Masih adakah yang nungguin book ini update? Udah berdebu banget ya book ini hiksss:'
[🐨|🍀]
"Kan udah dibilangin jangan lari, nanti jatuh. Degil!"
Mashiho ngulum bibir nahan kesel denger Junkyu yang ngomelin dia. Ya gimana ya? Mashiho kan juga lari biar mereka cepet sampai di rumah Junkyu.
Mashiho yang udah jatuh tersungkur cuma bisa natap Junkyu pake tatapan tajam setajam silet.
"Orang jatuh bukannya ditolongin tapi malah dimarahin. Ngajak berantem?"
Junkyu spontan gelengin kepala.
"Oh jelas enggak dong cantikku~ Ayo berdiri, biar kakak bantuin."
Junkyu dengan isengnya nyubit pipi Mashiho sebelum bantuin pacarnya itu buat berdiri.
"Syukur aku lagi gak pengen marah-marah. Udah ah, ayo cepetan."
"Gak usah buru-buru, sayang. Jalan aja pelan-pelan, jangan lari-larian kayak tadi, ntar kamu jatuh lagi. Kalau jatuh lagi terus luka gimana? Tuh coba lih--- YAK TAKATA MASHIHO! LUTUT KAMU BERDARAH!" Seru Junkyu heboh begitu nengok luka dilutut kanan Mashiho.
Mashiho ikut nengok kearah lututnya.
"Gapapa, luka dikit aja. Nanti diobatin. Ayo kita tanding, yang duluan nyampe rumah kamu, dia pemenangnya. Terus yang kalah harus turutin keinginan si pemenang!" Ucap Mashiho semangat.
"Gak gak gak! Gak ada tanding-tandingan! Sini biar kamu kakak gendong aja ke rumah."
"Enggak! Ayo mulai lombanya kak! Tiga!"
Mashiho lari lagi kearah rumah Junkyu yang gerbangnya udah nampak didepan mata dia.
Sementara Junkyu yang nengok kelakuan pacarnya udah panik sendiri.
"YAK MASHIHO KIM! AWAS AJA NANTI KALAU KAKAK TANGKEP KAMU YA!!"
Junkyu langsung susulin Mashiho yang lari sambil ketawa karena berhasil isengin pacarnya yang ganteng sejagat raya itu.
Tapi suara tawa Mashiho gak berlangsung lama. Tepat saat dia denger ucapan Ayah Junkyu dari dalam rumah, tawa Mashiho spontan berhenti. Dia bahkan udah berdiri mematung diteras rumah.
"AYAH GAK MAU TAU! POKOKNYA JUNKYU SAMA MASHIHO HARUS PUTUS!"
"AYAH KENAPA SIH? PEMBAHASAN SOAL INI KAN UDAH SELESAI KEMARIN-KEMARIN! AYAH JUGA UDAH JANJI SAMA BUNDA KALAU AYAH GAK BAKALAN USIK HUBUNGAN JUNKYU DAN CIO LAGI!"
Suara pertengkaran ayah dan bunda Kim kedengeran sampai luar dan Mashiho bisa denger semua itu dengan jelas.
Telapak tangan Mashiho tiba-tiba mendingin, tubuhnya pun ikut gemetar.
Ada apa ini?
Kenapa orang tua Junkyu bisa bertengkar terlebih semua itu karena dia?
Selama ini ayah Kim kelihatan baik-baik aja sama hubungan mereka berdua, meskipun terkadang Mashiho bisa ngerasain aura dingin dari pria paruh baya itu.
"Nah akhirnya ketangkep juga si gemes ini." Ucap Junkyu yang tiba-tiba meluk Mashiho dari belakang.
Junkyu gak terima respon dari Mashiho, pacarnya itu diem aja sampai Junkyu sadar kalau badan Mashiho gemeteran.
"Sayang kamu gapapa? Kenapa badan kamu gemeteran gini? Apa ini efek karena jatuh tadi?" Tanya Junkyu panik yang langsung lepasin pelukannya dan muter tubuh Mashiho kearah dia.
Tapi Mashiho diem aja dengan pupil mata yang udah bergerak gusar.
"Love, are you ok?"
Mashiho tetap diam.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐃𝐚𝐢𝐥𝐲 𝐋𝐢𝐟𝐞 𝐉𝐮𝐧𝐒𝐡𝐢𝐡𝐨
FanfictionWARNING GS❗ Yang berkenan membaca, silahkan mampir😊
