Ehehe... Rindu aing gk ges?
🤸🏻🤸🏻🤸🏻
Mengangkat kepalanya, lehernya terasa pegal karena tidur dalam keadaan duduk. Monica menyesuaikan pandangan, lalu menatap putranya yang masih mengemut susu.
Monica memijit pangkal hidungnya sedikit karena merasa pusing. Dia baru menyadari bahwa dia tertidur dengan memakai kacamata. Dia menatap jam di dinding, waktu sudah berlalu satu jam.
Monica tidak melakukan apapun, selain hanya mengelus rambut Kenzie. Dia melepas kacamatanya, lalu menyugar rambut yang panjang dan lurus ke belakang.
Dia melihat ke samping pada meja. Ponselnya tidak ada, baru menyadari bahwa dia meninggalkannya di dapur.
Dia kembali memijat dahinya yang sedikit pusing. Dia ceroboh karena tidak melepas kacamata sebelumnya, membuat dirinya merasa pusing. Untung saja itu hanya kacamata anti radiasi.
Kenzie tampak berkedut dari tidurnya. Dia menarik dan menghela nafas, lalu mulutnya kembali menyedot susu.
Monica tersenyum sangat tipis, anaknya benar-benar lucu. Jika saja ponselnya tidak tertinggal, mungkin moment ini yang tidak tertinggal.
Kenzie tampak perlahan membuka mata dan membiasakan pandangan. Kenzie melepas kulumannya, kemudian menatap Monica dengan menyipitkan sedikit matanya.
Dia merenggangkan tubuhnya disertai menguap, "Hoam... Mommy..."
Monica mengecup lembut kening Kenzie. "Bangun dan mandi."
Kenzie menguap kembali, lalu sedikit mengusal matanya. Monica mencegahnya, lalu mengelus lembut mata Kenzie. "Jangan menggosoknya terlalu keras. Itu akan membuat matamu sakit."
Mata Kenzie menyayu, dia bersandar pada dada Monica kemudian melamun.
Monica menggelengkan kepalanya. Anaknya selalu seperti itu saat bangun tidur.
Setelah dua menit, Kenzie bersuara, "Mom, laper."
Monica menggendong Kenzie lalu membawanya ke kamar mandi. Di dalam, Kenzie berteriak, "Kenzie mandi sendiri!"
Monica diam dan diam. Wajahnya datar tanpa minat untuk menuruti kemauan Kenzie.
Kenzie menjauh, "Mom, Kenzie bisa mandi sendiri. Udah gede lho, apalah!" Nadanya ngegas, tapi mukanya panik.
Monica berdiri diam menatap Kenzie tanpa ekspresi. Kenzie yang ditatap terus menerus merasa tidak nyaman, tetapi dia juga tidak ingin di mandikan.
Tiba-tiba, Monica menundukkan kepalanya, suara kecil dan bergumam, "Oh, baiklah."
Monica berbalik dengan perlahan, kepalanya tertunduk. Kenzie sontak terbelalak tak percaya. Dia berlari kemudian memeluk ibunya dari belakang.
"Eh, mommy kenapa?"
Monica melirik sekilas, kemudian menggelengkan kepalanya. Dia hendak melepaskan pelukan Kenzie, namun anaknya mencegahnya.
"Mommy kenapa, eh?! Jawab dulu!"
Jika di Anime, hanya hidung dan mulut Monica yang terlihat.
Kenzie dengan polosnya mengira bahwa Monica sedih karena dirinya.
"Masa iya gue di mandiin?"
Kenzie mengepalkan tangannya, lalu melepas pelukannya. Dia berkata, "Y-ya udah. M-Mommy... Mommy mandiin Kenzie..."
Dalam sekejap Monica mendongak dan berbalik, menggendong Kenzie lalu membawanya ke bathtub.
"Biarin dah biarin, yang penting emak hot gue seneng(╥﹏╥)" Kenzie pasrah dalam batinnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Baby Ken
Fiksi Umum⚠️NOT BL⚠️ Jika beberapa kisah hidup, baik itu nyata atau hanya karangan cerita, banyak sekali kisah anak laki-laki yang sangat disayangi, dilindungi, dan sangat dimanja oleh keluarganya. Bahkan, ada kisah seorang anak laki-laki yang hidup hanya ber...
