Episode 26

1.7K 97 5
                                        

"Selamat pagi"

Leon menyapa seorang rekan kerjanya di rumah sakit dan membuat wanita tersebut membalas sapaan tersebut dengan senyuman yang lembut. Entah mengapa setelah meluruskan permasalahannya dengan Darion semalam sebelumnya, dirinya menjadi seakan-akan seorang manusia yang tidak memiliki masalah apa-apa.

Tentunya pagi harinya akan sempurna jika saja dirinya tidak mengirimkan beberapa pesan yang dipenuhi dengan omelan semalam setelah dirinya bertemu dengan Darion di cafe yang dimiliki oleh mate dari seniornya tetapi sepertinya Leon sudah melupakan kedua temannya yang penuh kebingungan dan berkali-kali memanggil dirinya pada group chat karena setelah kepergian Darion dari apartemennya, malam telah larut dan Leon langsung memilih untuk beristirahat dan terlelap hingga pagi.

"Selamat pag-"

"Jelaskan apa maksudnya ini"

Baru saja Leon memasuki ruangan tempat istirahat dan penyimpanan barang, dirinya sudah diinterogasi oleh Estrella sang sepupu omeganya.

"Ehh tidak apa-apa lupakan saja hehe"

Estrella melipat tangannya dan memandang Leon dengan pandangan yang penuh penghakiman, ia tahu benar bahwa ada sesuatu yang terjadi yang membuat Leon mengirimkan pesan-pesan yang dirasanya cukup menyudutkan seseorang, ya seorang alpha yang seringkali dibicarakan oleh ketiganya.

"Sudahlah ayo cepat, bukankah kau ada jadwal konsultasi dengan pasien penting pagi ini?" Leon berusaha mengalihkan pembicaraan.

Sang omega perempuan masih dengan menyipitkan matanya hanya mengambil sebuah map yang sebelumnya diletakkan pada meja kemudian berjalan keluar dari ruangan istirahat tersebut diikuti oleh Leon yang baru saja selesai meletakkan barang-barang pribadinya. Keduanya kemudian berjalan bersama melalui lorong rumah sakit dan terhenti saat melihat segerombolan perawat yang nampak aneh.

"Mereka pasangan yang sangat serasi"

"Bukankah ini tidak adil? Aku ingin memiliki alpha seperti itu"

"Seharusnya aku tidak menjadi perawat di divisi penyakit dalam dan memilih divisi psikologi dan ABO saja"

Mendengar divisinya dibicarakan, Leon dan Estrella memutuskan untuk bertanya kepada salah seorang perawat yang dikenal cukup dekat oleh keduanya. Perawat tersebut tampak cukup berumur dan hanya terduduk di meja administrasi sambil membalik-balikkan berkas-berkas.

"Selamat pagi Suster Laura, apa yang sedang terjadi di sana?" tanya Estrella sambil menunjuk ke segerombolan perawat muda yang melihat kearah keluar.

"Itu hanya kebiasaan mereka belakangan ini, melihat Dokter Chriseford diantarkan oleh mate nya" jawab sang perawat yang lebih tua.

Leon dan Estrella saling memandang satu sama lainnya berusaha memahami kalimat yang diucapkan oleh orang didepannya.

"Sejak kapan Chris memiliki mate?" Estrella menggaruk kepalanya.

"Suster Laura, apa anda mengenal mate Chris?" tanya Leon karena dirinya mengingat bahwa sebagai seorang perawat senior, Suster Laura kemungkinan besar memiliki koneksi komunikasi dengan berbagai macam divisi di rumah sakit tersebut sehingga besar kemungkinannya bahwa ia mengetahui atau bahkan mengetahui identitas dari mate milik Chris.

"Aku tidak pernah melihatnya secara langsung karena Dokter Chriseford hanya akan turun dari mobil dan berjalan ke arah jendela kursi pengemudi lalu berbincang sebentar dan kemudian ia akan ditinggalkan oleh pengemudinya. Setiap kali kami bertanya siapa yang mengantarkan dirinya Dokter Chriseford akan memerah dan mengatakan bukan siapa-siapa sehingga kami semua hanya menyimpulkan bahwa dia diantarkan oleh mate nya" Suster Laura mencoba menerangkan.

[bxb abo] OmegaphobicCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang