Aneh ya, kadang yang paling bikin kita kepikiran justru orang yang paling susah ditebak.
Yang nggak banyak omong, jarang nge-chat duluan, atau tiba-tiba ngilang tanpa alasan.
Padahal secara logika, harusnya yang peduli dong yang bikin kita tertarik?
Tapi otak kita beda cara kerjanya.
Kalau seseorang diam atau nggak kasih kejelasan, otak kita langsung sibuk bikin kesimpulan sendiri. Kita mikir: "Jangan-jangan dia lagi nahan perasaan?" atau "Apa aku salah ngomong kemarin?"
Lama-lama, kita sendiri yang capek—karena sibuk ngisi kekosongan yang sebenarnya bukan tanggung jawab kita.
Nah, ini ada penjelasan psikologisnya.
Dalam ilmu psikologi, ini termasuk ke dalam fenomena yang disebut "ambiguity effect" dan "information gap theory".
Singkatnya, manusia punya kecenderungan untuk merasa tidak nyaman saat informasi yang kita butuhkan belum lengkap. Otak akan berusaha menutup celah itu dengan asumsi-asumsi sendiri. Dan di situ lah muncul rasa penasaran yang berlebihan.
Apalagi kalau yang kita hadapi itu orang cuek atau susah ditebak.
Otak kita bakal kerja dua kali lebih keras buat nebak-nebak maksudnya.
Akibatnya? Orang itu malah jadi pusat perhatian.
Bukan karena dia spesial, tapi karena dia bikin kita terus bertanya.
Jadi coba deh, kalau kamu lagi mikirin seseorang yang nggak pernah kasih kepastian,
tanya ke diri sendiri:
"Aku suka dia, atau aku cuma belum dikasih jawaban yang bikin aku bisa berhenti mikirin dia?"
Karena kadang, yang bikin kita terjebak bukan orangnya—tapi rasa penasaran yang nggak dikasih ujung.
KAMU SEDANG MEMBACA
RUANG PSIKOLOGI
HumorTips dan trik menerjemahkan bahasa non-verbal melalui gerak tubuh, gaya bicara, gaya chatingan, tulisan tangan dan gerakan bawah sadar lainnya. *Dikutip dari beberapa sumber.
