Bab 54[Proposal]
Happy reading:)
_____________________________________
_______________________
2 tahun kemudian
Rania menjalani kehidupan yang bahagia dan aman, dengan Gio yang setia mengantarnya ke sekolah setiap hari. Sementara Gio fokus pada masa kuliahnya untuk menjadi penerus perusahaan Pratama, Rania belajar bersama Rere, mereka terus menunggu kabar tentang Resya yang masih belum ditemukan. Di rumah, mereka hanya memiliki waktu berdua pada malam hari saja, sementara pada siang hari mereka sibuk dengan dunianya masing-masing.
Setelah dua tahun yang sibuk dengan sekolah, Rania akhirnya tiba di momen yang ditunggu-tunggu: hari kelulusan. Ia akan melepas masa SMA-nya dan memasuki babak baru dalam hidupnya, sementara kenangan indah bersama teman-temannya akan menjadi kenangan yang tak terlupakan.
"Gila Ra, lo cantik banget!"
Rere menatap Rania dengan kagum, memberikan pujian yang tulus di tengah-tengah lapangan yang dipenuhi wali murid dan murid kelas 12 yang sedang merayakan kelulusan. Suasana penuh sukacita dan harapan baru memenuhi udara, dan Rania menjadi salah satu sorotan dengan senyum bahagia di wajahnya.
"Makasih, kamu juga cantik!"
"Cantikan elu."
"Enggak, kamu lebih cantik."
"Udah, kita berdua cantik, biar adil."
Mereka tertawa, hari ini memang hari yang pantas untuk bahagia, karena selama dua tahun terakhir mereka harus melewati masa-masa sulit. Dimulai dari ujian yang tak ada habisnya, belum lagi ujian praktek yang menguras tenaga dan pengeluaran.
"Kak Draka, mana?" tanya Rania, karena tidak melihat kekasih temannya itu.
"Nyusul, bareng kak Juned."
"Kak Juned ngapain ke sini?"
"Mau ngeliat lah, sebagai teman yang baik.'
Rania ber-oh ria. Sambutan kepala sekolah membuka acara, dilanjutkan dengan penampilan dari beberapa murid yang menyumbangkan bakatnya, seperti menyanyi, menari, dan penampilan dance couple yang sangat romantis dan intim, membuat penonton berteriak histeris. Lalu ada pemilihan pasangan terfavorit-yang jelas bukan Rania dan Rere, mengingat pacar mereka sudah lulus.
Rania merasa bingung ketika melihat orang di sebelahnya menengok ke belakang, dan saat dia melihat ke sekeliling, ternyata orang-orang lain juga melakukan hal yang sama. Fokus semua orang yang seharusnya melihat ke atas panggung, malah terfokus ke belakang.
Saat Rania menoleh, matanya menangkap sosok Gio, Draka, Jeffrey, dan seorang perempuan cantik. Yang paling mencolok adalah tangan Jeffrey-mantan ketua MPK SMA Nusa Bangsa-yang melingkar posesif di pinggang perempuan itu. Keempatnya tampak sangat stylish: para lelaki mengenakan tuxedo, dan Elisia, dengan gaun selututnya yang lucu dan imut. Para tamu undangan, terutama murid-murid tercengang, Jeffrey yang terkenal dingin, ternyata memiliki pasangan secantik dan semanis Elisia.
Gio terlihat sangat dominan karena berjalan ditengah mereka, bukan karena posisi berjalan, tapi karena ditangannya ada sebuket bunga berukuran besar. Gio tampak seperti CEO muda dengan berpakaian seperti itu, dan nanti pun setelah wisuda ia akan diangkat menjadi presiden di perusahaan keluarga Pratama.
KAMU SEDANG MEMBACA
Possessive Gio [End]
Romansa[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] 18+ [BAGI YANG BELUM CUKUP UMUR MENDING CARI CERITA LAIN DAH JANGAN BACA CERITA INI! Aku udah kasih warning loh ya] Gio Pratama, nama panjangnya dan akrab disapa Gio. Cowok dengan julukan pria tak tersentuh yang begitu...
![Possessive Gio [End]](https://img.wattpad.com/cover/280437205-64-k709158.jpg)