"Anggora, bangun." Chakra narik selimut berwarna orange menyala yang nutupin tubuh Hazel kemudian tangannya menepuk pipi gembil Hazel berkali-kali untuk membangunkan si manis, "Bangun, kucing. Udah siang, lo mandinya lama."
Hazel menggeliat kecil, sama sekali gak terganggu dengan tangan Chakra yang bermain dimukanya. Matanya masih terpejam rapat dan selimut yang tadi ditarik Chakra sudah Hazel bawa kembali untuk nutupin tubuhnya.
"Chakra ihhh, gue masih ngantuk" rengek Hazel, tangannya terangkat untuk mukulin tangan Chakra yang dengan kurang ajar jepit hidungnya biar dia gabisa nafas.
"Lo harus bangun cepet, Anggora, biar gak nyusahin yang lain kalau nungguin lo yang mandinya lama." Chakra kembali narik selimut Hazel, adegan tarik-menarik antara mereka terjadi selama beberapa detik sebelum akhirnya Hazel nyerah dan milih balik badan buat munggungin Chakra; tentunya balik tidur lagi walau gak pake selimut.
Hazel langsung terbangun dengan wajah marah, matanya natap tajam ke arah Chakra yang tertawa kecil karena cara yang digunakannya ampuh membangunkan Hazel.
"CABUL!" jerit Hazel, tangannya dia bawa buat nutupin dadanya yang jadi korban remasan Chakra, "Gue laporin Papi gue lo! Enak aja main pegang-pegang!"
"Enak kok" ujar Chakra diselingi tawa, "makanya lain kali kalau dibangunin langsung bangun, Anggora. Jangan tunggu gue nekat biar lo bangun."
Hazel berdecak. Rasanya gak ada gunanya mau ribut sama Chakra, tapi liat aja nanti, Hazel bakalan balas dendam karena udah diremes tanpa izin. Si manis itu ngambil hpnya buat liat jam, matanya melebar terkejut melihat waktu di hpnya baru nunjukin pukul 4.50 pagi.
"Ingat, lo mandinya lama."
Hazel narik nafas panjang, nyerah kalau mau debat sama Chakra di pagi buta kayak gini, "Dion udah bangun?"
Chakra menggeleng, dia ngambil selimut Hazel buat dilipat, "Yang udah bangun yang islam doang, subuhan."
"Gak mau mandi, airnya dingin." Hazel cemberut bayangin betapa dinginnya air dipagi seperti ini, udara dingin disini udah terasa nusuk kulit apalagi kalau dia sampai nekat mandi. "Mau nunggu Dion bangun aja biar dimasakin air" ujar Hazel pada akhirnya.
"Kalau gue masakin air, lo mau mandi kan?" Chakra berkacak pinggang , dia narik nafas panjang pas Hazel ngangguk buat jawab pertanyaannya. "Yaudah, tunggu."
Hazel langsung senyum lebar. Kalau gini caranya, dia bisa maafin Chakra atas tindak tidak senonoh-nya buat bangunin dia tidur.
"Ingat, jangan tidur lagi kalau gamau gue remes" ancam Chakra sebelum keluar buat menjalankan tugas negara; masak air buat mandinya Hazel.
"Dasar orang gila."
~~
mandi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.