Pucat pasi rupanya
bagai tak ada darah segar yang mengalir di tubuhnya
tatapannya menerawang
kosong tak berpenghuni
berkali kali helaan nafas keluar dari bibirnya
tak segan pula air mata ikut luruh
hidupnya bagai diambang batas
antara hidup atau mau mati
semangat yang biasa berkobar kobar
kini lenyap ditelan asa yang sia sia
Sungguh gadis itu sangat menyedihkan,
Bak Rembulan yang kesiangan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Derai-derai Aksara
PoetryAksara-aksara yang terbuat dari sebuah kesedihan, dan kerinduan yang tak berujung. Berderai-derai di atas kertas, Membiarkannya bersatu padu dan menyatu.
