Am I Not The Only One?

1.4K 143 6
                                        

Kai datang mengunjungi cafe tempat Soojung bekerja. Saat itu Soojung sedang merapikan meja pelanggan. Kai berdiri tepat di depan Soojung.

"Tidak seperti biasanya" ucap Soojung tanpa mengalihkan pandangannya pada meja yang sedang ia bersihkan.

Kai hanya diam dan masih berdiri dihadapan Soojung. Ia terus memperhatikan Soojung dengan teliti. Cantik.

"Kita bisa pergi sekarang?" Tanya Kai

"Aku pulang sore hari ini." Jawab Soojung sambil memberikan segelas coffee kepada Kai.

"Kau tidak merindukan ku?" Kai kembali bertanya dengan pertanyaan yang sama setiap ia bertemu dengan Soojung.

Kai, sampai detik ini ia masih menunggu jawaban dari apa yang telah ia ungkapkan kepada Soojung. Sedangkan Soojung, masih dengan ketidaktahuan yang bersarang di kepala nya. Ia belum siap untuk menjawab semuanya.

"Ya, aku merindukan mu." Soojung mengucapkannya dengan santai, sedangkan Kai hampir saja tersedak akibat ucapan Soojung.

"Uh? Kau merindukan ku? Wah tidak biasanya kau menjawab pertanyaan ku itu. Aku tau kau pasti merindukan ku juga" ucap Kai dengan percaya diri.

"Sudahlah, aku harus kembali bekerja. Kembali lagi sore nanti jika ingin pergi keluar." Soojung beranjak dari kursi dan kembali berdiri di depan kasir.

Seorang wanita datang menghampiri Kai. Ia terlihat sangat cantik dengan segala perhiasan yang ia gunakan. Sangat terlihat dari penampilannya, ia adalah orang yang sangat berkecukupan.

Wanita itu mencium pipi Kai sebagai tanda sapaan. Ya, Soojung sangat mengerti itu. Tapi Soojung merasa sangat aneh ketika wanita itu bertingkah seperti itu kepada Kai. Soojung masih memperhatikan gerak-gerik keduanya. Kai terlihat kikuk saat melihat ke arah Soojung sedangkan ada wanita di depannya saat ini.

"Sudah lama kita tidak bertemu." Ucap wanita tersebut.

Choi Sena, anak dari salah satu investor SMent. Ia seumuran dengan Kai. Ayah Sena dan ayah Kai adalah teman saat di sekolahnya dulu. Kai dan Sena bertemu ketika Kai baru menjadi trainee di SM. Dulu mereka cukup akrab, namun saat EXO akan memulai debut, Kai dan Sena jadi jarang bertemu karena kesibukan masing-masing.

"Sejak kapan kau kembali ke Korea?" Tanya Kai memulai perbincangan.

"Dua hari yang lalu. Aku sempat datang ke rumah mu, mengunjungi ayah mu."

"Lalu, untuk apa kau kembali ke Korea?"

"Menikmati liburan, apalagi?"

"Kau kan sibuk menjadi model di Amerika."

"Tapi aku rindu Korea.. dan juga kau."

Ketika Sena mengutarakan kerinduannya dengan Korea dan Kai, Soojung sangat jelas mendengarnya. Ada rasa sakit yang tiba-tiba datang ketika mendengar kalimat itu. Soojung mencoba untuk tenang dan menghiraukan apa yang sedang terjadi, ia kembali bekerja melayani pelanggan yang datang.

Kai memandang Soojung yang sangat jelas terlihat tidak fokus dengan pekerjaannya. Meskipun Kai tau Soojung sedang berusaha menghiraukan keadaan.

"Kau mau minum apa? Biar aku pesan." Sena menawarkan minuman kepada Kai.

"Tidak, kau saja." Jawab Kai singkat.

Namun ketika Sena beranjak dari kursinya dan ingin memesan minuman, tiba-tiba Kai menahannya. Kai menyuruh Sena untuk tetap duduk di kursi nya dan ia yang akan memesan minumannya.

Kai menghampiri Soojung yang berdiri di depan kasir, ia segera memesan sebuah minuman.

"Hot Cappuccino" Kai memesan seraya memberikan uangnya kepada Soojung.

Love Me RightCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang