✿✿✿
"Aku mohon, Mas. Jangan pergi dari sini!"
Seorang perempuan berlari lari di rumah besar miliknya dan suaminya. Perempuan itu tengah hamil besar kala itu.
Namun Pria yang menjadi suaminya itu tak mengindahkan suara sang istri, ia terus berjalan keluar rumahnya dengan menenteng dua koper.
Perempuan itu sampai bersujud didepan Pria itu.
"Aku mohon, ada anak kita di dalam perut ku." ucap wanita itu dengan sesegukan. Matanya sudah merah dan sembab.
"Aaah!!! Sejak kapan aku mengakui nya anak?! Dia bukan anak ku!" teriak Pria itu.
"Tidak, Mas! Dia anak kamu. Hasil dari perbuatan kamu dengan aku---!"
Plak!
Brak
Pria itu menendak wanita itu dengan keras, untung nya tidak melukai perut nya.
"Aku tidak pernah bermalam dengan mu, Raini. Kau saja yang terlalu murahan pada waktu itu, dasar jalang."
"Aku bukan jalang Mas! Mau berapa kali aku bilang?! Aku tidak seperti yang kau lihat!" bentak wanita bernama Raini dengan frustasi.
"Pokoknya aku hanya percaya dengan apa yang aku lihat! Dan anak itu--- belum tentu dia anakku!" teriak Pria itu.
"Niro, aku mohon jangan pergi." lirih nya pelan yang sudah kehabisan energi. " dia anak mu, Niro. Darah daging kamu."
"Apa benar dia darah daging Mas Niro?" seorang perempuan masuk, dia langsung menggandeng tangan Niro.
"Kau saja jalang yang sebagai wanita malam, apa bisa di yakini itu anak kalian?" sinis nya.
"JAGA UCAPAN MU, NURA!" bentak Raini yang kehabisan kesabaran nya. "Bukannya kau yang jalang? Dengan tega nya kau merebut suami ku!"
Brak
"Hei sadar Nyonya Raini. Anda memutar balikkan fakta? Haha, saya sudah lama menikah dengan Niro. Dan saya sekarang tengah mengandung anak kami." jelasnya dengan penekanan.
"Saya sudah menikah 2 tahun, dan kau? Baru saja dua bulan!"
Nura menarik tangan Niro. "Ayo, sayang. Kita pergi dari sini, biarkan dia merenungi kesalahan nya."
"Tidak, jangan Niro!" teriak Raini.
Namun Niro dan Nura tetap tidak mengindahkan, kedua nya pergi meninggalkan Raini yang tengah menangis histeris.
KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSMIGRASI GADIS BUTA
Chick-Lit[ SUKA CERITA INI? YUK FOLLOW AKUN AUTHOR!] - Series ke-02 transmigrasi Dijamin ketagihan 🤙🏻 -------- bagaimana seorang gadis buta yang ber transmigrasi ke raga seorang perempuan yang sudah memiliki suami? ya, itu yang di alami oleh Zeeva Adriana...
