Sebenarnya ini gak tau nyambung atau enggak sama psikologi. Tapi sepertinya akan sangat bermanfaat jika topik ini dibahas, karena memang ini adalah hal yang hampir semua orang lakukan.
Ya, curhat. Kamu pasti pernah curhat kan?
Bohong banget kalau gak pernah.
Curhat memang tidak otomatis menghilangkan masalah. Tapi, setidaknya dengan curhat beban masalah secara emosional kita berkurang karena kita membaginya kepada orang lain.
Nah, ada beberapa hal yang seringkali tidak kita perhatikan saat curhat ataupun saat ada orang yang curhat kepada kita.
Apa saja?
Saat orang lain curhat:
1. Jangan katakan "Kamu mah mending, lah aku bla..bla..bla"
Biasanya ini paling banyak terjadi. Bukannya saling memotivasi dan menguatkan, curhat malah jadi ajang adu nasib.
Contoh kalimat lain yang tidak boleh kamu ucapkan:
"Gitu aja kok lemah! "
"Kita punya masalah masing-masing, jadi jangan lebay."
dll.
2. Beri dia kesempatan untuk menceritakan keluh-kesahnya
Jangan memotong pembicaraan dan jadilah pendengar yang baik. Karena beberapa orang hanya butuh didengarkan bukan untuk dihakimi.
3. Jaga privasi
Ini udah jelas ya, orang lain curhat ke kita berarti ia percaya kita mampu menjaga privasi nya. Kan gak lucu juga, curhat nya ke satu orang, tapi yang ngegibah-in satu kampung.
Saat kamu curhat:
1. Jangan ucapkan "kamu gak akan ngerti"
Sama seperti poin diatas, bukannya berterimakasih karena ada yang mau dengerin curhatan kita, eh malah ngusir.
Iya, ucapan diatas senada dengan ngusir. Seakan-akan kamu bilang "udahlah, pergi aja! "
2. Koordinasi waktu
Tanya dulu apa dia punya waktu luang atau enggak. Kalau ada ya syukur, kalau dia sibukpun kamu harus memakluminya.
3. Berikan apresiasi
Selesai curhat kamu ucapkan terimakasih, tentunya atas waktu dan solusi yang ia berikan.
Kalaupun tidak ada solusi tetaplah ucapkan terimakasih.
Sebenarnya ini hanya sebagian, masih banyak etika-etika lainnya saat curhat.
Kalau ada yang ingin menambahkan bisa tulis di komentar ya.
KAMU SEDANG MEMBACA
RUANG PSIKOLOGI
HumorTips dan trik menerjemahkan bahasa non-verbal melalui gerak tubuh, gaya bicara, gaya chatingan, tulisan tangan dan gerakan bawah sadar lainnya. *Dikutip dari beberapa sumber.
