Chapter 4

5.8K 508 5
                                        

Baru saja 5 langkah Baekhyun berjalan, Baekhyun langsung menghentikan langkahnya.

Begitu ia melihat halaman terakhir dibuku tulisnya ada tulisan 'Byun Pendek yang Menyeramkan'.

Sudah jelas ini tulisan si Bodoh, umpatnya dalam hati.

"KIM TAEHYUNG!!!" Teriaknya tanpa bisa mengendalikan emosinya. Mampu membuat siswa dan siswi yang sedang berjalan di koridor itu tersentak dan menatapnya kemudian pergi menjauh.

"SIAPKAN KUBURANMU SEKARANG JUGA!! MATI KAU!" Tambahnya sambil menggulung buku tulisnya dengan kasar.
.

.

.

.

.

"Ssh..Oke, oke ampun, Baek. Ampun!" Ringis Taehyung kesakitan memegangi pahanya yang mungkin saat ini sudah merah.

Tak!

Baekhyun baru saja meluncurkan gagang kain pel ke paha Taehyung dengan keras dan bertubi-tubi. "Berfikir dulu sebelum bertindak!" Bentak Baekhyun ganas.

Tak!

"Eomma!!!" Taehyung berteriak memangil ibunya yang sudah pasti tidak dapat mendengarnya kesakitan meringkuk di lntai sambil mengelus pahanya berkali-kali ini. Karena ibunya mungkin saat ini sedang memasak dirumah.

"Jungkook tolong aku." Rintih Taehyung dengan nada dan wajah memelas. Ia sudah di tonton oleh 3 orang temannya yang dihukum guru bersamanya tadi. Jin, Jungkook, Jimin. Bahkan mereka mempunyai genk dengan nama 3J1T (dalam bahasa inggris).

Orang yang bernama Jungkook itu menggeleng ketakutan.

"Ani..itu urusanmu." Jawabnya mundur selangkah.

"Kejam~." Kata Taehyung menahan rasa sakit dipahanya yang semakin menjadi.

Tak!

"Kumohon sudah, Baek. Aku janji tidak akan mencoret-coret bukumu lagi." Kata Taehyung yang berhasil menahan gagang kain pel yang nyaris menyakitinya lagi.

Taehyung langsung melepaskan gagang pel tersebut dan dengan cepat lari berlindung dibalik punggung temannya yang satu lagi.

"Yah! Jangan lari!" Teriak Baekhyun garang.

"Kau tau kenapa aku sekasar ini?" Tanya Baekhyun pada Taehyung yang kini sedang terengah-engah sambil memegangi pahanya.

"Karena kau mencoret-coret bukuku sampai ke catatan dari Kyuhyun seongsaenim. Kukira tadinya coretan kurang ajar itu hanya di lembar terakhir saja. Ternyata..APA KAU BARU BELAJAR MENULIS, HUH?!" Tanya Baekhyun meninggikan suaranya di kalimat terakhirnya.

Belum sempat Taehyung menjawab, suara seorang pria yang berat terdengar dari pintu kelas.

"Ada apa ini ribut-ribut? Bukankah bel pulang sudah bunyi dari tadi? Berisik sekali." Gerutu laki-laki pemilik suara berat tersebut.

Baekhyun menoleh dan mendadak tubuhnya membeku.

"Mi-Mianhe." Hanya itu kata yang mampu dikeluarkan dari mulut Baekhyun saat ini.

Baekhyun sempat melihat laki-laki di depan pintu kelas itu membawa stik drum.

Ia jadi takut kalau ia tidak segera pergi. Lelaki itu akan memukulnya dengan stik drum yang dipegangnya.

Baekhyun menatap teman Taehyung yang beranama Jin dan maju menyerahkan gagang pel yang ia pegang sejak tadi, kepada Jin.

"Ini. Gumawo." Dan setelah berkata begitu Baekhyun pun lari pergi melewati laki-laki di depan pintu tersebut.

Danger Strawberry | ChanBaek FanfictionTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang