Short update karena sebenarnya aku masih sibuk cuma aku udah terlanjur janjiin buat up minggu ini TvT
Enjoy the episode
***
"Darion?"
Leon memanggil nama sang alpha yang masih erat memeluk dirinya, saat ini ia sudah membalikkan badannya dan turut memeluk sang alpha.
"Ada apa?" tanyanya lagi dengan lembut.
Sudah beberapa kali ia menanyakan kalimat tersebut tetapi hanya dijawab dengan gelengan oleh orang yang berada dalam pelukannya. Tentunya sebagai seorang Dokter spesialis ABO dirinya mengetahui bahwa ada alasan secara psikologis yang menyebabkan perilaku sang alpha yang tidak biasa.
"Apakah dia terluka? Atau hanya khawa-" gumamnya dalam hati.
"Aku tidak terluka hanya saja kumohon untuk tetap seperti ini dulu"
"Ah-"
Leon terdiam dan tidak lagi berusaha berpikir macam-macam, ia hanya mempererat pelukannya dan memberikan lebih banyak kehangatan dan rasa nyaman kepada yang lebih tua.
Keduanya berada dalam posisi tersebut selama beberapa menit hingga akhirnya Darion sedikit meregangkan pelukannya sehingga Leon memutuskan untuk melepaskan dirinya dan duduk tepat di sebelah alpha tersebut.
"Ada apa?"
"Aku..aku membuatmu terluka.."
Sang omega sedikit tertegun, ia tidak mengira bahwa alpha tersebut sangat mengkhawatirkan dirinya.
"Sudahlah tanganku hanya terkilir sedikit, aku tidak akan mati dalam waktu dekat" ucap Leon sambil tertawa kecil.
Walaupun ia mengatakan kalimat tersebut dengan maksud bercanda, suasana kelam dalam ruangan tersebut yang disebabkan oleh kemurungan Darion tidak kunjung menghilang. Leon pun memutuskan untuk kembali berdiri dan mengambil handphone yang berada di sebuah meja kayu.
"Apa kau tahu aku memiliki seorang adik?"
Pertanyaan yang sangat tiba-tiba tersebut membuat Leon menoleh ke arah Darion yang masih sedikit menundukkan kepalanya. Alpha tersebut terlihat seperti menahan air matanya yang sebelumnya telah mengalir.
"Adik?" tanya Leon dan hanya dijawab sebuah anggukan oleh Darion.
"Dimana dia sekarang?"
Kali ini sebuah gelengan menjadi jawaban pilihan yang lebih tua membuat Leon kebingungan.
"Dia sudah tiada"
Jawaban tersebut membuat Leon terdiam, ia tidak menyangka bahwa dibalik sifat kuat dan angkuh yang pertama kali dilihatnya pada Darion ternyata alpha tersebut menyembunyikan sebuah kesedihan yang mendalam.
Flashback
"Kalau sudah besal kakak Dalion ingin menjadi apa?" seorang anak kecil bertanya dengan nada pelat yang khas.
"Hmm, tidak tahu. Kalau Thena ingin menjadi apa?"
Anak perempuan tersebut terdiam sejenak lalu tersenyum lebar dan melompat.
"Thena ingin menjadi seolang aktlis"
"Aktris?" Darion memiringkan kepalanya.
"Thena ingin membuat kakak, papa, mama, dan nenek telsenyum setiap melihat dlama Thena" ucapnya sambil tersenyum manis"
"Baiklah kalau begitu kakak juga akan menjadi aktor untuk menemani Thea, bagaimana?"
Flashback selesai
KAMU SEDANG MEMBACA
[bxb abo] Omegaphobic
Novela JuvenilKisah cinta antara seorang Alpha yang membenci Omega dan Omega yang membenci Alpha tetapi seperti pepatah tak kenal maka tak cinta, sebuah kisah romansa mulai tumbuh diantara keduanya yang sedang menempuh jalan untuk menghilangkan rasa benci tersebu...
![[bxb abo] Omegaphobic](https://img.wattpad.com/cover/322211041-64-k921973.jpg)