Part 8

38 9 0
                                        

Saat waktu pindahan tiba....

Berat hati Mikha untuk meninggalkan " Kota Luka" itu, meninggalkan sahabat dan teman-teman sekolahnya

- Di Depan Rumah -

" lu harus janji sama gue, kalo lu udah sampe Bandung, lu harus kabarin gue ya. And please, jangan lupain gue ya Kha :) yahhh gue kehilangan sahabat sejati gue,jangan lupain momen kita ya Kha, I'll misa you so much " ucap Gladys terharu sambil menitikkan air mata. Maklum, hanya Mikha lah sahabat yang terbaik untuk Gladys

" udah dong lu ga usah nangis gitu, kalo lu nangis gue jadi ga tega ninggalin lu, baik baik di Jakarta ya Dys, I never forget you, I promise " janji Mikha yang langsung memeluk Gladys

" yaudah yuk kita berangkat " ucap Ayah

" Ayo yah " balas Bunda

" Gue berangkat dulu ya Dys, gue bakalan tetep curhat sama lu kok " janji Mikha

" oh ya Dys nanti kasih tau Kakak ya " ledek Kenzo

" Hati-hati yaa..."

Setelah menempuh perjalanan yang tidak terlalu jauh tapi terasa jauh karena kemacetan dimana-mana, sampailah mereka di sebuah rumah tingkat 2 dengan design modern house

" Oke kita sudah sampe " kata Ayah

" Yaudah, Mikha, Kenzo kalian bantuin Bunda beres-beres ya " Pinta Bunda

" oke deh Bun " jawab Mikha

" oh ya, Kenzo kamu mau balik lagi ke Jakarta kapan?" Tanya Ayah

" setelah ngebantuin Bunda beres-beres yah" jawab Kenzo

" oh yasudah " balas Ayah

Setelah membantu Bunda, Kenzo pun kembali ke Jakarta.

- Saat Sedang Makan Malam -

" Yah, aku sekolah dimana?dan lokasinya dimana?" Tanya Mikha

" Oh ya Ayah lupa ngasih tau kamu, kamu sekolah di SMA Garuda Harapan, ga begitu jauh jaraknya dari rumah. Nanti kamu anter jemputnya sama sopir yang sudah Ayah percaya,namanya Pak Joko " jelas Ayah

" oh yaudah deh " balas Ayah

- Keesokan Harinya -

" Bun.. Aku berangkat dulu ya." Pamit Mikha sambil mencium tangan Bunda dan langsung beranjak pergi

" Selamat belajar disekolah baru Ay " balas Bunda sambil menatapi kepergian punggung Mikha

" Ayo pak kita berangkat " ucap Mikha pada Pak Joko

" Baik Non " balas Pak Joko

- Sesampainya Di Sekolah -

" Baiklah anak-anak, hari ini kita kedatangan siswa baru. Silahkan Mikha perkenalkan diri kamu " Ucap Bu Guru

" Hai semuanya, perkenalkan nama Saya Mikhayla Armita Rasmavati biasa dipanggil Mikha, semoga teman teman dapat menyukai dan menerima saya " jelas Mikha sambil tersenyum

" HAI MIKHA !!! " teriak anak cowok barisan belakang

" baik Mikha, kamu boleh duduk ditempat kosong " balas Bu Guru

" Sini aja nih sebelah aku kosong !" Goda anak Cowok

" Boleh saya duduk?" Pinta Mikha pada seorang perempuan

" tentu saja " balas perempuan itu sambil tersenyum

" Mikha !" Ucap Mikha sambil menjulurkan tangannya

" Alma. Alma Verizka " senyum Alma sambil membalas juluran tangan Mikha

Setelah Melewati Kegiatan Belajar dan Mengajar, tiba saat istirahat.

" Kha, ke kantin yuk " ajak Alma

" Ayoo tapi bentar ya gue mau nyelesaiin catetan dulu " jawab Mikha

" Oke deh " balas Alma

- Setelah Sampai Di Kantin -

" Mikha? Gue mau cerita sama lu, tapi lu harus janji jangan khianatin gue ya " ucap Alma

" Gue bukan pengkhianat perasaan orang kok Al, kalem aja " balas Mikha

" jadi gini, gue lagi suka sama anak IPA 3 " kata Alma

" Oh ya?namanya siapa?" Tanya Mikha

" namanya Rio. Rio Ferano,anak basket yang cukup terkenal disekolah ini " jawab Alma

" Oh ya? Gue kan anak baru disini, jadi gue ga tau tentang anak-anak sekolah ini" jawab Mikha sambil menyuapkan batagor ke mulutnya

" oh ya gue lupa hehehe. Jadi gini, Rio itu punya gerombolan gitu,dia itu selalu bareng sama gerombolannya yang terdiri dari Wildan sama Azmi " jelas Alma

" oh gitu, tapi gue ga tau orangnya " balas Mikha

" EH Kha ! Itu mereka bertiga !" Keduanya pun langsung melihat ke arah yang dimaksud.

     Yap, dari ujung kantin terlihat 3 orang cowok yang bisa dibilang "cool" tapi ada satu cowok yang tidak disuka Mikha, cowok yang memasukkan tangannya ke saku celana,alisnya yang tebal, tapi tampangnya yang terlihat menyebalkan dan "cuek" walaupun sebenarnya dia itu..

Tampan.

" Eh Al, itu cowok yang dipaling belakang yang tampaknya serem siapa?" Tanya Mikha

" Oh itu Azmi. Dia memang terkenal,tapi sayang dia terlalu dingin soal perasaan." Jelas Alma

Sudah kuduga.

" oh gitu ya." Jawab Mikha santai tak peduli

"Eh Kha doain gue ya supaya bisa jadian sama Rio" mohon Alma dengan sangat

" Siap boss " jawab Mikha dengan gerakan hormat

* Disisi Lain *

" Eh bro, si Alma bareng sama siapa tuh?kayaknya gue belum pernah liat tuh cewek deh" tanya Wildan kepada Rio

" gue juga belum pernah liat tuh cewek. Asing. Menurut lu gimana Az?" Tanya Rio ke Azmi sambil menyenggol lengan Azmi

" Mungkin Anak baru." Jawab Azmi dingin

"Coba nanti gue tanya Alma aja" ujar Rio

" tapi btw cewek baru itu lumayan juga ya" ucap Wildan dengan nada menggoda

TeropongTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang