✧˖ °☁️.🥛⭒ 🐰ྀི 𐙚
Happy reading
Setelah kejadian itu jisung jadi sedikit kesulitan karna minho yang terus merengek untuk di nikahi. Hei?! Dirinya adalah seorang duda anak satu ! Tidak mungkin ia menikahi seorang remaja yang bahkan teman putrinya sendiri !
Jisung sudah berkali kali menolak minho. Ia bahkan menawarkan untuk membayar bocah itu berapapun yang minho minta agar mau menjauhi jisung dan kembali berteman dengan putrinya. Namun minho justru menolak dan mengatakan ' keluarga gue kaya raya sung. lo juga bakal bisa keluarga gue beli kalo gue mau. ' membuat jisung semakin geram.
Jisung terus terusan menghindari minho tapi bocah itu terlampau nekat bahkan sampai mendatanginya ke kantor jika keinginannya tidak di turuti oleh jisung. Jisung jadi kebingungan, bagaimana minho bisa tau dimana dirinya berada ? Apa minho seorang dukun atau penganut ilmu hitam dan semacamnya?
✩♬ ₊˚.🎧⋆☾⋆⁺₊✧
Jisung senderkan tubuhnya pada kursi kerjanya. Ia lembur hari ini dan putrinya yang cantik itu sudah meminta izin padanya kalau ia akan menginap di rumah keluarga hwang.
Helaan nafas keluar dari bibirnya. Sebuah kacamata bertengger apik di hidung mungilnya. Tumpukan tumpukan berkas di hadapannya seolah olah menertawakannya membuat jisung mendesah kesal.
Manik bulatnya melirik ke arah jam yang menunjukan pukul 23.30 sudah lumayan larut malam, tapi ia masih harus berkutat dengan berkas berkas ini.
Pakaian yang ia kenakan bahkan sudah jauh dari kata rapi. 2 kancing kemeja teratasnya terbuka menampilkan tulang selangka yang masih terlihat tanda keunggunan bekas bercintanya dengan minho walau samar samar. Lengan kemejanya ia gulung membuatnya terlihat semakin maskulin dan dasinya yang sudah hampir tidak berbentuk.
Sejujurnya jika seorang gadis normal menatap jisung saat ini mereka pasti akan tergoda. Siapa yang tidak tergoda dengan penampilan seksi jisung? Kacamata yang ia kenakan, rambut sedikit berantakannya yang justru menambah kesan dominan. Ughh.. rasanya orang orang akan hamil hanya dengan melihatnya !
Jisung meraih ponselnya di atas meja kerjanya. Ia yakin putrinya belum tidur, jadi dengan santai jisung menekan tombol panggilan pada kontak putrinya. Panggilan menyambungkan sebelum terhubung.
Suara grasak grusuk terdengar sebelum suara putrinya terdengar membuat jisung tersenyum.
" halo papa, kenapaa?? Papa belum tidur yaa?? ATAU BELUM SELESAI KERJA?! "
Suara lembut menyambutnya namun di akhiri dengan pekikan membuat jisung terkekeh. Putrinya ini memang benar benar cerewet.
" papa ihh ! Kok ketawa ?! Papa belum selesai kerja?? "
" haloo papa jijii ! "
Jisung tersenyum mendengarnya. Yeji dan ryujin pasti tidur satu kamar. Begitu pikirnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐎𝐧𝐞𝐬𝐡𝐨𝐨𝐭 [ 𝕭𝖝𝕭 ]
FantasíaLangsung baca aja yaa sayangkuu-! Jangan lupa baca book unny yang lainnya !!
![𝐎𝐧𝐞𝐬𝐡𝐨𝐨𝐭 [ 𝕭𝖝𝕭 ]](https://img.wattpad.com/cover/372471848-64-k799837.jpg)