[53] ⚠️🔞

15K 251 17
                                        

Bab 53[Happy?]

Happy reading:)

_____________________________________

_______________________

Hari-hari tak terasa telah dilewatkan hingga sekarang puncaknya masa kelas 12 akan berakhir. Hari ini adalah hari kelulusan kelas 12, semua kelas jamkos, tidak ada yang mengajar karena sudah akhir semester. Kelas 11 akan naik ke kelas 12, begitupun dengan kelas 10 yang akan naik kelas 11. Sekolah pun menerima peserta didik baru.

Hari-hari berlalu tanpa ada Resya membuat kedua gadis itu sangat sedih dan merasa rindu kepada teman baiknya itu. Dunia tidak adil hingga menempatkan gadis pintar itu dengan manusia paling jahat. Tapi, kalau bukan karena Daniel pun mereka tidak akan bertemu.

"Kangen Resya," ucap Rere yang menopang dagu.

"Sama," Rania pun sama rindunya dengan Rere.

Selama Resya tidak ada, Daniel pun tidak ikut bergabung dengan perkumpulannya, karena dilarang keras oleh Jeffrey a.k.a Juned.

Jeffery itu walaupun kelihatan tidak peduli, tapi ia adalah seseorang yang paling baik. Buktinya Rania pun dibantu olehnya saat kabur dulu. Katanya, Daniel harus merenungi kesalahannya dengan tidak memiliki teman.

"Males banget, tetep masuk sekolah padahal gak ada kegiatan apa-apa." ucap Rere kesal.

"Tau, ya? Liburin aja gak sih?"

"Iya ih, daripada gabut begini."

Ketiga cowok tampan memasuki kelas Rania dan Rere, mereka masuk dengan pakaian formal berjalan menebarkan pesona membuat semua mata tertuju kepada mereka. Kedua gadis itu yakin sepanjang perjalanan ke kelas ini, mereka menjadi pusat perhatian.

"Ngapain sih ke sini?" tanya Rere sewot.

"Mau jemput pacar dong," ucap Draka.

"Emang udahan acaranya?" tanya Rania.

"Belum, masih pentas-pentas gak jelas." balas Draka.

"Ra, ayo ke lapangan. Mamah sama papah ada di depan." ucap Gio pada Rania.

"Serius?" tanya Rania.

"Iya."

"Wah keren, kamu wisuda SMA bareng orang tua komplit."

"Pasti mamah yang maksa."

Seperti biasa, Jeffrey hanya diam seperti patung sedangkan teman-temannya mengobrol dengan pacar masing-masing.

"Si Daniel orang tuanya gak dateng, 'kan?" tanya Draka pada kedua temannya yang dijawab anggukan oleh Jeffrey.

"Jadi, dia sendirian wisudanya?" tanya Rere.

"Pasti gak bakal kesepian, orang banyak cewek-cewek caper." ucap Draka.

"Tapi, dia kesepian." ucap Gio.

"Iya juga ya, gue liat-liat dia kayak gak semangat gitu. Biasanya sibuk goda cewek-cewek yang deketin dia." ucap Draka.

"Sedih karena orang tuanya gak dateng kali." ucap Rania.

"Menurut gue, gak. Soalnya orang tuanya sibuk apalagi diluar negeri, gak ada waktu buat ke Indonesia. Lagian selama tiga tahun, dia emang sendirian, right?"

Mereka semua mengangguk membernarkan ucapan Draka. Ada kemungkinan orang tuanya tidak datang karena memang benar-benar sibuk dan tidak ada waktu untuk melihat anaknya wisuda. Tapi tetap saja, Daniel pasti merasa sedih karena itu.

Possessive Gio [End]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang