Episode 34

1.4K 97 3
                                        

Hiii author here!

Belakangan ini aku nyadar kalau reader Omegaphobic tiba-tiba bertambah lumayan banyak, jadi untuk pada reader baru maupun lama yang sudah sampai di episode ini aku mau ucapin terima kasih banyak buat kalian karena support yang kalian berikan bener-bener buat aku semangat untuk kerjain story ini dan aku usahakan supaya story ini terus menarik jadi kalian bisa enjoy membacaranya.

Thankyou <3

***

"Apa maksud anda dengan menerima marking?" nada bicara Darion sedikit tersendat saat ia bertanya.

Valice menghelakan nafasnya dan mengangkat tangannya untuk memberikan isyarat kepada istrinya, Aveny, untuk menjelaskan.

"Apakah kau tahu kelemahan terbesar dari seorang omega yang tidak dapat mengendalikan feromonnya?" tanya omega tua tersebut setelah menarik kursinya dan berhenti tepat di sebelah Darion.

"Seorang alpha?" jawab Darion setelah berpikir sejenak.

"Kalau ini sebuah ujian aku akan memberimu nilai 70" Aveny sedikit tertawa.

"Kelemahan terbesar seorang omega adalah feromon alpha dan seperti yang kau tahu seorang omega dapat melindungi dirinya dari tekanan feromon alpha menggunakan feromonnya sendiri. Bagaimana dengan seorang omega yang tidak dapat mengendalikan feromonnya?" lanjutnya.

"Bahkan seorang queen omega dapat dikendalikan dan ditekan oleh feromon seorang alpha biasa apabila ia tidak bisa mengendalikan feromonnya" jelas Aveny sambil menepuk pundak Darion.

"Bagaimana menurutmu dengan seorang alpha?" tanyanya lagi.

Darion terdiam sejenak karena ia tidak merasakan adanya kekurangan dari dirinya yang tidak dapat mengeluarkan feromonnya semasa mudanya atau bahkan saat ia mulai memproduksi feromon ia tidak merasakan dampak negatif apapun pada dirinya.

"Aku tidak mengetahui kelemahan seorang alpha yang tidak dapat mengendalikan feromonnya, bukankah itu bagus karena aku dapat membuat orang tunduk kepadaku?" Darion menjawab sambil sedikit berpikir.

Jawaban tersebut membuat Valice sedikit tersinggung karena mengingat dirinya yang dahulu juga sempat berpikir hal yang sama.

"Kau pernah mendengar cerita tentang Kerajaan Kecil Avontarion ?" tanya Valice menyela pembicaraan kedua orang di depannya.

Sang alpha yang lebih muda hanya menggelengkan kepalanya.

***

"Yang mulia Raja Knox, saya mohon pertimbangkan ulang penyerahan kekuasaan Avontarion kepada Pangeran Kairo"

Beberapa alpha menunduk dengan posisi memohon kepada seorang alpha yang terduduk pada singgasana Kastil Antario. Orang tersebut adalah Knox Antario yang nantinya akan dikenal sebagai Finald Antario, sang King Alpha murni terakhir dari Kerajaan Antario.

"Aku sudah bulat akan keputusan ini, tidak akan ada perubahan apapun"

Raja Knox dengan berat hati meninggalkan ruangan singgasana tersebut membuat beberapa menterinya mengeluarkan keluhan dan permohonan. Ia mengeluarkan perintah untuk memberikan hak pemisahan kepada salah satu negara bagian Kerajaan Antario yang saat ini dikepalai oleh adiknya sendiri Kairo Antario. Raja Knox hanya dapat menghelakan nafasnya lalu kembali bertemu dengan suaminya yang sedang beristirahat di kasurnya.

"Andrion, apa menurutmu aku melakukan hal yang benar?" tanya Raja Knox.

"Aku tidak bisa menjawab hal tersebut rajaku, hatimu lah yang seharusnya menjawabnya" ucap omega yang terbaring di kasur luas tersebut.

[bxb abo] OmegaphobicCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang