Hii author hereee
Pertama-tama aku mau bilang terima kasih banyakkkkk buat kalian semua karena sudah support dan baca omegaphobic sampe 3k+ readdd <3
Aku usahain kedepannya bisa lebih niat lagi buat storynya supaya kalian ngak bosen!! dan pastinya juga lebih disiplin buat up di jadwal yang ditentuin ^,^
Btw untuk sekarang juga aku lagi persiapan untuk buat spin off story dari couple lainnya!! Mungkin bakal aku debutin di twitter dulu dengan kedok skynani AU hehe
Sekali lagi aku mau ucapain thank youuu buat kalian semua yang sudah setia baca omegaphobic <3333
***
Bunyi kata sandi pada sistem kunci pintu mulai terdengar pada telinga Leon, omega tersebut sempat salah memasukkan kata sandi sehingga ia harus mengulanginya lagi. Entah mengapa segala kejadian pada malam hari tersebut terus menerus menguji tingkat kesabarannya.
Setelah berhasil membuka kunci pintunya, Leon pun masuk kedalam ruangan apartemennya dan melihat lampu ruangan utama yang menyala.
"Bukankah aku sudah mematikan lampu ini tadi pagi?" gumamnya.
"Oh, kau sudah kembali. Kukira kau tidak akan pulang hari ini"
Leon terkejut mendengar suara yang tiba-tiba keluar dari dapurnya, ia mengenali suara tersebut tetapi orang mana yang tidak akan terkejut apabila mendengar suara orang lain pada tempat tinggalnya saat mengira dirinya akan sendirian.
"Lian tidak bisakah kau memberitahu terlebih dahulu sebelum datang kesini? Aku hampir menyerangmu karena mengira kau penyusup dan ini sudah kedua kalinya" omel Leon mengingat pada kunjungan sebelumnya sang kakak juga melakukan hal yang sama.
Alih-alih mendapatkan sebuah jawaban yang lebih tua mengambil dan menyodorkan layar handphone nya tepat di depan muka Leon menunjukkan sebuah riwayat pesan yang dikirimkannya beberapa jam sebelumnya.
"I did tell you I'm gonna come here" Lian kembali memasukkan benda pipih tersebut ke dalam kantung celananya.
"Kukira kau sedang pergi bersama dokter-dokter lainnya, kudengar dokter-dokter suka pergi berpesta dan menghabiskan waktu bersama setelah menyelesaikan shift mereka"
Leon hanya memasang wajah datar mendengar pernyataan tersebut.
"Aku adalah seorang dokter psikologis yang bekerja di rumah sakit bukan seorang dermatologis seperti mate mu yang memiliki sebuah klinik kecantikan" jawabnya sambil memutar matanya.
"Aku tidak memahami dokter-dokter seperti kalian, bukankah melelahkan harus bertemu dengan pasien-pasien terutama para pasien yang unik dan menyebalkan. Seharusnya kau bekerja di perusahaan milikku saja" Lian mendudukkan dirinya pada sofa ruang utama apartemen milik Leon.
"Entahlah aku merasa lebih nyaman melakukan hal ini. Mengapa kau disini?" Leon mencoba mengembalikan topik pembicaraan mengenai kedatangan sang kakak.
"Cath sedang marah dan aku melarikan diri" jawab sang alpha.
Leon terkikik kecil dan kembali bertanya.
"Apa yang kau lakukan?"
"Entahlah aku hanya lupa memasukkan kue yang dibelinya kemarin kedalam kulkas tetapi entah mengapa ia sangat marah"
Jawaban tersebut membuat Leon menganggukkan kepalanya.
"Terang saja dia marah kepadamu" ucapnya.
Yang lebih tua hanya bisa menghelakan nafasnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
[bxb abo] Omegaphobic
Novela JuvenilKisah cinta antara seorang Alpha yang membenci Omega dan Omega yang membenci Alpha tetapi seperti pepatah tak kenal maka tak cinta, sebuah kisah romansa mulai tumbuh diantara keduanya yang sedang menempuh jalan untuk menghilangkan rasa benci tersebu...
![[bxb abo] Omegaphobic](https://img.wattpad.com/cover/322211041-64-k921973.jpg)