11.

575 48 1
                                        

Happy Reading......


























































Tin... Tin..

Bunyi klakson motor Mark terdengar, membuat Haechan segera keluar dari rumahnya setelah meminta izin ke mae nya.

Tin.... Tin... Tin...

"IYA WOYY SABAR NAPA BABI!! LAGI JALAN NIH!!! " teriak Haechan sebab sedari tadi Mark terus menekan klakson motor nya.

"Ya maap, gue kira lo gak denger" ucapnya sembari menyengir pepsodent.

"Lu kira gue budek apa? " tanyanya sembari memakai helm dan bersiap akan naik ke motor Mark.

"Ya kali aja kan- PLAKK" sebelum Mark menyelesaikan ucapannya, sudah diberi geplakan sayang dari Haechan.

Untung pake helm lu Mark'

"Dah buru jalan, lama banget"

"Heh yang bikin lama tu elu ya pake acara marah segala"

"Mana ada itu elu ya yang dari tadi ngomong nggak ada- BRUMM" Ucapan Haechan terhenti ketika Mark langsung menjalankan motornya, malas mendengar ceramah Haechan yang gak ada hentinya.

Hap....

"YAK!! BABI ANJING NGEN**D WOYYY BISA KASIH ABA-ABA DULU KAGAK" teriak Haechan secara reflek memeluk Mark dari belakang.

Mark mah gak jawab ya, malah senyam senyum gak jelas.

Dan perjalanan keduanya diiringi dengan Haechan yang ngomong gak jelas sampai dia capek sendiri baru berhenti dah tu kan.

























15 menit kemudiannnn........ .

























Akhirnya mereka sampai di basecamp dengan selamat, ya... Walaupun tadi mereka mampir ke minimarket untuk membeli beberapa camilan untuk mereka makan nanti.




Cklek....



Suara pintu yang di buka oleh Haechan dibuka, membuat semua orang yang tengah bersantai sambil menonton TV menoleh secara bersamaan kearah pintu yang menampilkan Mark dan Haechan yang berjalan kearah mereka dengan Mark yang membawa semua belanjaan yang tadi dibeli bersama Haechan, sedangkan Haechan menatap semua temannya dengan tersenyum lebar tanpa mau membantu Mark dengan beberapa kantong kresek nya.

"HELLOOWWWW!! GUYSSS!! HOW KABAR KALIAN!! " teriak Haechan yang langsung duduk diantara Jaemin dan Renjun seraya merangkul bahu keduanya.

"YAK!! JANGAN TERIAK GOBLOK!!! " habis kau Chan kodam maung ngesod nya Renjun keluar.

"Hehehe... Sorry injunnieee... " ucapnya seraya menampilkan wajah imutnya.

Renjun yang disuguhi keimutan SAHABATNYA itu langsung membuat amarahnya meluap begitu saja. Ia langsung menciumi muka Haechan berkali-kali.

"Ihh!! Udah njun... Maluuu" rengeknya.

"Malu kanapa hmmm... Kita kan udah biasa kalo soal mencium satu sama lain? " tanyanya menggoda.

"Ish!! Bedaaaa!! Sekarang kan ada Lele sama Icung!! " kesalnya seraya kedua alisnya menukik tajam yang malah membuat semua yang melihatnya menahan gemas bukannya takut.

"Lele, Icung siapa? " tanya Jaemin dan Haechan menunjuk kearah sofa yang ditempati oleh Chenle dan Jisung.

"Yaudah sih.. Kan mereka sekarang gabung sama kita, jadi mereka juga boleh kok kalo cium kamu atau kamu cium mereka" itu Jeno yang berucap bukan Renjun lagi.

"Serius??!!" Tanyanya bersemangat dan diangguki semua yang ada disana. Haechan yang sudah mendapatkan jawaban langsung saja menuju sofa seberang yang terdapat Chenle dan Jisung yang duduk berdua disana. Ia langsung saja memeluk Chenle seraya mengecupi seluruh permukaan Chenle seraya bergumam

"Ihh... Lucunya muah!! Gemes banget sih!!! Akhh! Aku punya adek gemes!! " ucapnya seraya masih memeluk Chenle erat.

Chenle yang dipeluk dan dicium seperti itu hanya bisa tersenyum mengejek kepada yang lebih tua dan Jisung.

Hahaha baru permulaan sudah seperti ini, yahh... Gapapa juga dibilang imut gemes yang penting dapat peluk cium' begitu sekiranya yang ada di otak Chenle.

Mereka yang melihatnya tak Terima, terlebih Mark yang sedari tadi diam mengamati setelah meletakkan belanjaan ke dapur.

Tadi sama gue marah mulu perasaan, sekarang?? Tau ah!! ' dah lah Mark mau ngancurin bumi aja rasanya.

"Chocoball, udah ih itu kasian Chenlenya sesak napas" tegur Jaemin.

"Eh! Sorry... 😓😩" ucapnya seraya memasang wajah sedihnya seraya melepaskan pelukannya dan dibalas anggukan dan usapan lembut di punggungnya dari Chenle.

"It's okey Hyung!! Lele nggak papa kok!! " jawabnya.

"Hyung.... Icung mau peluk jugaaa... " rengek Jisung yang sedari tadi terabaikan. Maklum lah yang paling muda diantara yang lainnya jadi ya kalo ada rengekan keluar dari mulut Jisung mah maklumin azaaa...

"Eh!! Sini sini Hyung peluk... Aduh duh... Adik adikku kalian gemesin banget sihhhh!! " Haechan pun beranjak dari pangkuan Chenle untuk duduk ditengah Chenle dan Jisung, seraya memeluk tubuh yang lebih besar darinya itu.





















































CATTEEEUUU!!










































HAI ASSALAMU'ALAIKUM

GAK JAWAB DOSA LOH GUYS...

jangan lupa vote komen dong, cuma itu loh yang aku minta...

Yaudah deh babay







My friends' obsessionCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang