Kali ini w lakuin exhib cukup jauh. W memutuskan untuk lakuin exhib w di area puncak.
W sewa mobil karena biasanya w selalu pakai motor untuk kerja.
Untuk pakaian sendiri w hanya bawa satu itu pun kalau perlu untuk beli makanan saja. Sisanya w lakuin dengan keadaan bugil. Karena malam w gak terlalu peduli jadi w berkendara sambil membuka jendela sambil puting w , w jepit. Singkat cerita w sampai disuatu rest area, dengan pemikiran untuk sedikit exhib, w parkir cukup jauh dari wc rest area.
Sebelum w keluar semua jepitan puting w lepas , lalu barulah keluar, di wc rest area ini terbilang sepi dan luas, ada cermin cukup besar sehingga w bisa lihat seluruh badan w. W membasuh badan w dengan air dan sabun cuci tangan agar terkesan otot-otot w mengilap yanh dimana membuat w sendiri tambah sange melihat badan w. Sesekali w memelintir puting w dan melihat dari arah pintu masuk wc, tapi lama kelamaan w gak peduli dan malahan ingin kepergok dan dibawa.
Semenjak pengalaman exhib-exhib w , w dah gak peduli di tangkap orang dan dibawa ke masuk penjara. Saat w merasa kenikmatan yang memuncak, w menutup mata w dan menjulurkan lidah layaknya anjing yang dimana tanpa sadar ada dua orang masuk memerhatikan w dari belakang, saat w buka mata w kaget ada orang yang menatap muka w tepat depan mata w sambil melotot dengan diam sementara w tetap memainkan puting w.
"Lanjut" kata orang itu, w menjulurkan lidah w lagi, kali ini satu tangan w mengocok kontol w.
Beberapa lama orang itu menggenggam kontol w menariknya keluar wc, karena wcnya semacam masuk kedalam mall dan ini malam, seakan mall yang sudah terbengkalai jadi w gk terlalu takut. Di area koridor mall yang gelap dan sepi, ada beberapa orang yang melintas mereka pertama menatap w dan kemudian menghampiri w , tentu saja setelah itu badan w dijadiin objek bacol mereka , ada yang mengigit puting w, meremas biji w, bahkan ada menjilat lubang pantat w.
Semua itu berakhir saat sekitar 6 orang membuang pejuh di mulut dan badan w, w rasa udah cukup lama w di rest area takut master w ninggalin w disini. Jadi, sesuai arahan master w, w harus jalan kembali ke mobil w , yang sialnya jalan yang tadi w masuk kink ditutup jadi harus berputar
Dengan hati-hati w sembunyi di semak-semak walau ada beberapa orang yang melihat w bahkan seperti pemulung kaget saat w berjongkok disamping dia, setelah mutar cukup lama w...
"Woi! Sini lu!" W kaget saat balik badan ada 3 satpam yang lari ke arah w, seketika w lari sekencang-kencangnya sambil mencari mobil w, beberapa ada yang menatap w dan beberapa cewek teriak saat melihat w, w tetep lari berusaha menemukan mobil master w sampai akhirnya w menemukan nya deket jalan arah keluar tol. W terus berlari sampai akhirnya w berhasil masuk ke mobil master w
Selama 1½ jam mobil jalan dan sesekali badan w , w elus dan kontol w sesekali w kocok, barulah w sampai di suatu kompleks villa di area puncak, area villa ini sudah lama sekali terkenal cuma karena covid beberapa atraksi sudah lama ditinggalkan, walau nama kompleks villa merupakan nama buah tetapi didalamnya tidak mencerminkan bentuk-bentuk buah tersebut malah beberapa patung orang-orang menjadi dekorasi dan beberapa bangunan tua.
Saat sampai di villa yang dipesan w turun dan berdiri di teras dengan keadaan bugil, kemudian w membuka kunci pintu dan masuk. Didalam nya sudah cukup luas muat setidaknya 8 orang di area tengah. Setelah itu w keluar dan kunci pintu lagi, kali ini tantangan adalah semalaman w harus di luar villa dengan keadaan bugil dengan puting dijepit dan butt plug berbentuk dildo tertancap di pantat
W berjalan keliling area villa, sensasi dingin membuat w semakin sange bahkan tidak bisa berhenti membuat w berpikir gimana jika terlihat orang.
Karena hitungan weekend tetapi bukan libur panjang, tidak banyak orang melintas hanya orang yang suka jogging malam-malam lalu lalang, tentu saja mereka melihat gua, tapi w justru malah memamerkan kontol w kemereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
koleksi Exhib
RastgeleBerisi semua pengalaman author dalam melakukan exhib Silahkan yang punya tantangan/ide exhib bisa langsung taruh dikomentar
