Part 14

40 9 2
                                        

                    * Azmi POV *

  Flasback On
Itu dia. Gumam Azmi

Ya, siapa lagi kalau bukan Mikha.

Dilihatnya punggung perempuan yang berhasil membuatnya luluh itu.

Tapi?

Hey mau kemana dia? Dia bukan ke arah kelasnya.

Aku pun mengikuti langkahnya. Dan sampai lah di taman belakang.
Aku pun bersembunyi dibalik tembok.
Dan?

Sedang apa Rio disana?

Entah mengapa,hatiku terasa sesak saat ini dan bergejolak untuk menarik Mikha menuju kelasnya.

Hingga

"Rio?"

"Eh lu Kha. Dateng juga. Sini duduk"

"Ada apa lu nyariin gua?"

"Ada sesuatu yang mau gua omongin Kha"

"Iya? Trus apa?"
.
.
.
Hening
.
.
.
"Gua sebenernya suka sama lu Kha. Gua suka sama lu pada saat pandangan pertama. Tapi gua berupaya supaya deket sama lu dengan cara gua jadian sama Alma karena Alma itu sahabat lu"

Ini tidak mungkin. Gumam Azmi sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

Tak percaya dengan apa yang ia lihat dan didengar saat ini.

Tidak mungkin.
Tapi ini nyata.

Sahabatku sendiri,faktanya menyukai "dia" yang aku suka juga? Fakta yang berhasil menggoreskan kekecewaan terdalam bagiku.

Kaki ku seperti mati rasa.

Mikha hening. Tak bersuara.

Dan hati ku berbicara
" aku mohon jangan. Ini terlalu menyakitkan jika benar "

"Sorry ya Rio, gua harus piket kelas dulu. Permisi"

Mikha pun pergi. Meninggalkan Rio disana.

Baiklah Azmi, ini lah saatnya. Tekad Azmi dalam hati.
" You'll be mine. No one else can take you from me Kha" ucap Azmi sendiri.

Flashback Off

===========================

Sesampainya Azmi dan Mikha di rumah Mikha

"Makasih Az" ucap Ku setelah turun dari motor besarnya

"Udah tugas gue sebagai pacar" balas Azmi sambil tersenyum

"Lu mau mampir dulu ga?" Tanya ku

"Hmm nggak dulu deh udah kesorean,nanti keburu hujan lagi" ucapnya sambil menatap langit yang kembali mendung

"Yaudah gue masuk dulu ya. Lu hati-hati ya" ucap Mikha

"Iya sayang" balasnya sambil mengacak rambutku. Aku pun hanya tersenyum dan langsung melengang masuk ke rumah. Saat aku baru mau membuka knop pintu,kudengar deru motornya yang baru saja pergi

"Emang bener ya,ga selamanya yang dingin itu membekukan. Karna bisa jadi yang dingin menjadi sangat menghangatkan" ucapnya pada diri sendiri

"Heh? Adek gua kenapa jadi monolog gini? Hobi baru Ay?" Tanya Kak Kenzo yang kita melihat ku aneh

"Weh? Sejak kapan kakak dateng? Ga kuliah kak?" Tanya ku bingung

"Hmm dari 2 jam yang lalu. Gua masuk kelas akselerasi dan dapet beasiswa dari kampus. Gua dapet libur 2 hari, makanya gua kesini" jelas Kak Kenzo

Tanpa Mikha ketahui,didepan pagarnya terdapat seseorang yang terus memperhatikan dia dari mulai dia diantar oleh Azmi tengah tersenyum dengan licik

"Ga akan lama Ay,ga akan lama!"

Nah loh siapa itu? :(

TBC

Maafin author bru update lagi :') kmrn" lg disibukkan dgn tugas dan kegiatan sklh :') dan juga lg mikirin alur ceritanya wkwk semoga ttp jadi readers setia Teropong yaa!!

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 08, 2017 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

TeropongTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang