17

636 58 11
                                    

Tatapan mata itu tak bisa kuhindari. Tatapan mata yang sama seperti waktu lalu. Rasanya masih sama, jantungku berdegup kencang saat menatap mata itu. Tatapan yang tajam namun memberi kehangatan.

Aku berada di konser 5SOS di London sekarang. Dikelilingi cewek-cewek yang histeris melihat idolanya di atas panggung. Alasan aku datang ke sini karna paksaan dari Vero yang masih penasaran dengan Calum. Mau tidak mau ya aku harus turuti.

Selama konser berjalan Vero dengan penuh semangat berjingkrak-jingkrak di sebelahku. Sebenarnya aku juga ingin melakukan hal yang sama karna lagu mereka ini membuatku ingin sekali menggerakkan badanku.

"Eh cowok yang berambut merah itu cute juga ya! Fashionable juga!!" Bisik Vero sambil menunjukkan jari telunjuknya ke arah Michael si rambut merah yang barusan ia katakan.

Hm kalo Vero tau si Michael itu jail dan idiot banget, aku rasa dia akan mencabut perkataannya barusan

Lalu tiba-tiba Michael mengganti gitarnya dengan gitar acoustic. Suasana yang tadinya riuh sekarang menjadi tenang.

"So this song is about my personal relationship with someone and i feel like i'm being forgotten and it's called 'Amnesia'" ucap Calum yang langsung disambut kemeriahan para fans nya.

Jadi, ini tentangku?

Vero otomatis langsung memandangiku dan seperti memberikan sinyal dengan menyenggol bahuku.

"Sometimes i start to wonder was it just a lie...if what we have was real how could you be fine....cause i'm not fine at all"

Lagu ini terus membuatku merasa bersalah karna harus pergi ke London dan meninggalkan Calum dengan status hubungan yang random. Maaf, Cal

Calum terus mengedarkan pandangannya ke penonton selama menyanyikan lagu ini dan singkatnya dia sempat melihat ke arah tempatku namun langsung melihat ke arah yang lain.

Apa benar dia tidak melihatku?

Kejadian melankolis itu terhenti ketika aku tiba-tiba kebelet pipis dan langsung pergi mencari toilet. Vero tentunya gak mau melewatkan konser ini jadi aku pergi sendirian.

Aku masuk ke toilet dan benar lega sekali setelah mengeluarkannya yang daritadi membebaniku. Lalu dari dalam toilet samar-samar aku mendengar suara obrolan seseorang yang bilang bahwa mereka butuh seorang fans untuk diajak ke atas panggung.

Setelah aku keluar dari toilet seseorang yang barusan tadi kudengar suaranya menyadari keberadaanku dan langsung menatapku dengan pandangan yang tidak biasa.

"Um sorry.." ucapnya

"Me? Are you talking to me, ma'm?" Tunjukku

"Yes you.."

"Ada apa ya?"

"Itu belum ditutup" ucapnya. Aku pun bergelagat kebingungan apa yang ia maksud, lalu dia menunjuk ke arah bawah dan benar saja aku lupa belum mensletingnya!! Malu sekali ya Tuhan!

"OMG! Makasih sudah memberitahu" untungnya crew itu seorang perempuan.

"Ah bagaimana kalau kau saja yang naik ke atas panggung?"

"Aku? Naik ke panggung? Ngapain?!" Tanyaku heran

"Saya mohon bantuannya supaya boss gak marah karna terlalu banyak mengulur waktu..ayolah kamu cuman naik ke atas panggung dan bertemu mereka" jelasnya

"Ah tapi..."

Dia memaksaku dan mendorongku untuk naik ke atas panggung. And that's happen! Aku benar-benar bertemu langsung dengan Calum setelah sudah lama kita gak ada kontak sama sekali.

"Oh so this is our girl!" Teriak Michael. Duh Michael jangan bikin malu deh.

"Eh kau Chloe kan?! Aku tidak salah kan??" Ujar Michael saat ingin memelukku.

"Iya bodoh aku ini Chloe" balasku

"Guyss ternyata dia teman kami saat di Sydney! Aku gak nyangka sekarang dia menjadi fans berat kami!" Kata Michael dengan microphonenya. Michael lebih baik kau diam-_-

Luke menyambutku dan membawaku ke dalam pelukannya.

"Chloe!! Long time no see!" Tambah Luke

Ashton lalu menyapaku dari belakang drumnya"wassup Chloe!"

Dan Calum dia memberikanku senyuman smirk nya. Aku benar-benar ingin lari dari panggung ini. Kalau ini hanya membuat aku sakit melihat Calum cuek padaku lebih baik aku tadi tidak usah ke toilet dan tidak bertemu crew itu.

Akhirnya aku bernyanyi bersama mereka di atas panggung dan diteriaki oleh cewek-cewek yang cemburu denganku karna bisa sedekat itu dengan idolanya. Setelah waktu yang diberikan untuk aku berada di panggung sudah habis aku kembali memeluk mereka satu per satu kecuali Calum yang keliatannya masih cuek padaku.

"Temui kami di backstage nanti. Aku akan memberitahu crew untuk membolehkanmu masuk ke backstage" ucap Michael padaku saat memelukku.

Aku menganggukan kepalaku dan langsung meninggalkan panggung. Lalu aku kembali ke tempat dudukku. Vero langsung mengintrogasiku sudah seperti tersangka saja.

"Chloe kok kamu bisa ada di panggung? Terus gimana reaksi Calum ngeliatin kamu? "Kalian berdua canggung ga?" Tanya Vero

"Ceritanya panjanggg...tapi yang pasti Calum benar-benar cuek sama aku. Aku gak ngerti kenapa dia berubah" jawabku. "Dan mereka mengajakku ke backstage setelah konser" tambahku

"IKUUTTT DONGG!" Teriak Vero dengan muka memelasnya. Ya pasti kalian sudah bisa nebak aku akan jawab apa.

Backstage access....

To be continued...

READERS FAM! Is it too late now to say sorry? Maafkan baru update nih ff . Hope you like it and enjoyyy!

Vote and comment ya:)

Photograph | Calum Hood 5SOSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang