PERTEMUAN dan PERNIKAHAN

773 93 2
                                        


Tak ingin berdebat, Luhan langsung menjawab, "Baiklah, aku setuju."

Setelah mendapatkan persetujuan kedua belah pihak, sebuah pertemuan segera dirancang oleh Kyuhyun dan Sungmin. Sungmin terlihat begitu bersemangat, waktunya untuk mendapatkan putrinya kembali akhirnya datang.

Yunho dan Jaejoong juga tak kalah antusias untuk pertemuan itu. Walaupun mereka sering bertemu Sehun di waktu luang mereka, tetap saja, keinginan mendapatkan kembali putra mereka semakin besar. Jaejoong terlihat begitu tak sabar.

"Aku heran, kenapa mom begitu menginginkan perjodohan ini? Ini jaman modern, perjodohan bukan lagi mode di abad ini," gerutu Sehun pada sang ibu yang sibuk merapikan jasnya untuk pertemuan penting mereka dengan keluarga Jung.

"Ketika kau masih didalam kandungan, kami sudah berencana untuk mempersatukan keluarga kita, bukankah kau juga sudah sering bertemu dengan Yunho dan Jaejoong?" Balas Sungmin.

"Memang aku mengenal paman Yunho dan bibi Jaejoong, tapi aku tidak pernah bertemu dengan anak mereka, seperti apa anak mereka, jangan-jangan dia sama sekali tidak cantik," kata Sehun yang membuat Sungmin langsung berbalik menatap Sehun. Matanya terlihat begitu terluka mendengar ucapan anak yang telah dibesarkannya.

"Walaupun kalian belum pernah bertemu sebelumnya, jangan pernah kau menilai seseorang dengan seenaknya. Luhan tidak seperti apa yang bayangkan tentangnya." Kata Sungmin. Sehun tertegun. Tidak pernah ia mendapati ibunya seperti ini hanya karena perkataannya tentang gadis yang akan dijodohkan dengannya.

"Maaf mom, bukan maksudku begitu," kata Sehun begitu menyesal. Sungmin membalasnya dengan senyum pengertian. Tangannya bergerak menyentuh wajah putranya.

"Mom yakin kau pasti akan bahagia bersamanya, dia cantik dan pintar, mom yakin dia juga bisa mengimbangimu," katanya.

"Sudah selesai, kau terlihat begitu tampan, ayo, daddy mu pasti sudah menunggumu di bawah, jangan sampai kita datang terlambat untuk pertemuan penting ini," Sungmin segera menggeret Sehun turun dan bertemu Kyuhyun yang juga terlihat begitu tampan di umurnya yang telah menginjak kepala empat.

"Kalian ini lama sekali, ayo, Yunho hyung pasti sudah menunggu kita disana," Kyuhyun bersama istri dan putranya keluar dari mansionnya dan masuk ke dalam mobil Ferrari F60 America yang harganya cukup fantastis.

30 menit mereka sampai di restoran bintang 5 yang sudah sengaja dipesan oleh Kyuhyun. Seperti diduganya bahwa Yunho dan Jaejoong telah berada disana bersama seorang gadis mungil dan sangat manis. Melihatnya hati Kyuhyun menghangat. Putrinya memang semanis Sungmin. Sedikit rasa tak rela ketika mendapati kemiripan sang putri dengan istrinya begitu banyak.

"Maafkan kami karena terlambat, Sehub ternyata membutuhkan banyak waktu untuk mengurus penampilannya," kelakar Kyuhyun pada keluarga di depannya.

"Kami juga baru datang Kyu, Sehun terlihat begitu tampan malam ini," kata Yunho. Jaejoong disampingnya menatap Sehun lekat.

"Inikah Luhan? Aku tak menyangka ia akan terlihat begitu manis dibandingkan foto yang kau kirimkan pada kami, eonni," kata Sungmin yang mendekati Luhan. Sungmin menyentuh kedua pundak Luhan dan langsung membawanya kedalam pelukannya.

"Sebaiknya kita duduk, biarkan mereka saling berkenalan terlebih dahulu," ucap Jaejoong. Sehun menatap gadis yang bernama Luhan yang duduk tepat di seberangnya. Benar kata ibunya, gadis di depannya tidak biasa-biasa saja atau bahkan jelek. Luhan cantik, manis dan terlihat berpendidikan. Luhan jelas berada diatas kriteria para gadis yang pernah akrab bersamanya. Tapi sayang, hatinya telah terisi satu nama dan itu bukanlah Luhan.

"Akan lebih baik jika Sehun yang lebih memperkenalkan diri terlebih dahulu," ucap Yunho kembali setelah mereka duduk. Sehun tersentak. Tapi ia segera menguasai diri.

MISSINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang