Jumat, 12 Februari 2016
Setelah tadi malam gue nonton divergent bareng Cara, Tay, Perrie, dan Eleanor akhirnya hari yang ditunggu cabe-cabe ini dateng juga.
Fyi, tadi malam mereka memutuskan untuk sleepovers di rumah gue. Jadi kita memutuskan untuk menonton film dan filmya itu divergent. I love that movie as fvck. Kenapa mereka mengadakan sleepovers? Karena biar paginya mereka bisa makeup gue dan pick outfit buat gue nge-date sama Niall. Wait, it's not a date!
Tiba-tiba ada ketukan di pintu kamar gue. Ralat. Banyak ketukan di pintu kamar gue. Berisik banget sih.
"WOY BUKAIN PINTUNYA COEG"
"BARB LAMA AMAT SIH BUKA PINTUNYA"
Rasain tuh bocah gue kunci kan pintu kamarnya. HH jahat ya gue. Sambil gue beranjak dari tempat tidur gue yang sangat nyaman dan bergravitasi tinggi ini gue ambil kunci kamar dan memasukannya ke lubang. Lubang apa hayo. Lubang kunci lah.
"Heu lo lama banget sumpah ah" gerutu Cara si alis tebel.
"Whatev, gue abis mandi tadi" gue bohong. Daritadi gue udah mandi cuma gue nonton hunger games di fox movies. I love that movies too :v.
"Yaudah sekarang duduk ya bu. Makeover time!" kata Perrie mendorong gue ke kursi depan meja rias gue. Cewe-cewe ini pun udah ambil posisi. Cara dan Perrie di kanan gue, Tay dan Ele di kiri gue.
"Emang style gue jelek amet ampe kalian mesti kesini bantuin gue. Dan untuk keseratus kalinya, it's not a date!" protes gue sambil menyilangkan tangan di dada.
"Kita kan cuma mau bantuin lo aja Bar. Kaya lo gatau cewe aja. Style lo udah bagus kok. Dan untuk keseratus kalinya juga, it's. A. Date." jelas Tay panjang kali lebar kali tinggi bagi dua. Fyi, gue gatau itu rumus buat nyari luas apa. Nyari luas hatimu kali. Najis gue jadi alay gini.
30 menit kemudian
"Tadaa! Lo cantik banget deh asli" kata Tay bangga.
"Setiap hari gue udah cantik kali" kata gue pede. Langsung aja gue disorakin sama mereka.
Gue melihat diri gue sendiri di kaca. Hari ini gue pakai cherry crop top, plaid skirt, dan flower vans. Terus gue dikutekin warna green tea. Alhamdulilah gue ga dimakeup menor bingitz, cuma eyeliner sama peach lipstick. Rambut gue juga di updo jadi french buns atau apapun namanya. Astaga gue jadi girly gini ew.
"Ga terlalu girly kan?" kata Cara bangga juga. Ga terlalu? Ini mah terlalu anjir. "Style lo yang casual juga masih ada. We're pro!"
Mereka pun ber-highfive ria dan gue cuma geleng-geleng sambil ngambil jam tangan swatch gue.
Di sekolah
02.00 p.m
Bel sekolah pun berbunyi, di depan gue udah ada cowok blond Irish dengan mata birunya. Lengkap ya.
"Yaudah kuy, capcus cin.." kata dia melambai-lambaikan tangannya ke kamera ala banci taman lawang.
"Lo kesambet apa sih najis" kata gue menjitak kepalanya Niall. Dia meringis kesakitan tapi menggandeng tangan gue menarik gue pergi dari sekolah kesayangan. Note the sarcasm.
Beberapa menit kemudian kita pun sampai di glimpse. Fyi, glimpse deket dari sekolah jadi kita jalan kaki aja.
Niall mendorong pintunya dan dia langsung narik gue ke spot yang masih kosong di restoran itu. Tangannya gak lepas dari gue. Gue ngerasa kaya ada kupu-kupu gitu di perut gue. Damn that butterfly!
"Woy, lo mau mesen apa?"
"Tenderloin aja"
Beberapa menit pun berlalu dan alhamdulilah situasi ga awkward" amat karena Niall sumpah anaknya ogeb banget.
Tiba-tiba dia pegang tangan gue gitu. Anjir anjir ini mau ngapain.
"Barb, sebenernya gua udah suka sama lu dari dulu. Lu tuh anaknya beda sama cewe yang lain. Lu tomboy, masa bodo, bego kadang," dia mulai. Di bagian bego itu gue langsung jitak kepalanya. Bego juga begoan dia kelez.
"sakit edan. Eh tapi intinya gua suka sama lo. Lo mau ga jadi pacar gua?" Yaampun ini kayanya pertama kalinya gue ditembak cowo seawkward ini. Kata-katanya ga romantis, orangnya juga. Astaga.
"Ya gue mau" tapi kenapa gue mau? Gue juga udah suka sama dia dari sebelum si dijah kuning terkenal kelez. Pokoknya gue percaya gue gaakan dikecewain dari Niall dan mungkin ini saatnya gue move on dari Cameron goblok itu. (author note : author suka cam kokk tenang)
"Cieeeeeee" seketika ada sorakan dari meja lain. Anjir kan si idiot girls pada ke resto juga. Meh. Kampret.
"KAN UDAH GUE BILANG INI DATE EGE"
"DITUNGGU PEJE"
"WUHU AKHIRNYA BARA GA JOMBLO"
Wtf. Memalukan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kita Kenapa Sih?
HumorGROUP CHAT. Dimulai dari Niall yang iseng-iseng buat grup sampe mereka akhirnya emang bener-bener gabisa dipisahin. Ini cerita apaan sih. Gajelas - Barnes & Noble Tolol. - New York #1 best selling fan fiction (CAST ON PROLOGUE) •This books contain...
