Follow sebelum membaca!!!!!!!!!!!!!
Pernah tidak membully seseorang sampai membuatnya trauma, tetapi orang itu malah suka dan bahkan terobsesi kepadamu?
Itu yang dialami Zora. Lano yang merupakan anak tunggal berpenampilan cupu yang sering Zora bull...
Beberapa tahun kemudian. Setelah kejadian itu berlalu. Zora perlahan melupakan nasib yang dialami Samuel. Ia lebih fokus dengan Elano sekarang. Karena satu bulan lagi mereka akan segera menikah.
Sekarang Elano dan Zora masih berkuliah di salah satu universitas yang ada di kota ini. Masih semester 7 dan 6, sebentar lagi akan lulus. Tetapi, Elano yang tidak sabaran ingin segera menikahi kekasihnya karena takut jika Zora direbut oleh orang lain.
Orang tua Elano tidak mempermasalahkan tentang pernikahan mereka yang masih terbilang cukup muda. Karena yang mereka mau hanyalah kebahagiaan Elano dan keluarga kecilnya nanti.
Zora? Tentu tidak keberatan. Mereka sudah saling mencintai dan Zora tidak punya siapa-siapa di kehidupan nya sekarang kecuali Elano.
Berkuliah di kampus yang sama tentu membuat hubungan mereka sudah dikenal di kalangan kampus. Para mahasiswa dan mahasiswi terkadang iri melihat Elano yang selalu bucin pada Zora.
Tentang sahabat Zora, yaitu Vio dan Mae. Mereka memilih kampus yang berbeda. Tak apalah, yang penting hubungan ketiganya masih berjalan dengan baik.
Dan kabar mengenai Samuel. Laki-laki itu diberitakan tewas akibat terbakar di apartemennya yang disebabkan kebocoran gas. Padahal alur awalnya tidak seperti itu. Tentu yang memutar balikan fakta adalah ayah Elano. Laki-laki itu meminta informasi palsu atas kematian Samuel pada ayahnya. Koneksi ayahnya yang banyak tidak membuat masalah putranya itu sulit.
Ayahnya yang sangat menyayanginya pun mengiyakan permintaan Elano. Polisi tidak mengusut lebih dalam karena semua bukti lenyap bersama dengan api.
Lambat laun berita itu hilang bak ditelan bumi dikarenakan terpendam oleh isu lain. Elano sama sekali tidak merasa bersalah. Baginya, satu hama yang selama ini menganggu hidupnya dengan Zora sudah hilang dari pandangan. Kini tidak ada satupun hama yang berani menganggu kisah cintanya lagi.
Zora malam ini tidak bisa tidur. Meskipun tubuhnya sudah lelah karena ikut mengurusi pernikahannya nanti ia menjadi kurang tidur.
Elano mengusap punggung gadisnya lembut. Menyuruh Zora untuk segera beristirahat. Gadis itu harus benar-benar istirahat total sebelum ia buat menjadi tidak bisa berjalan nanti. Karena, melayani dirinya butuh tenaga yang sangat banyak. Elano tidak yakin bisa berhenti jika mereka sudah main nanti.
Gadisnya menurut. Zora meletakan bolpoin nya pada meja. Ia ingin dirinya sendiri yang membuat urutan acara pernikahannya dari awal sampai akhir.
Elano mengendong tubuh kekasihnya lalu membaringkannya di atas kasur. Mengecup dahi gadis itu lembut lalu mengusap atas kepala Zora. Elano memposisikan tubuhnya disamping gadis itu. Memeluknya dari samping dengan tangan masih terus mengelus kepala Zora lembut hingga gadis itu tertidur.
Mendengar dengkuran kecil dari gadisnya, Elano beranjak dari sana. Pergi ke kamarnya sendiri, karena belum sah.
>>>
Hari demi hari silih berganti. Hingga sekarang hari kebahagiaan Elano dan Zora pun tiba.
Gedung yang mereka sewa sudah penuh dengan dekorasi bernuansa putih, Elano yang memilih warna ini supaya terkesan elegan dan mewah.
Bunga-bunga segar pun turut menghiasi bersama dengan lampu sorot dan beberapa aksesoris tambahan yang sangat indah menggantung di langit-langit.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.