🤸🏻♂️🤸🏻♂️🤸🏻♂️
“Haa... Ternyata benar. Aku menstruasi.”
Monica memijat pelan dahinya. Setiap menstruasi, Monica akan merasakan pusing di hari awal pendapatan.
Tok! Tok! Tok!
“Mommy? Daddy bilang, sarapannya udah siap.” Ucap Kenzie dari luar kamar mandi.
Monica membalasnya, “Mommy akan menyusul sebentar lagi.”
Setelah diam beberapa saat, Kenzie menjawab, “Oke.”
...
Kaget, saat keluar kamar mandi, Monica mendapati Kenzie sedang duduk di kasur bersama Bastian. Di pangku ges, katanya paha bapak nya empuk 🗿.
“Apa yang kalian lakukan di sini?” Tanya Monica.
“Nungguin mommy, lah.” jawab Kenzie sambil menusuk-nusuk dada berisi daddy nya. Bastian bersandar di head board.
“Aku bahkan belum mendapatkan morning kiss,” ucap Bastian dengan wajah datar minta di tabok.
Monica tersenyum tipis. Se bucin itu anak dan suaminya. Monica mendekati mereka, kemudian memberikan ciuman singkat di bibir keduanya. Untuk Kenzie, dia menambahkan ciuman di pipi anaknya yang mulai cukup tembam.
“Baiklah, ayo sarapan.”
...
“Serius daddy masak ini sendiri?” Wajah julid Kenzie muncul dengan sebelah alis terangkat.
Bastian menganggukkan kepalanya, “Apakah kurang? Daddy akan menambahkan menu lain jika kamu mau.”
“Nggak kok. Udah ah, yok makan. Laper nih. Gak denger nih, cacing di perut Kenzie udah teriak-teriak minta jatah?” jawabnya sambil mengelus perutnya yang kecil.
Kedua orang tuanya tertawa kecil. Mereka duduk, kemudian sarapan dengan santai.
Saat akan makan, Kenzie terlihat sedikit ragu. Dia ingin mengatakannya, tetapi dia takut.
“Butuh sesuatu, baby?” Tanya Bastian. Emang peka kali bapaknya ini. Monica aja telat 0,1 detik. Anjay🗿
“Um... Dad, Mom. Anu... Kenzie...”
“Hmm?” kompak pasutri itu.
“Boleh gak... Kenzie... Kenzie makan ayam ama sayurnya aja? Maksudnya tuh... Eh... Nasinya... Itu...”
“Anjir lah! Ntar di kira tamak dong gue! Tapi—”
“Sure, why not? Makan apapun yang kamu mau. Benar, sayang?” Ucap Bastian Sambil menatap pujaan hatinya.
“Buset! Udah manggil sayang aja nih🗿” batin Kenzie julid.
Monica mengangguk, “Justru lebih banyak makan lauk daripada nasi, itu lebih bagus.”
Mendapatkan lampu hijau, langsung saja Kenzie mengambil dua paha ayam goreng krispi, dua sendok sayur cah kangkung, dan dua sosis ukuran Kenzeler. (Kek mana sih nulisnya)
Melihat itu, Bastian dan Monica menggelengkan kepala mereka heran.
“Ingin Mommy suapi, sayang?”
Kenzie menggelengkan kepalanya, “Mommy makhan ajwa. Enzie isa sendiwi...”
Merasa lucu, Monica mencubit kecil pipi anaknya. “Selesaikan makanan di mulutmu, kemudian berbicara.”
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Baby Ken
Ficção Geral⚠️NOT BL⚠️ Jika beberapa kisah hidup, baik itu nyata atau hanya karangan cerita, banyak sekali kisah anak laki-laki yang sangat disayangi, dilindungi, dan sangat dimanja oleh keluarganya. Bahkan, ada kisah seorang anak laki-laki yang hidup hanya ber...
