Semua orang tau bagaimana kaisar begitu mencintai vici. Perjalanan kisah mereka dimulai ketika umur 18 tahun. Dalam waktu yang lama- sepuluh tahun itu mereka lalui bersama, fakta cinta kaisar yang tidak pernah berkurang, masih tetap besar dan utuh u...
— don't copy paste anything from here — — kirim pesan cinta kalian 💌 — Ciuman untuk 3700 kata 💋 —
Masih drive date nih Kaisar Kesenangan ges, kita bahagiakan dulu ya wkwkw..
Btw disini ada yang sudah Follow? Kalau belum silakan follow biar tidak ketinggalan info Don't say 😉😉
Oke mari kita menjelajah!
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rencana kaisar tidak terjadi lipstik-lipstik itu tidak akan digunakan. Mau expired atau tidak sebab vici mendorong wajah kaisar menjauh darinya sambil tertawa, sebagai gantinya ia dengan bersenang hati mengecup tangan kaisar.
Hal itu mampu membuat kaisar mengembangkan senyuman menarik sekali. Tangan mereka terus bertaut bahkan setelah kaisar melajukan mobil kembali, bergabung dengan kendaraan lain. Di dalam mobil Land Cruiser yang melaju tenang itu, lampu jalan menyala terang, kelap kelip cahaya dari pancaran gedung-gedung tinggi juga lampu jalan membuat Mata vici tidak berhenti memandang ke depan sambil bersandar di dada kaisar. Matanya penuh akan cahaya-cahaya lampu itu.
Malam ini juga begitu sejuk sebab vici membuka kaca. Menikmati angin malam yang sedikit bercampur polusi tapi setidaknya ini lebih baik. Dibanding dengan siang hari yang sangat penuh polusi, setidaknya ketika malam mereka bisa merasakan kesejukan itu.
Bukan dari AC, namun dari udara langsung yang masih minim terpapar polusi, walaupun hanya berlaku malam hari.
Masih setia memeluk tubuh kaisar dari samping, Vici menanamkan kenyamanan disana yang tentu ia dapatkan. Suara lagu Golden hours-Jvke menggulung indah memenuhi keheningan yang minum sekali Percakapan antar mereka. Sebab Mungkin Vici telah lelah, baterainya sudah habis. Ia butuh kasur dan segera tidur tanpa beban, tanpa drama, tanpa basa basi lagi. Iya ingin memanjakan diri berbaring di kasur empuk yang sedari tadi memanggilnya.
Vici bahkan kini santai memejamkan mata, sembari itu ia rasakan angin menerpa wajahnya dan kini tangan kaisar yang mengelus rambut Vici. Elusan itu makin lama makin membuat Vici akan tertidur, nyaman sekali. Sentuhan Kaisar lembut, ia suka.
Ada aroma khas kayu manis dari pengharum ruangan, berpadu dengan dingin malam ini hingga ada rasa hangat. Lampu dashboard sengaja kaisar redupkan, agar mata vici tenang dan tidak terganggu.
Begitu mobil melintas di sebuah resto Kaisar menepi sedikit hingga vici yang sedang bersantai itu ikut terganggu, sedikit mendongak. "kenapa?" ucapnya dia tidak suka kaisar menggangu kenyamanan nya ini hingga ia menarik tangan kaisar yang hendak keluar.