Kisah cinta antara seorang Alpha yang membenci Omega dan Omega yang membenci Alpha tetapi seperti pepatah tak kenal maka tak cinta, sebuah kisah romansa mulai tumbuh diantara keduanya yang sedang menempuh jalan untuk menghilangkan rasa benci tersebu...
Darion memasuki sebuah ruangan yang sebelumnya ditinggalkannya, seorang omega pria tertidur dengan nyenyak di kasur utama ruangan tersebut dan masih belum mendapatkan kembali kesadarannya. Sang alpha hanya mendudukkan dirinya tepat disebelah omega tersebut dan beberapa kali membelai rambut yang lebih muda. Ia terpikir kembali mengenai usulan dari sang ratu mengenai rencana kedepannya untuk menghadapi sang bibi yang ternyata memiliki lebih banyak kekuatan dari yang dibayangkan oleh mereka.
"Bagaimana kalau kita berusaha memancing mereka untuk melakukan penyerangan lagi? Tentunya di tempat lain yang tidak akan membuat mereka curiga dan setelah kita menangkap mereka, pihak keluarga Gant dapat dituntut secara hukum atas segala kekacauan yang telah mereka lakukan"
Ia mengetahui jelas bahwa rencana tersebut adalah satu-satunya solusi untuk mengakhiri segala kerusuhan yang terjadi dalam kehidupannya dan memberikan kesempatan bagi dirinya untuk hidup dengan damai bersama sang omega tetapi mengetahui sifat dari pria kecil yang terlelap di depannya ia yakin bahwa Leon tidak akan menyetujui rencana sang ratu.
"Maaf aku harus meninggalkanmu untuk saat ini" gumam Darion sambil melihat wajah Leon yang nampak sangat damai.
Dengar berat hati Darion meninggalkan ruangan tersebut sambil terus melihat kearah Leon hingga pintu kayu berwarna putih tersebut memutuskan pandangannya, ia menghelakan nafasnya dan berjalan sambil sedikit menggigit bibirnya.
***
"Ini yang anda katakan sebagai tempat tidak mencurigakan?" tanya Darion sambil menaikkan salah satu alisnya.
"Apa yang nampak mencurigakan dari gubuk ini?" Valice kembali bertanya.
Darion hanya terdiam melihat sebuah rumah kayu kecil yang berada cukup jauh dari Kastil Antario, rumah tersebut atau yang disebut oleh Valice sebagai 'gubuk' adalah rumah rekreasi yang biasanya ditinggali oleh Valice dan Aveny saat sedang berlibur karena posisinya yang berada di ujung kota serta berdekatan dengan sungai dan pantai menjadikannya tempat yang nyaman dan cukup jauh dari hiruk pikuk kota.
"Masuklah aku kita perlu berpura-pura memberimu tugas" bisik Valice.
Sang alpha yang lebih muda memutuskan untuk menapakkan kakinya pada teras kayu gubuk tersebut yang mengeluarkan bunyi-bunyian khas dari rumah-rumah tua. Interior dari gubuk tersebut tampak sedikit berdebu karena tempat tersebut telah lama tidak dihuni oleh kedua pemiliknya.
"Sangat berdebu" Darion memberikan komen sambil berbisik.
"Omega tua itu sudah tidak dapat bepergian terlalu jauh jadi sudah lama sejak tempat ini memiliki penghuni" jawab Valice.
Darion tersenyum kikuk karena ia melupakan bahwa seorang King Alpha yang telah membangkitkan kekuatannya akan mengalami peningkatan tajam pada salah satu inderanya dan Valice Antario, sang ratu, yang berada tepat di belakangnya membangkitkan kemampuan pendengaran yang sangat tajam.
"Kau benar-benar tidak belajar dari kesalahanmu" ejek alpha wanita itu lagi mengingat pada awal Darion menjalankan pelatihannya ia sempat beberapa kali menggerumut dan mengejek sang ratu dengan suara kecilnya tetapi berakhir dengan sang ratu yang menghukumnya karena alpha wanita tersebut mendengar segala omelan Darion.
"Jadi aku hanya perlu berjaga di gubuk ini hingga ada serangan yang terjadi?" tanya Darion berusaha mengalihkan topik.
"Benar, dan pastikan kau memperhatikan hal-hal yang mencurigakan dan segera memberikan sinyal peringatan kepada pihak kerajaan" Valice menepuk beberapa meja kayu yang berada di ruang utama gubuk tersebut.
Setelah membuka beberapa plastik yang menutupi dan melindungi perabotan dari debu-debu, Valice membuka pintu sebuah lemari kecil tepat di bawah telepon rumah. Ia memperlihatkan sebuah tombol berwarna hitam yang tampak berkamuflase dengan interior lemari yang juga berwarna hitam.
"Tombol ini tersambung dengan sebuah kabel yang ditanam di bawah tanah dan akan memberikan sinyal secara langsung dan tentunya tidak dapat dideteksi oleh musuh"
Yang lebih muda hanya menganggukkan kepalanya sambil melihat sang ratu mengeluarkan beberapa barang di dalam lemari tersebut. Valice menjelaskan mengenai beberapa fitur-fitur keamanan tersembunyi yang dibuatnya untuk rumah tersebut mengingat dirinya dan sang mate pernah hampir terseret konflik karena amukan dari massa kota tetangga yang tengah mengalami konflik internal.
"Sambungkan kabel ini kepada telepon rumah ini dan kau dapat menghubungi istana dengan mengirimkan pesan. Ingatlah untuk melepaskannya setelah mengirimkan pesan dan menyambungkannya kembali setiap malam untuk menerima balasannya" Valice memberikan demonstrasi bagaimana cara mengoperasikan beberapa peninggalannya.
"Baiklah kalau begitu, kuharap semua ini dapat segera berakhir dan aku akhirnya bisa menikmati waktu pensiunku.
Setelah sang ratu telah memasuki kembali kendaraannya dan suara motor telah menghilang dari pendengaran Darion, alpha muda tersebut mulai membuka plastik-plastik pelindung perabot lainnya. Ia melihat beberapa bingkai foto yang ada lemari-lemari, mulai dari ruangan utama hingga kamar-kamar. Foto-foto tersebut menunjukkan keromantisan dari Valice dan Aveny mulai dari masa muda keduanya hingga sudah cukup berumur, Darion juga melihat beberapa foto keluarga kerajaan yang nampak bermain bahagia di sungai dekat gubuk tersebut.
"Tunggu sebentar lagi Leon, kita akan bisa hidup bahagia seperti ini" ucapnya tanpa sadar.
Darion meletakkan kembali foto-foto tersebut dan memutuskan untuk melanjutkan kegiatan bersih-bersihnya tetapi tanpa disadarinya dirinya sedang diintai oleh seseorang yang sangat handal dalam bersembunyi sehingga tidak ada seorangpun penjaga yang menyadari keberadaan dari pengintai tersebut.
***
"Sebuah gubuk kecil di dekat sungai Antrovia?" suara Lativah terdengar kebingungan.
"Baiklah kalau begitu"
Telepon tersebut diletakkan kembali oleh alpha wanita tersebut, ia sedikit tertawa mendengar berita yang baru saja diberitahukan oleh mata-mata yang baru disewanya.
"Rupanya sang ratu sudah memahami nilai kerugian yang akan dialaminya kalau terus berusaha melindungi bocah itu, Gedrion masuklah"
Seorang beta memasuki ruangan tersebut dan menundukkan kepalanya.
"Perawat baru saja mengatakan bahwa keadaan Tuan Ankhar sudah mulai membaik dan akan segera siuman nyonya" ucap beta tersebut.
"Tch, omega tidak berguna itu, selipkan saja obat tidur pada makanannya dan berikan perintah kepada Graveon untuk mempersiapkan armada" perintah Lativah tanpa mempedulikan berita bahwa sang suami akan segera siuman.
Beta tersebut hanya dapat menerima perintah tersebut dan segera mengundurkan diri dari ruangan tersebut.
"Sebentar lagi, ya sebentar lagi aku akan menguasai lahan itu sesuai dengan apa yang pantas kudapatkan"
***
"Tuan Leon? Anda sudah bangun?"
"Dimana Darion? Dimana nenek?"
"Yang mulia ratu sedang berada di luar istana, begitu pula dengan Tuan Darion"
"Bawa aku ke tempat mereka berada"
"Apa?"
"AKU PERINTAHKAN BAWA AKU KEPADA MEREKA"
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.