Chapter 7 : TERUNGKAP

389 39 2
                                        


"Im Jaebum Oppa"ucap Belle dgn suara yg berbeda.

"Belle? Kenapa kau pake Oppa? Tumbenan, seperti bukan dirimu saja!"jawab Jb.

"Benar, ini bukan Belle tapi aku"lanjut Belle.

"Siapa kau?"lanjut Dara
Jackson,Mark,Jr,Youngjae, dan Bamie bingung begitu juga Junho.

"Kau tak mengenal suaraku? Jb-ah!"lanjut nya.

Jb tersadar setelah mendengar suara dan ucapan Belle.

"Park Sanana"ucap Jb pelan
"Ya benar! Kau masih mengingatku rupanya!"

"Nana?"gumam Junho pelan
"Nana?"Dara panik.

"Annyeong Eonni"ucap Belle dgn senyum .

"Nana! Keluarlah, kau tak berhak merasuki sahabatku!"teriak Dara.
All: "Nana?"

"Eonni mian!"ucap Belle lagi.
"Hahah ini konyol! Ini pasti bohong kan?"Jb terkekeh.

"Apa kau tak tahu? Belle dirasuki ketika lengah, membuat kontrak dan MABUK! Aku kecewa padamu Hyung! Kenapa tadi kau biarkan dia minum? Pacar macam apa kau ini?"Yugyeom kesal menatap Jb.

"Aku tak...."ucap Jb

"Nana? Kaukah itu?"tanya Junho pelan.
Belle menoleh lalu tersenyum dan mendekati Junho.

"Oppa, aku sangat merindukanmu!"Belle menyentuh wajah Junho.

"Nana, keluarlah!"

"Eonni, apakah kau membenciku?"
Dara menggeleng.

"Kau wanita jahat!"teriak Jb
"Oppa"Belle mendekati

"Keluarlah!"teriak Jb

"Nana keluarlah!"ucap Junho pelan.
"Oppa kau juga menginginkan itu? Bukankah sekarang kita bisa bersama"

"Tidak! Kita tak bisa lagi bersama. Duniamu dan aku berbeda"
"Berbeda? Hahah yeah benar. Aku tahu sekarang kau menyukai wanita ini kan?"Belle menghantam kepalanya dgn botol soju tadi hingga berdarah dan pingsan.

"Belle"Yugyeom segera mendekati Belle, Dara panik.

"Apa yang Nana katakan benar?"tanya Jb dgn emosi pada Junho.
"Jawab aku!"teriak Jb
"Yeah benar, aku rasa aku menyukainya! Wae?"
Jb geram, Mark segera melerai mereka.

"Ya! Kalian tak bisa bertengkar sekarang, lihatlah! Belle butuh bantuan, dewasalah!"ucap Mark.

"Yeah aku setuju, Hyung tenangkanlah diri kalian"lanjut Youngjae menahan Jb.

"Benar, sebaiknya masalah itu nanti saja"timpal Jr menahan Junho bersama Jackson.

"Gyeom keluarkan Nana bagaimana?"tanya Bamie
"Aku tak tahu, hanya Halmeoni yg tahu tapi Halmeoni kan sudah wafat"
"Mungkin Appa dan Eomma Belle tahu"lanjut Dara
"Yeah, kita coba saja"jawab Jackson.
"Ne, akan ku bawa Belle ke kamarku"Yugyeom segera memapah Belle.

Kamar Yugyeom

"Aku masih bingung dgn semua ini"ucap Bamie

"Akan kuceritakan semuanya! Sebenarnya aku dan Nana sudah berteman sejak kecil"ucap Junho.
Flashback

Taman

Junho duduk di bangku taman dgn earphone di telinganya.
Nana menghampiri.

"Oppa"ucap Nana sambil mengguncang tubuh Junho
Junho melepas earphonenya lalu menoleh.

"Wae?"
"Appa dan Eomma akan menjodohkanku dgn anak teman mereka seperti Eonni Dara"
Junho membeku lalu berusaha tegar.
"Lalu? Bukankah bagus? Dara happy"

"Uhmmm bagus apanya! Itu karena ia cocok nah aku? Kalau nggak cocok gimana?"

"Iiish, Temui saja dulu Nana"

"Uhmmm menurutmu begitu?"
"Yeah"

"Baiklah,akan kuturuti 😉"Nana pergi.
J

unho merasa sangat panas di musim dingin.
Sahabat sekaligus Yeoja yg membuatnya jatuh cinta akan dijodohkan, apalagi yg lebih perih?.

Beberapa bulan..

Nana merasa mulai menyukai Jb dan selalu curhat pada Junho.
Junho ikut senang diluar tapi didalam begitu sakit.

Nana menyadari bahwa ia mencintai Junho tepat 2 minggu sebelum pertunangan Jb-Nana dilaksanakan.

Junho akan berangkat ke Seoul meninggalkan New York besok. Mendengar itu Nana segera pergi ke rumah Junho.

Rumah Junho

"Oppa, saranghaeyo"
"Apa?"
"Ne, aku mencintaimu. Aku baru tersadar hal itu"
"Nana kurasa kau salah! Tak mungkin itu Cinta"
"Oppa, apa jika jantung berdegup kencang di depan org yg sering dikunjungi itu normal?"

"Nana besok kau akan bertunangan!"
N

ana terisak😭😭

"Nana mianhae, aku juga mencintaimu tapi aku tak boleh egois, kau dan Jb"
"Tidak! Besok, aku akan mengikutimu ke Seoul"

"Kita lari! Oppa aku tak peduli apapun selain kau"

Esok

Sesuai rencana Nana-Junho melarikan diri bersama.
Keluarga Junho-Nana sangat marah.

2 Day later

Keduanya memutuskan mengunjungi rumah Kakek Junho karena Eomma Junho tak mau menganggap Junho sebagai puteranya lagi.

"Oppa foto Mino?"Nana menunjuk foto di mobil Junho

"Aku sangat merindukannya"
"Oppa, mianhae. Karena aku, kau dan keluargamu hancur"
"Ani Nana, aku mencintaimu!"Junho mengelus kepala Nana, Nana tersenyum.

Junho tak melihat di depan ada jurang. Nana menatap kedepan lalu shock.

"Oppa jurang!"
Junho membanting setir sehingga menabrak pohon besar di dekat jurang, Kaca depan pecah dan menusuk wajah Nana dan kepala Nana hingga hancur.
Junho terbentur setir, kepalanya berdarah dan pingsan.

FlashbackEND

Part 2 -->>

MINE [ FF INA GOT7 ] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang