Kisah cinta antara seorang Alpha yang membenci Omega dan Omega yang membenci Alpha tetapi seperti pepatah tak kenal maka tak cinta, sebuah kisah romansa mulai tumbuh diantara keduanya yang sedang menempuh jalan untuk menghilangkan rasa benci tersebu...
Hi sorry ngak jadi double up karena aku ada tugas tambahan :")
Jadi untuk double up akan dilakuin di next update schedule
Enjoy the episode!
***
"Satu buket bunga peony berwarna pink"
Leon menerima buket bunga tersebut dan membawanya ke dalam mobil yang dikendarainya. Sudah 3 bulan dirinya tinggal bersama dengan Darion dan salah satu hal yang sering keduanya lakukan adalah memberikan wangi feromon masing-masing tetapi mengingat bahwa bau feromonnya seringkali membuat Darion menjadi lepas kendali, Leon memutuskan untuk membeli bunga yang memiliki wangi yang mirip dengan feromonnya yaitu bunga peony.
"Dia sudah meminta peony sejak 2 hari yang lalu tetapi aku selalu lupa, kira-kira bagaimana reaksinya setelah melihat buket besar ini" kikik Leon dalam hatinya sambil mengendarai mobilnya kembali menuju ke area kastil Antario.
Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, mobil berwarna putih tersebut akhirnya melewati pos penjagaan dan segera memarkirkan kendaraannya pada area pemberhentian.
"Kak Ion" Leon melambaikan tangannya kepada Darion yang sedang berlatih di taman sambil mengangkat buket bunga yang dibelinya.
Keberadaan dari Leon langsung menarik perhatian Darion yang sebelumnya terfokus kepada sebuah samsak di tengah taman kastil Antario membuat alpha tersebut memancarkan senyuman terang dan berlari ke arah yang lebih muda.
"Peony?" tanya Darion.
Leon hanya terkikik kecil mendengar pertanyaan tersebut mengingat bagaimana salah seorang pegawai kastil yang diminta oleh Darion malah membawakannya bunga Dahlia karena bentuknya yang mirip beberapa hari sebelumnya.
"Iya" jawaban dari Leon cukup membuat senyum yang sebelumnya sedikit pudar menjadi bersinar kembali dan alpha tersebut mendekatkan kepalanya kepada buket bunga tersebut.
"Benar-benar mirip seperti baumu" puji Darion hingga sebuah semburat merah muncul pada wajah Leon.
"Mungkin kita harus menunjukkan buket ini kepada Rianne"
"Kenapa begitu?" Leon menaikkan salah satu alisnya karena kebingungan akan permintaan Darion yang tiba-tiba.
"Supaya dia bisa tahu bagaimana bentuk Peony itu dan tidak akan salah membeli bunga lagi, lagipula dia tidak akan bisa membedakan baunya karena hanya aku yang boleh mencium feromonmu"
Wajah Leon yang sebelumnya sudah memerah menjadi semakin padam mendengar kalimat tersebut. Entah mengapa setelah keduanya mulai lebih sering menghabiskan waktu bersama, omega tersebut baru menyadari bahwa sang alpha sangat mudah membuat hatinya berdetak kencang.
"Ternyata memiliki mate tidak seburuk itu" gumam Leon dalam hatinya.
***
"Anda memanggil saya yang mulia? Oh selamat siang juga Nyonya Aveny"
Darion memasuki ruang kerja Valice dan melihat bahwa kedua nenek dari mate nya berada di ruangan tersebut.
"Duduklah terlebih dahulu" Valice menunjuk ke arah kursi yang berada tepat di depan mejanya.
Sang alpha lelaki tersebut menganggukkan kepalanya dan segera mendudukkan dirinya pada kursi tersebut mengingat bahwa sang ratu meminta untuk bertemu dengannya segera tepat setelah dirinya berbincang-bincang dengan Leon di taman.
"Apakah Leon pernah memberitahukan dirimu mengapa kau berlatih di taman?" Aveny yang berdiri tepat di sebelah Valice memulai pembicaraan.
"Sesuatu tentang bau feromon omega yang didominasi bau bunga dan hal-hal manis" jawab Darion membuat Aveny menganggukkan kepalanya.
"Kalau begitu seharusnya kau sudah tahu bahwa 'pelatihan feromon' adalah sebuah pelatihan yang memaparkan dirimu dengan bau-bau yang seringkali dianggap mirip dengan feromon dari gender yang berbeda" ucapan Aveny membuat Darion terdiam karena tidak memahami mengapa omega tua tersebut tiba-tiba membahas tentang pelatihannya.
"Kau pasti bertanya-tanya mengapa Ave mengatakan hal ini" Valice yang sebelumnya terdiam mulai berbicara.
"Berdasarkan laporan yang diterima dari Celadon dan Rianne, pengendalian feromonmu tidak mengalami perkembangan yang signifikan sejak satu bulan yang lalu sehingga aku menyarankan untuk melakukan ujian terakhir pada prosesi ini" lanjutnya.
Darion terdiam mendengar penjelasan tersebut, ia samar-samar mengingat Leon yang mengatakan dirinya menghabiskan waktu 6 bulan untuk menjalani pelatihan feromon dan bahkan ada anggota keluarga Antario yang menghabiskan waktu lebih dari 1 tahun, bagaimana mungkin dirinya yang baru saja menjalani pelatihan selama 3 bulan bisa sudah mencapai tahap akhir.
"Tenangkan dirimu dulu, Ave akan menjelaskan mengapa aku meminta hal ini" Valice memberikan isyarat kepada Aveny dan omega tersebut meletakkan selembar kertas tepat di depan Darion.
"Ini adalah hasil pengujian darahmu yang diteliti di lab pribadiku, aku menemukan sedikit konsentrasi zat iferodin yang menyumbat produksi feromonmu"
Avency menunjuk kepada laporan pengujian tepatnya pada bagian yang bertuliskan iferodin dan positif tepat di sebelahnya. Darion tercengang karena seumur hidupnya ia tidak pernah mengetahui bahwa ada racun yang beredar pada tubuhnya atau lebih tepatnya pada kelenjar feromonnya.
"Sebelum kau berpikir yang tidak benar, iferodin memiliki penawar dan kami dapat memproduksi penawar tersebut. Yang menjadi masalah adalah begitu kau mengkonsumsi penawar tersebut, seluruh feromon yang terhambat pada tubuhmu akan meledak dan itu artinya kau berkemungkinan untuk masuk ke dalam rut mu" jelas Aveny.
"Tes terakhir dari pelatihan feromon adalah pengendalian diri saat berada di tengah heat atau rut, apakah kau mengingat ini?" Valice mengangkat sebuah botol dengan cairan berwarna ungu.
Darion menyadari isi dari botol tersebut karena ia mengingat penjelasan Leon setelah bertemu dengan Lian yang memberi dirinya kiriman tersebut.
"Grazberry?"
"Kau tahu tentang grazberry?" Aveny sedikit terkejut mendengar bahwa alpha tersebut mengetahui nama dari tanaman langka yang ditumbuhkan secara rahasia di Kastil Antario.
"Ibu Leon mengirimkan botol tersebut kepadaku melalui Nona Lian saat kami sedang bersama dan Leon memberitahukan mengenai isi botol tersebut dan efeknya" jelas Darion.
Valice dan Aveny terdiam dan saling melihat satu sama lain dengan tatapan yang sedikit berkaca-kaca kemudian menghelakan nafasnya dengan kecil.
"Apa kau tahu mengapa Tiffany meminta Lian untuk memberikan botol ini langsung kepada kalian?" tanya Aveny dan dibalas sebuah gelengan oleh Darion.
"Itu artinya dia memberikan restu atas hubungan kalian karena pelatihan feromon pada alpha atau omega yang telah menemukan mate nya akan dilakukan bersama-sama dengan sang mate dan berkemungkinan besar berakhir dengan omega yang menerima marking karena sang alpha tidak dapat mengendalikan dirinya"
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.