Perhatian!!! Cerita ini hanya merupakan fiksi penggemar. Jadi jangan dibawa ke realita yah (^^).
"Moonstruck love sebuah cinta yang terasa seperti mimpi, begitu indah sampai orang itu takut terbangun dan harus kehilangan semuanya."
.
.
.
.
Seoul, 1984.
Ada banyak cara untuk jatuh cinta. Ada yang jatuh cinta pada pandangan pertama. Ada yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyadari bahwa seseorang telah diam-diam menjadi rumah.
Dan ada pula yang jatuh cinta tanpa pernah merencanakannya. Seperti hujan yang turun di sore hari, seperti salju pertama yang datang tanpa mengetuk pintu.
Yuju tidak pernah percaya pada cinta seperti itu. Setidaknya, sampai ia bertemu Johnny.
Hari itu hujan turun sejak sore. Seoul tampak seperti lukisan tua yang terkena air. Jalanan basah memantulkan cahaya lampu toko, suara kendaraan bercampur dengan suara orang-orang yang berlari mencari tempat berteduh, dan udara musim gugur yang terasa lebih dingin dari biasanya.
Yuju berdiri di depan sebuah toko buku kecil tempat ia bekerja. Ia memeluk beberapa buku di dadanya sambil menatap langit.
"Bagus sekali" Gerutu Yuju, Ia menghela napas gusar. Hari ini Ia lupa membawa payung. Lagi.
Toko sudah tutup. Pamannya telah pulang lebih dulu, meninggalkan Yuju untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan.
Sekarang ia hanya ingin pulang. Masalahnya, rumahnya masih sekitar dua puluh menit berjalan kaki. Yuju menarik napas panjang seakan tengah memantapkan dirinya, gadis itu akan menerobos hujan kali ini jika tidak dia akan terlambat sampai rumah dan mengikis waktu istirahatnya.
"Ya sudah"
Ia memeluk buku-bukunya lebih erat dan hendak menerobos hujan ketika seseorang tiba-tiba berdiri di sampingnya.
"Kalau kamu berjalan sekarang, bukumu akan basah"
Yuju menoleh, Ia mengernyitkan dahinya seorang laki-laki tinggi berdiri di sana. Tinggi sekali sampai Yuju harus mendongak untuk melihat wajahnya.
Rambut hitamnya sedikit berantakan. Ia mengenakan jaket biru tua dan memegang sebuah payung hitam.
Yuju menatapnya beberapa detik. Kemudian menatap payung yang dipegang pria itu, kemudian kembali menatap wajahnya.
"Siapa kamu?"
Tanya Yuju bingung, pria asing di sebelahnya kini tertawa kecil mendengar pertanyaan Yuju
"Pertanyaan pertama yang sangat ramah" ujarnya sambil memasukan tangan yang satunya ke dalam saki celananya
"Aku tidak mengenalmu" timpal Yuju lagi
"Ahh benar-benar" tambah pria itu sambil mengangkat payung sedikit.
"Lalu kenapa bicara padaku?" Gerutu Yuju dirinya merasa tidak nyaman saat pria itu bersikap sok akrab padanya.
"Karena kamu kelihatan seperti seseorang yang akan masuk angin"
Yuju mengerutkan keningnya, mendengar ujaran pria itu, sungguh itu lelucon yang tak lucu bagi Yuju.
"Aku baik-baik saja" balas Yuju sambil menatap pria itu dari atas sampai bawah.
"Kalau begitu bagus, tadinya aku ingin membantumu, meminjamjan payung tapi ya sudah, toh kanmi baik-baik saja"
Laki-laki itu membuka payungnya, sedikit menatal Yuju dengan senyum tipis di wajahnya.
"Selamat malam."
KAMU SEDANG MEMBACA
Short Story Yuju
FanfictionCerita pendek Yuju x aktor/idol sesuai judul lagu Yuju tapi ngak sesuai lirik ya guys cuman ngambil judulnya aja ( ◜‿◝ ) -> Akan kembali saat Yuju merilis lagu baru lagi.
