Cara P.O.V
Rumah Luke bre. Sekarang udah jam 12 siang dan karena kita mikirnya pizza terus yaudah kita cuma order pizza. Yah soal makanan mah kasih aja ke Niall. Dia aja yang pesen.
Kita semua lagi berkumpul di couchnya Luke - sebagian di lantai dan itu termasuk gue - merundingkan apa yang akan kita pesen. 99% ide dateng dari Niall. Oh god, dia gabisa berhenti ngoceh tentang pizza mana yang lebih enak atau pasta apa yang paling enak. Luke, yang duduk di sebelah gue hanya geleng-geleng kepala terhadap sikap Niall yang somplak ini.
"Meat lovers LAH GILA!!!"
"G! Deluxe cheese pizza aja ih!"
"American favorite lah anjas"
"SUPER SUPREMEE"
"HAWAIIAN CHICKEN! Bodoh apa gimana sih?"
Begitulah rundingan kami yang akhirnya jadi aksi anarkis.
"BELI AJA SEMUA DAH YA?!! Arghh laper gua bangsat" teriak Niall. Typical Niall. Tapi semuanya diem. Awkward.
"Ya, tapi lo yang bayar. Pizza kan ga murah bangsat" kata Michael yang sama nyablaknya kaya Niall. Tapi ada benernya. Yang gini nih gue suka.
"Yaudah karena gua tuan rumahnya, gua pilih 2 meat lovers, deluxe cheese sama hawaiian chicken.No but and bla bla bla. Patungan include tax." kata Luke tegas dan mengintimidasi. Kayanya semuanya agree aja dan Niall mulai mengetik nomor Pizza Hut dihandphonenya.
"Sabanta jo!" kata Louis menghentikan Niall yang lagi mengetik.
"Cheese rollsnya satu boleh ga, pretty please?" katanya lagi sambil ngeluarin puppy eyesnya. Gue bukannya kasian, jijik malah. Ew.
"Louis plis. Jijik tau ga" kata Calum sambil melempar bantal ke wajah Louis.
"Gua tau kalian ga tahan sama muka gua, tapi cheese rollsnya jadi yes?" kata Louis lagi. Tricknya dia sumpah. Menyakitkan.
"5 yes. 1 buat Louis 4 buat Niall" kata Niall melemparkan pandangan senang dan mengklik tombol telpon hijau di handphonenya.
"NIALL!" kata kita semua. Tapi Niall malah mengabaikan kita sambil menempelkan telunjuknya di bibirnya.
"Halo... Kita mau pesen 2 meat lovers, deluxe cheese, sama hawaiian pizzanya satu. Sama cheese rollsnya 5 oke? Gpl... What? OH EM JI! Maap maap mbak. Bukan, bukan prank calls" Niall pun menatap layar handphonenya yang sekarang sudah tidak tersambung lagi dengan pizza hut.
"Kenapa ni?" kata gue mewakili kita semua yang penasaran.
"Gue... Salah. Nelpon." jawab Niall. "Gue. Malah. Nelpon. Kfc. Trus. Mbak-mbaknya. Malah. Ngira. Gue. Prank. Call-in. Dia."
Gue sama yang lain langsung ketawa ngakak dan Niall cuma memandang kita gak percaya.
"Sumpah Ni, astaga" kata gue mengelap fake tears di mata gue.
"It's not funny! Gimana kalo nomor gue diblock terus gue gabisa order lagi di kfc? Suram banget woy tau ga" kata Niall sambil memegang dadanya dramatis.
"Drama lo ah dasar awniall" kata gue ngakak lagi.
"Lo gatau seberapa pentingnya Kfc buat gue Car" kata dia sambil merebahkan tubuhnya di karpet dan pura-pura mati.
And it's comes from oh-so-adorable Niall Horan.
A/N
Hey gengs! Lagi mood banget staga, tadinya rencana apdet lagi hari minggu eh pas dapet 75 notifications dari wattpad njay gue langsung semangat nulis.
Makasih betewe buat kalian yang udah nge-vote, bahkan comment. Your comment made my day :). And oh ya ini main focusnya lagi ke Cara-Luke-Calum dulu yes. Cliche much? Biarin lah normal dikit otak gue.
And by the way, buat kalian yang punya bakat bikin cover atau banner dan mau buatin gue satu bisa kirim lewat socmed gue yang udh gue kasih di prologue atau di message wattpad juga boleh. Kalo bagus bakal gue pake dan gue dedicated next chapter. Walaupun ga gue pake bakal gue post juga kok di next chapter dan dedicated. Ya itung-itung promosiin kalian :v. Makasih yes.
All the love,
Bini luke hemmings 💘
KAMU SEDANG MEMBACA
Kita Kenapa Sih?
HumorGROUP CHAT. Dimulai dari Niall yang iseng-iseng buat grup sampe mereka akhirnya emang bener-bener gabisa dipisahin. Ini cerita apaan sih. Gajelas - Barnes & Noble Tolol. - New York #1 best selling fan fiction (CAST ON PROLOGUE) •This books contain...
