Special for V
Kali ini gue mau cerita (mungkin curhat, ga tau juga) tentang tema yang sedikit bertolak belakang dengan isi curhatan PKK pada biasanya, tentang Cinta (gue agak enek gitu nulisnya)
Jadi, tema kali ini adalah itu, Cinta💗💗💗
Hmmm... Gue kasih nama samaran aja kali yaa 😁(mungkin ini akan cenderung berbentuk cerpen)
Gue kan jarang (malah ga pernah kali buat cerpen diwattpad ini. Jadi ini cerpen gue yang pertama kali dan akan langsung tamat di page ini juga).
Happy reading 😄
💥💥💥
Ada seorang gadis bernama Sabrina, ia sudah bersahabat lama dengan Doni. Sejak masih sekolah dasar.
Doni sangat berhati-hati atas apa yang ia rasakan terhadap Sabrina. Doni takut, jika Sabrina mengetahui apa isi hatinya. Ia takut jika hubungan Ia dan Sabrina akan menjadi canggung.
Sampai pada suatu hari, Doni sudah tak bisa menahan perasaan itu. Ia tak sengaja menceritakan apa yang ia rasakan pada Sabrina kepada sahabatnya, Aryo.
"Ooooh... Jadi selama ini ternyata lo bisa suka juga sama cewe.'' Ujar Aryo
"gue kan normal. Emang kayak lo.''
''Emang gue gimana?''
''Gak pernah demen ama cewe.''
''Lo gak tau aja.''
''Males ah bahas itu.'' Doni ingin segera mengakhiri perbincangannya kepada Aryo.
''Okay, jangan bahas itu.''
Setelah itu Doni dan Aryo segera mengganti topik pembicaraan yang ingin mereka bahas.
*
Sabrina sedang asyik menonton film sinetron kesukaannya bersama dengan Iva, teman dekat di sekolahnya, lewat aplikasi youtube di hanphone Sabrina.
''Lebay banget si.''
''Bawel lu,'' Ujar Sabrina kesal, ''nonton aja susah amat.''
''Ga usah sewot kaliii.''
Tiba-tiba, Aryo, teman Doni sekaligus teman Sabrina, mengatakan suatu hal yang membuat Sabrina cukup terkejut,
''Sab, ternyata selama ini si Doni punya perasaan sama lo.''
''Serius?'' Iva bertanya penasaran.
''Iyaaaa." Jawab Aryo tegas.
Seketika itu juga, warna wajah Sabrina memerah. Tak tahu apa artinya. Dan Aryo meninggalkan Sabrina dan Iva.
"Cie.. Cie.. Sabrina akhirnya ada yang suka juga." Goda Iva.
"Apaan sih? Gaje. Ga usah lebay." Sabrina membantah.
"Jangan bilang lo suka juga sama si Doni?"
"Engga."
"Bohong."
"Terserah lu mau percaya atau engga."
"Bohong dosa."
*
"Yo, kok si Sabrina kalo ketemu gue gak seceria dulu ya?" Tanya Doni sambil membereskan buku pelajarannya.
"Gue Kasih tau kalo lu punya perasaan ke dia."
"Jahat lu ya sama sahabat sendiri. Gue tuh berusaha ngejaga perasaan gue dari dia, supaya Sabrina ga canggung kalo ketemu atau ngobrol sama gue." Ucap Doni dengan emosi.
