REPLY

17 6 0
                                        

Perhatian!!! Cerita ini hanya merupakan fiksi penggemar. Jadi jangan dibawa ke realita yah (^^).

"Reply menceritakan tentang kepolosan, kecanggungan yang justru membuatnya lebih berdebar"

.

.

.

.

Hujan di Halaman Kampus

Musim semi di Seoul selalu datang dengan bunga sakura dan angin yang terlalu sering membuat hati berantakan.

Yuju menarik tasnya lebih erat di bahu. Ia berjalan cepat menyusuri halaman kampus, berusaha menghindari tatapan orang-orang yang mengenalinya sebagai mahasiswi jurusan musik yang sering tampil di acara kampus.

Ia menyukai bernyanyi.

Tapi ia tidak suka menjadi pusat perhatian.

Dan ada satu orang yang akhir-akhir ini membuatnya semakin ingin menghindari sorotan.

Hyunjae.

Mahasiswa jurusan perfilman yang populer bukan hanya karena wajahnya, tapi juga karena caranya tersenyum seolah dunia ini tidak pernah sulit.

🐶🐶🐶

Semua bermula dari tugas kolaborasi.

Fakultas seni mengadakan proyek akhir semester: membuat film pendek musikal. Jurusan musik dan perfilman dipasangkan secara acak.

Nama Yuju dan Hyunjae muncul dalam satu kelompok.

Yuju ingat betul hari pertama mereka duduk satu meja di perpustakaan.

"Aku tidak bisa akting," kata Yuju cepat sebelum Hyunjae sempat membuka pembicaraan.

Hyunjae tertawa pelan. "Bagus. Karena aku juga tidak bisa nyanyi."

Yuju menatapnya ragu.

"Tenang saja," lanjutnya santai, "kita bikin film tentang orang yang tidak bisa mengatakan perasaannya."

"Kenapa begitu?"

"Karena itu realistis."

Kalimat itu terdengar seperti candaan.

Tapi entah kenapa, Yuju merasa seperti ada sesuatu yang lebih dalam.

Mereka mulai sering bertemu.

Rapat naskah di kafe kampus. Latihan lagu di ruang musik yang dindingnya penuh bekas tempelan poster lama. Diskusi panjang tentang adegan hujan yang ingin Hyunjae masukkan ke dalam film.

"Kita bisa pakai hujan buatan," usul Yuju.

Hyunjae menggeleng. "Tidak. Harus hujan sungguhan."

"Kenapa repot-repot?"

Karena hujan tidak bisa diatur," jawabnya. Sedikit agak lama Hyunjae menambahkan lagi "Seperti perasaan"

Yuju memutar mata, tapi diam-diam ia tersenyum, terasa lucu akan perkataan Hyunjae.

Hyunjae memang seperti itu. Ia terlihat santai, tapi sering mengucapkan hal-hal yang membuat jantung Yuju berdetak lebih cepat dari seharusnya.

🐶🐶🐶

Suatu sore, mereka terjebak hujan sungguhan. Padahal saat mereka melakukan rekaman tadi langit masih cerah-cerah saja.

Latihan selesai lebih cepat, dan saat mereka keluar gedung, langit tiba-tiba gelap. Dalam hitungan menit, hujan turun dengan derasnya.

Short Story YujuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang