Now You See Me (Akashi x depressed!reader)

3.7K 194 8
                                        

Warning: beberapa adegan menjurus ke rate M!

Bagaimana ya menjelaskannya? Aku punya pengalaman buruk dengan laki-laki, sehingga aku tidak tertarik pada laki-laki manapun... Aku juga bukan lesbian. Intinya, aku sungguh-sungguh trauma dengan segala macam hubungan yang melibatkan cinta. Walapun aku benci disentuh laki-laki, akibat trauma yang kuderita, tapi aku tak bisa menahan diri untuk tak menyentuh diriku sendiri, sungguh, terkadang aku tak mengerti kenapa aku bisa seperti ini.

"Apa? Kau melakukannya lagi? Sudah gila kau, (Your Name)."

Sahabatmu bahkan menjauhimu ketika kau bercerita padanya soal ini.

Sendirian?

Kau sudah biasa sendirian. Tak punya Ayah dan Ibu, tapi kau seorang heiress.

Teman? Beberapa yang menjadi temanmu, hanya gila hartamu saja.

Cinta? Apalagi itu. Berterimakasihlah pada cinta, hingga kau kehilangan minat pada laki-laki manapun.

.
.
.

'ANGH-- TIDAK! KUMOHON HENTIKA--AHH.'

'(YOUR NAME) HAHH--HNGH--(YOUR NAME)...'

Lagi-lagi mimpi itu. Bahkan itu pernah menjadi kenyataan sebelumnya, kenangan yang tidak ingin kau ingat.

Kau membuka matamu, cahaya matahari menembus gorden kamarmu. Kau bangun dengan keadaan tak baik, lalu kau bersiap-siap pergi ke sekolah barumu, Rakuzan.

"Nona, tidak sarapan dulu?" Kau menggeleng pelan dan tersenyum.

"Aku langsung berangkat saja." Kau turun ke basement dan mengeluarkan salah satu mobil mewah hadiah ayahmu dan memacunya menuju jalanan.

.

.

.

"Akashi-sama, mobilnya sudah siap."

Akashi beranjak dari meja makan dan menuju halaman depan. Sebuah Lykan Hypersport warna merah terparkir disana. Ia mengendarainya dengan kecepatan normal.

"Haaaaaah~"

Udara segar memasuki rongga paru-parunya, rasanya begitu menyejukkan. Di sebuah lampu merah dekat Rakuzan, Akashi menemukan sesuatu yang menarik.

Sebuah mobil sport berhenti di sebelahnya. Aston Martin Vanquish berwarna hitam, Akashi memperhatikannya intens. Kaca mobil terbuka dan terlihatlah sosok gadis bersurai (Hair Color).

Entah kenapa ada yang aneh dari gadis tersebut, tatapan matanya kosong dan tak menunjukkan binar apapun. Ia bahkan hanya menoleh sekilas ketika Akashi memperhatikannya.

BRUMMMMMMM

Mobil tersebut melaju kencang tepat ketika lampu berganti warna. Akashi tak berusaha mengikutinya, walaupun sebenarnya sebagian kecil dari dirinya sungguh penasaran tentang gadis itu.

.

.

.

"Sei-chaaaan~~~ Selamat pagi!" Reo menyambut Akashi yang baru datang. "Mobil baru lagi eh?"

KNB Scenario [PRIVATE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang