Bab 31

253 22 4
                                        

Saat ini ada seorang berpakaian serba hitam berada di  gang yang sempit hanya satu jalan saja, suasana malam membuat jalan tersebut sepi bahkan lampu saja tidak terlalu terang hingga membuat wajah seorang itu tak terlihat.
Orang tersebut berjalan menelusuri gang kecil itu dengan menunduk serta kepala yang tertutupi dengan penutup kepala hoodie nya.
Jalan nya berhenti sejenak ia merasakan ada yang mengikuti nya dari belakang, ia menoleh kebelakang, tidak ada seorang pun, lalu ia berjalan dengan cepat lebih cepat untuk menghindari perasaan nya.
Saat ia sudah lumayan jauh dari yang ia kira, ia memutuskan untuk berhenti sejenak nafas nya begitu tidak teratur di tambah masker yang membuat nya sesak, ia membungkuk dengan tangan nya berada di lutut nya guna untuk menetral kan nafas nya.
Saat ia fokus menetralkan nafas nya ada seorang yang menepuk nya dari belakang sontak ia langsung menoleh pada orang di belakang nya.
Orang tersebut menatap nya tajam, begitu pun sebalik nya.

"gue butuh bantuan lo" ucap orang tersebut

"gue gak bisa" ucap seorang itu lalu ia pergi dari hadapan orang itu

"gue bayar lo 5 kali lipat" ucap orang itu yang mampu membuat seorang itu berhenti dengan cepat tanpa membalikan badan nya

"gue tau hidup lo susah, soo why not lo lakuin ini buat diri lo sendiri?" ucap nya yang membuat seorang itu menghadap orang itu

"gue tau resiko nya gede makanya gue butuh bantuan lo" lanjut nya dengan menunjuk seorang itu tepat di dada nya

"gue gak maksa. tapi yaa.. liat aja kejutan besok paling pacar lo babak belur dikit" ucap orang itu mampu membuat seorang itu menggepalkan tangan nya dengan keras serta rahang nya yang kini juga ikut mengeras

"gue cuma punya dia anjing, dia gak tau apa apa soal ini" tegas seorang tersebut dengan emosi yang kian naik

"calm down bro, kita tuh sama, sama sama di perlakukan anjing sm adel" ucap orang itu

"lo gak inget sama apa yang di perbuat adel ke lo?" lanjut orang itu

"rencana lo apa?" tanya seorang

"good boy, gue suka pertanyaan lo" jawab orang itu dengan merangkul pundak seorang tersebut dengan senyuman penuh arti itu.

*secretttttttttttt

Kini geng Antrazz berkumpul di ruang tamu bersama dengan geng The Queen dan para bdygrd keluarga Harlan.

"seperti yang sudah saya bilang tadi kita melakukan ini pada pukul 02.30 dimana para anggota The Loscar lenggah namun tetap pada jam tersebut anggota mereka shift malam untuk melakukan transaksi atau bisa di bilang mengirim barang" ucap satria

"kita block pengiriman barang tersebut awal dari penyerangan kita" lanjut satria

"saya bagi kalian untuk merencanakan ini semua" timpal hendri

•team 1 (Aran, Oniel, Gita, dan Mira)
•team 2 (Zeean, Adel, Ribelle, dan Freya)

"sementara The Queen tugas kalian hanya untuk mengalihkan The Girl Loscar saja di temani oleh lulu dengan ollan" lanjut hendri

"bentar kok ribelle ikut tim ke dua?" tanya kathrine

"dia sudah berpengalaman akan hal ini" jawab singkat hendri

"okey jika sudah paham semua nya ikut saya untuk berlatih" ucap satria

Satria bdygrd keluarga harlan membawa mereka semua untuk berlatih mulai dari memegang senjata, menembak, dan berkelahi. tak hanya fisik yang bdygrd keluarga harlan ajarkan namun skill juga sangat penting dalam peperangan yang tak kecil ini.

Kini jam menunjukkan pukul 01.00, mereka masih saja berlatih sejak sore tadi tiada henti hanya saat mereka haus dan lapar saja.

"cukup, break dulu aja" ucap satria yang memperhatikan sekeliling teman' adel yang sudah kelelahan

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 25 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Geng Motor MafiaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang