Cerita ini tentang antar Geng yang dibalik salah satu geng tersebut adalah seorang Mafia, Perselisihan antar Geng dan balas dendam serta ketidaksukaan seorang Geng berada di cerita ini. Anak remaja sekolah yang terlihat brandal nakal urakan tetapi m...
Basecamp ANTRAZ suasana hening Geng The Queen dan Geng Antraz kini berkumpul, tak ada sepatah kata apapun mereka hanya bisa terdiam canggung dan sesekali tak sengaja bertatap muka,
kini jam sudah menunjukan pukul 2.15 adel masih saja tak kunjung sampai, yg tadi nya ingin membawa Geng The Loscar dan Geng The Girl Loscar.
"gue dah coba lacak keberadaan adel, terakhir adel ada di danau sekawan" ucap oniel satu satu nya hacker di geng Antraz "danau sekawan?" batin ashel yang tak asing dengan nama danau itu
"lokasi nya jauh dari sini" ucap zeean
"gue cari adel?" tanya aran
"itu danau dimana adel offic ke gue" akhir nya ashel membuka suara, aran menatap ashel tajam lalu mengalihkan pandangan nya untuk tetap tenang
namun tiba tiba aldy datang dengan tangan memegangi kepala nya yg sudah ada darah yang berucuran, panik aran langsung berdiri dan menghampiri ale "lokenapa? siapa yang bikin lo kaya gini?" tanya aran dengan kepanikan
"gue tadi kedepan bg buat ambil pesenan nasi goreng gue tiba' ada yang ngelempar pake batu"
langsung saja Geng Antraz segera kedepan untuk mencari jejak. namun saat sudah berada di depan gerbang mereka tak mendapat ada seorang pun hanya ada tukang nasi goreng yang sudah mau pergi dari situ.
"siapapun yang memulai dg kekerasan akan mengakhiri dg penderitaan!!" tegas aran yang menjadi sorotan The Queen merinding mendengar nya.
"Ribelle" panggil aran
"Ribelle?" semua org (The Queen) bertanya tanya siapa itu ribelle?
tak lama datang lah seorang perempuan dg berpenampilan pakaian hitam semua dan tomboy nya namun tetap ada feminim nya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"ya, What's wrong, Aran?"
"aku minta tolong obatin luka aldy"
"aku kamu?!" batin chika yang menahan amarah dan bertanya' ashel dan marsha yang paham wajah mimik chika saat ini hanya bisa menenangkan dg memegang tgn chika
"semua balik, kita nunggu reva dateng kita gak bisa gegabah sebelum reva dateng!" ucap aran semua melangkah menuju tempat duduk seperti semula namun beberapa langkah aran menghentikan langkah nya, ada kertas yang membungkus batu bekas lemparan yang sudah mengenai aldy tadi.
namun semua nya lengkah hanya aran dan freya yang melihat, lalu dg cepat aran mengambil kertas itu dan membuka nya
"sudah di mulai" baca aran dari kertas tsb, aran menatap freya, lalu dg cepat aran menghampiri tema' nya
"kita ke area balapan sekarang!!!" ucap aran dg gelisah dan ketegasan
"kalian The Queen jangan ikut" ucap zeean
"gak, gak bisa gue harus ikut!!" ucap ashel dengan ketegasan
"gak ini terlalu bahaya buat kalian" sambung aran "belle aku titip aldy ya" ucap zeean dg memegangi pundak ribelle dan mendapat senyuman anggukan dr ribelle, sudah tau kan? respon marsha hampir sama dg chika